Rabu, 29 April 2026

Monitoring RUTF di Brebes, Kemenkes dan UNICEF Tinjau Langsung Implementasi di Lapangan

 


Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, menerima kunjungan Tim dari Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga bersama UNICEF, yang didampingi oleh Tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dalam rangka kegiatan monitoring dan evaluasi pemanfaatan Ready-to-Use Therapeutic Food (RUTF) di Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini bertujuan untuk menilai efektivitas pemanfaatan RUTF sebagai salah satu intervensi penanganan balita gizi buruk, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan masalah gizi di daerah.

Tim yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain dr. Wira Hatiti, M.Epid selaku Ketua Tim Kerja Kesehatan Balita dan Anak Prasekolah, Yuni Zahraini, SKM, MKM selaku Ketua Tim Kerja Gizi, serta Blandina Bait (Lany) sebagai Nutrition Specialist Program UNICEF. Turut mendampingi pula Tim Kerja Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, yaitu Edy Purwanto, SKM, M.Kes dan Padmi S, SKM.

Dalam sambutannya, dr. Heru Padmonobo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Kementerian Kesehatan dan UNICEF dalam upaya penanganan gizi buruk di Kabupaten Brebes. Ia berharap kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat memberikan masukan konstruktif untuk peningkatan kualitas program, khususnya dalam pemanfaatan RUTF di lapangan.


Usai kegiatan penerimaan dan diskusi, tim melanjutkan kunjungan lapangan ke Puskesmas Kaligangsa. Kedatangan tim disambut langsung oleh Kepala Puskesmas Kaligangsa, dr. Arsis, bersama jajaran tenaga kesehatan setempat. Dalam kunjungan tersebut, tim mendapatkan paparan terkait pelaksanaan program penanganan gizi buruk, termasuk distribusi dan pemanfaatan RUTF di wilayah kerja puskesmas.

Sebagai bagian dari kegiatan monitoring, tim juga melakukan kunjungan ke beberapa rumah warga yang memiliki balita dengan kondisi gizi buruk. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi intervensi yang telah dilakukan, sekaligus memastikan bahwa penanganan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya penanganan gizi buruk di Kabupaten Brebes dapat semakin optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan anak, khususnya balita, di wilayah tersebut.


0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda