Evaluasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes
Brebes, 13
Januari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Seksi Surveilans dan
Imunisasi menggelar Pertemuan Evaluasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon
(SKDR) pada hari ini, Senin, 13 Januari 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di
Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dihadiri oleh petugas SKDR 38 Unit
Organisasi Bantuan Fungsi (UOBF) Puskesmas se-Kabupaten Brebes.
Pertemuan dibuka
oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dr. Ign. Adhi Pujo
Astowo, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam
menghadapi potensi bencana kesehatan dan wabah penyakit di wilayah Kabupaten
Brebes. "Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon merupakan upaya preventif yang
sangat penting untuk mengidentifikasi dan merespons cepat setiap potensi
ancaman kesehatan yang dapat terjadi di masyarakat," ujar dr. Adhi.
Selanjutnya,
paparan terkait evaluasi SKDR disampaikan oleh Subkoordinator Surveilans dan
Imunisasi, Neni Diana, SKM, M.Kes., serta Ida Royani, SKM. Dalam sesi ini,
kedua narasumber memaparkan perkembangan, tantangan, dan solusi terkait
implementasi SKDR di lapangan. Mereka juga memberikan penekanan pada pentingnya
kolaborasi antar petugas kesehatan di tingkat puskesmas untuk memastikan sistem
kewaspadaan dini berjalan dengan baik.
Pertemuan ini
diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan respon petugas kesehatan dalam
menghadapi situasi darurat atau bencana kesehatan, serta meningkatkan kemampuan
deteksi dini terhadap potensi wabah yang dapat mempengaruhi kesehatan
masyarakat Kabupaten Brebes.
Dinas Kesehatan
Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus memperkuat sistem kewaspadaan dini
agar lebih efektif dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan, demi
menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan aman.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda