Senin, 26 Januari 2026

Fasyankes Ramah Lingkungan, Dinkesda dan DLH Brebes Perkuat Kapasitas Pengelolaan Limbah Kesehatan

 

Brebes — Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Brebes menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Ramah Lingkungan di Aula Dinkesda Brebes. Kegiatan ini diikuti oleh Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas se-Kabupaten Brebes sebagai upaya sosialisasi serta pendampingan penyusunan Persetujuan Teknis Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Rincian Teknis Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 (TPS LB3).

Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas tenaga sanitasi lingkungan dalam pengelolaan limbah fasilitas pelayanan kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip ramah lingkungan. Pengelolaan IPAL dan TPS LB3 yang tepat diharapkan mampu meminimalkan potensi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.


Hadir sebagai narasumber dari DLH Kabupaten Brebes, Bapak Khoerul Amanah, S.Si., selaku Pengendali Dampak Lingkungan Ahli, yang memaparkan secara teknis terkait persyaratan penyusunan persetujuan teknis IPAL dan TPS LB3, alur perizinan, hingga kewajiban fasilitas pelayanan kesehatan dalam pengelolaan limbah B3. Materi yang disampaikan memberikan pemahaman praktis kepada peserta agar dapat menerapkan standar pengelolaan limbah sesuai regulasi yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Dinas Kesehatan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, serta seluruh Puskesmas di Kabupaten Brebes dalam mewujudkan Fasyankes yang ramah lingkungan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan medis, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Kamis, 22 Januari 2026

Sosialisasi Pengisian Rencana Kebutuhan Obat, BMHP, dan Reagen TA 2026, Dinkesda Brebes Perkuat Perencanaan Logistik Kesehatan

 


Brebes — Sie Farmamin Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes hari ini menyelenggarakan Sosialisasi Pengisian Rencana Kebutuhan Obat, Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), dan Reagen Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Dinkesda Brebes dan diikuti oleh para Pengelola Obat dari UOBF Puskesmas se-Kabupaten Brebes, UPTD Labkesda, serta UPT Klinik Pengobatan Paru dan Kusta.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Hadi Topo, S.Si., Apt. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya ketepatan perencanaan kebutuhan logistik kesehatan sebagai fondasi utama dalam menjamin ketersediaan obat dan bahan medis di fasilitas pelayanan kesehatan. Perencanaan yang baik, menurutnya, akan berdampak langsung pada kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Sosialisasi menghadirkan narasumber Lulu Khoirunnisa, S.Far., Apt. yang memaparkan secara teknis tata cara pengisian rencana kebutuhan obat, BMHP, dan reagen sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Materi yang disampaikan meliputi prinsip perencanaan berbasis data pemakaian, pola penyakit, stok yang tersedia, serta proyeksi kebutuhan tahun mendatang agar pengadaan dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.


Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Diskusi interaktif berlangsung aktif, terutama terkait kendala di lapangan dalam penyusunan perencanaan kebutuhan logistik serta strategi menghindari kekosongan maupun penumpukan stok.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengelola obat di fasilitas kesehatan Kabupaten Brebes dapat menyusun rencana kebutuhan logistik kesehatan Tahun Anggaran 2026 secara lebih akurat, terukur, dan sesuai kebutuhan riil pelayanan. Dengan demikian, ketersediaan obat, BMHP, dan reagen di setiap unit pelayanan kesehatan dapat terjamin, mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Brebes.

Rabu, 21 Januari 2026

Dinkesda Brebes Sosialisasikan Penggajian PPPK Paruh Waktu Melalui Bank Brebes

 


Brebes – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes melalui Subbagian Program dan Keuangan melaksanakan Sosialisasi Penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2025, hari ini. Kegiatan ini membahas penunjukan Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bank Brebes sebagai penyalur dan pembayaran gaji serta tunjangan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes.

Sosialisasi dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dan diikuti oleh pegawai terkait. Melalui kegiatan ini disampaikan bahwa mulai Tahun 2025, penggajian PPPK Paruh Waktu akan disalurkan melalui Bank Brebes, sesuai dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Subbagian Program dan Keuangan Dinkesda Brebes, Budi Listyani, SKM. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas dan menyeluruh kepada PPPK Paruh Waktu terkait mekanisme penggajian, penyaluran gaji, serta pembayaran tunjangan melalui Bank Brebes.

Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi sarana koordinasi agar proses administrasi penggajian dapat berjalan tertib, transparan, dan tepat waktu. Peserta diberikan penjelasan teknis terkait prosedur pembukaan rekening, alur pembayaran gaji, serta hal-hal administratif lain yang perlu dipersiapkan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat memahami mekanisme penggajian yang baru, sehingga pelaksanaan pembayaran gaji dan tunjangan Tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar dan optimal.

PERSAGI Dan Korwil Badan Gizi Nasional Cabamg Brebes Gelar Edukasi Gizi di 7 Sekolah, Salah Satunya SMA Negeri 1 Brebes

 


Brebes – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dan Korwil Badan Gizi Nasional Cabang Brebes melaksanakan kegiatan Edukasi tentang Gizi di SMA Negeri 1 Brebes, hari ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian edukasi gizi yang dilaksanakan di 7 sekolah atau lokasi berbeda di Kabupaten Brebes, sebagai upaya meningkatkan pemahaman gizi seimbang di kalangan pelajar.

Edukasi gizi diisi oleh para Ahli Gizi dari RSUD Brebes serta tim SPPG Kecamatan Brebes. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya gizi seimbang, kebiasaan makan sehat pada remaja, serta peran gizi dalam mendukung tumbuh kembang, daya tahan tubuh, dan prestasi belajar siswa.

Kegiatan di SMA Negeri 1 Brebes dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Umiyati, SE, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa edukasi gizi sejak usia sekolah merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.


Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMA Negeri 1 Brebes, yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan edukasi gizi tersebut. Pihak sekolah menyambut baik program ini dan berharap para siswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak sangat antusias mengikuti pemaparan materi dan aktif dalam sesi tanya jawab. Untuk menambah semangat dan pemahaman, panitia juga membagikan doorprize serta menyediakan makanan bergizi sebagai contoh penerapan gizi seimbang.

Melalui rangkaian edukasi gizi yang dilaksanakan di 7 sekolah atau lokasi, PERSAGI Cabang Brebes berharap dapat menanamkan kesadaran pentingnya pola makan sehat sejak dini, sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda Brebes yang sehat, berprestasi, dan berkualitas.


Senin, 19 Januari 2026

Dinkesda Kabupaten Brebes Gelar Pertemuan Desk Data Bidang Kesehatan

 


Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menyelenggarakan Pertemuan Desk Data Bidang Kesehatan sebagai upaya penguatan kualitas dan kelengkapan data kesehatan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Dinkes dalam mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan kesehatan yang berbasis data.

Pertemuan desk data ini difokuskan pada pengisian dan verifikasi data dasar bidang kesehatan, meliputi wilayah kerja fasilitas pelayanan kesehatan, karakteristik wilayah, jumlah ketenagaan kesehatan, serta jumlah posyandu aktif di masing-masing wilayah. Data tersebut menjadi fondasi penting dalam menggambarkan kondisi riil pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes.

Selain data dasar, kegiatan ini juga mencakup pengisian data jejaring pelayanan kesehatan, antara lain Pos Kesehatan Desa (PKD), Puskesmas Pembantu (Pustu), apotek, klinik, Bidan Praktik Mandiri (BPM), serta ketersediaan alat kesehatan (alkes) pada PKD dan Pustu. Tidak hanya itu, pendataan juga dilakukan terhadap jumlah rumah dan jumlah posyandu sebagai indikator penting dalam pemetaan akses dan cakupan layanan kesehatan masyarakat.


Melalui pertemuan desk data ini, peserta dari lintas program dan wilayah kerja melakukan pencermatan bersama terhadap data yang dimiliki, sehingga dapat meminimalisasi ketidaksesuaian serta meningkatkan validitas data yang akan digunakan pada berbagai laporan dan sistem informasi kesehatan.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes berharap, dengan tersedianya data kesehatan yang lengkap dan akurat, perencanaan program, monitoring, serta evaluasi pembangunan kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, demi terwujudnya masyarakat Brebes yang sehat dan sejahtera.

Minggu, 18 Januari 2026

Kirab Budaya Meriahkan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348

 


Brebes – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, Pemerintah Kabupaten Brebes melaksanakan Kirab Budaya pada hari ini yang berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian perayaan hari jadi daerah, sekaligus wujud pelestarian budaya dan kearifan lokal Kabupaten Brebes.

Kirab Budaya ini diikuti oleh unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Brebes, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, turut hadir dan ikut serta dalam kirab bersama Forkopimda dan masyarakat, menandai kuatnya kebersamaan antara pemerintah dan warga.

Sepanjang rute kirab, berbagai atraksi budaya, busana adat, dan seni tradisional ditampilkan, menggambarkan kekayaan budaya Kabupaten Brebes yang beragam. Kehadiran para peserta kirab disambut dengan antusias oleh masyarakat yang memadati sisi jalan. Sorak sorai dan tepuk tangan warga menambah semarak suasana, mencerminkan rasa bangga dan kecintaan terhadap daerah.


Pelaksanaan Kirab Budaya ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, memperkuat identitas budaya, serta menumbuhkan semangat gotong royong. Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes melalui partisipasi Plt. Kepala Dinas menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan Kabupaten Brebes yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial dan budaya.

Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, Pemerintah Kabupaten Brebes berharap semangat kebersamaan dan pelestarian budaya ini dapat terus terjaga sebagai landasan dalam mewujudkan Brebes yang sehat, berdaya, dan bermartabat.

Malam Penuh Pesona di Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348

 


Brebes – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348 berlangsung semarak dan penuh pesona. Salah satu rangkaian acara yang menyedot perhatian masyarakat adalah Fashion Show para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar pada malam hari, menampilkan kekayaan budaya dan kebersamaan lintas sektor pemerintahan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, bersama istri, Ibu Rinanti Tambah Raharjo, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dengan penuh percaya diri, keduanya melangkah di atas catwalk mengenakan busana bernuansa budaya lokal, mencerminkan keanggunan sekaligus kebanggaan terhadap identitas daerah.


Partisipasi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dalam fashion show ini tidak sekadar menjadi ajang penampilan, namun juga simbol harmoni, kebersamaan, dan sinergi antar-OPD dalam mendukung pembangunan daerah. Momentum ini memperlihatkan bahwa kolaborasi dan kekompakan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Brebes yang maju dan berdaya saing.

Lebih dari itu, keikutsertaan jajaran pimpinan daerah dalam kegiatan budaya ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes untuk terus melestarikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terwujudnya masyarakat Brebes yang sehat, berdaya, dan bermartabat.

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348 menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan budaya, kebersamaan, dan semangat gotong royong demi masa depan Brebes yang lebih baik.

Sabtu, 17 Januari 2026

 


Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Brebes Ke-348, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes turut berpartisipasi dalam kegiatan Lomba Olahraga Tradisional yang diselenggarakan di Alun-Alun Brebes, pada hari ini.

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai perangkat daerah dan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan. Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes ambil bagian dengan penuh semangat dalam sejumlah cabang lomba, di antaranya Lomba Terompah Putra dan Putri, Lomba Balap Karung Putra dan Putri, serta Lomba Egrang atau Jangkungan Putra dan Putri.


Meski pada pelaksanaan lomba tahun ini Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes belum berhasil membawa pulang trofi juara, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme dan kebanggaan seluruh peserta. Kekompakan, sportivitas, serta keceriaan yang terbangun selama kegiatan justru menjadi nilai utama yang dirasakan bersama.

Partisipasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa kebersamaan, solidaritas, dan semangat gotong royong antarpegawai, sekaligus mengingatkan bahwa esensi peringatan hari jadi daerah tidak semata-mata tentang kemenangan, tetapi tentang kebersamaan dan kebahagiaan bersama masyarakat.


Tahun ini, Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes memang pulang tanpa membawa trofi juara, namun pulang dengan senyum, tawa, dan kenangan indah—menjadi juara di hati, sejalan dengan semangat Hari Jadi Kabupaten Brebes Ke-348.

Rabu, 14 Januari 2026

Dinkesda Brebes Gelar Pertemuan Penyusunan Mikroplanning Surveilans dan Imunisasi

 


Brebes – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes melalui Seksi Surveilans dan Imunisasi melaksanakan kegiatan Pertemuan Penyusunan Mikroplanning yang diikuti oleh para programer dari 38 Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes.

Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perencanaan kegiatan surveilans dan imunisasi di tingkat puskesmas agar lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan wilayah masing-masing. Penyusunan mikroplanning menjadi langkah strategis dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit serta peningkatan cakupan imunisasi di Kabupaten Brebes.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan arahan teknis terkait penyusunan mikroplanning, mulai dari pemetaan sasaran, analisis situasi, perencanaan kegiatan, hingga penetapan target dan indikator capaian. Diskusi dan koordinasi dilakukan secara aktif guna menyamakan pemahaman serta memperkuat sinergi antara Dinas Kesehatan dan puskesmas.


Melalui pertemuan ini, diharapkan para programer puskesmas mampu menyusun mikroplanning surveilans dan imunisasi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan masyarakat yang optimal serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Brebes.

BPKAD Brebes Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Penyusunan Laporan Aset dan Persediaan Tahun 2025 di Dinkesda Brebes

 


Brebes – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Brebes pada hari ini melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyusunan Laporan Aset dan Laporan Persediaan Tahun 2025 di Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketertiban administrasi, kesesuaian data, serta akurasi dalam penyusunan laporan aset dan persediaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Monitoring dan evaluasi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan barang milik daerah agar lebih akuntabel dan transparan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Kepala Subbagian Program dan Keuangan, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian, serta para Pengurus Barang di lingkungan Dinkesda Brebes.


Dalam pelaksanaannya, tim dari BPKAD melakukan penelaahan dokumen, klarifikasi data, serta memberikan arahan teknis terkait penyusunan laporan aset dan persediaan Tahun 2025. Diskusi dan koordinasi dilakukan secara intensif guna menyamakan persepsi serta meminimalisir potensi kesalahan pencatatan.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dapat menyusun laporan aset dan persediaan secara tepat waktu, akurat, dan sesuai standar akuntansi pemerintahan, sehingga mampu mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang baik dan bertanggung jawab.

Senin, 12 Januari 2026

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes Laksanakan Validasi Data Profil Kesehatan Tahun 2026

 


Brebes – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes pada hari ini melaksanakan kegiatan Validasi Data Profil Kesehatan Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas perencanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan kesehatan di Kabupaten Brebes.

Kegiatan validasi data ini bertujuan untuk memastikan keakuratan, kelengkapan, dan konsistensi data kesehatan yang dihimpun dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas, rumah sakit, serta unit kerja terkait di lingkungan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes. Data yang tervalidasi diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan di bidang kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, proses validasi mencakup berbagai indikator kesehatan, antara lain data pelayanan kesehatan, sumber daya kesehatan, kesehatan ibu dan anak, gizi, pengendalian penyakit, serta capaian program kesehatan lainnya. Seluruh data tersebut dibahas dan diverifikasi secara bersama guna memastikan kesesuaian antara laporan dan kondisi di lapangan.


Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menegaskan bahwa Profil Kesehatan merupakan dokumen strategis yang memiliki peran penting dalam menggambarkan situasi dan capaian pembangunan kesehatan daerah. Oleh karena itu, validasi data menjadi tahapan krusial agar informasi yang disajikan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan dan dimanfaatkan secara optimal oleh para pemangku kepentingan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tersusun Profil Kesehatan Kabupaten Brebes Tahun 2026 yang akurat, transparan, dan berkualitas, sehingga dapat mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih baik serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Brebes secara berkelanjutan.

Kamis, 08 Januari 2026

Dinkesda Brebes dan BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi Data Kepesertaan P3K Paruh Waktu

 

Brebes – Dalam rangka menjaga kualitas dan akurasi data kepesertaan serta pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes bersama BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan koordinasi persiapan perubahan segmen kepesertaan menjadi P3K Paruh Waktu, pada hari ini, bertempat di Aula Dinkesda Brebes.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama antara Pemerintah Daerah dan BPJS Kesehatan untuk memastikan kepesertaan Jaminan Kesehatan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes, khususnya yang ditempatkan di Puskesmas se-Kabupaten Brebes, berjalan sesuai ketentuan dan tertib administrasi.

Peserta dalam pertemuan koordinasi ini melibatkan PIC dan Bendahara Gaji dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Mereka dibekali pemahaman teknis terkait mekanisme perubahan segmen kepesertaan, pengelolaan data, serta kewajiban pembayaran iuran JKN agar tidak terjadi kendala pelayanan kesehatan di kemudian hari.

Pertemuan dibuka secara resmi oleh Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan Dinkesda Kabupaten Brebes, Budi Listyani, SKM, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengelolaan data kepesertaan JKN. Ia menyampaikan bahwa ketepatan data dan kelancaran administrasi menjadi kunci utama dalam menjamin hak layanan kesehatan bagi seluruh P3K Paruh Waktu.

Sebagai narasumber, hadir perwakilan dari BPJS Kesehatan, yakni Indra Berlian Nirwana dan M. Alfin Aquara, yang menyampaikan materi terkait kebijakan kepesertaan, alur perubahan segmen, serta teknis pembayaran iuran JKN. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.


Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan terwujud kesamaan pemahaman antara Dinkesda Brebes, BPJS Kesehatan, dan Puskesmas, sehingga pengelolaan kepesertaan JKN bagi P3K Paruh Waktu dapat berjalan lebih tertib, akurat, dan berkelanjutan, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes.

Senin, 05 Januari 2026

Apel Pagi Dinkesda Brebes Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Dr. Muhtar, SKM, M.Kes Berlangsung Hangat dan Penuh Kekeluargaan

 


Brebes — Pada hari ini, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, didampingi istri selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinkesda Brebes, memimpin Apel Pagi yang dirangkai dengan acara pelepasan purna tugas Bapak Dr. Muhtar, SKM, M.Kes., yang turut didampingi istri selaku anggota DWP Dinkesda Brebes.

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Kantor Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat kebersamaan. Seluruh jajaran pegawai Dinkesda Brebes hadir untuk memberikan penghormatan serta apresiasi atas pengabdian dan dedikasi Dr. Muhtar selama menjalankan tugas di bidang kesehatan.

Dalam sambutannya, dr. Tambah Raharjo menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dr. Muhtar atas kontribusi, loyalitas, serta keteladanan yang telah diberikan selama masa pengabdian. Ia menegaskan bahwa perjalanan panjang Dr. Muhtar dalam dunia kesehatan telah memberikan warna dan makna tersendiri bagi Dinkesda Brebes.

“Purna tugas merupakan sebuah pencapaian atas pengabdian panjang yang patut kita hormati bersama. Semoga dedikasi dan semangat pengabdian yang telah ditunjukkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pegawai,” ungkap dr. Tambah Raharjo.


Sementara itu, Ketua DWP Dinkesda Brebes turut menyampaikan apresiasi dan doa terbaik bagi Dr. Muhtar beserta keluarga agar senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta kelancaran dalam menjalani masa purna tugas.

Acara pelepasan ditandai dengan penyerahan cinderamata serta ucapan selamat dari pimpinan dan seluruh pegawai, yang berlangsung penuh haru dan kebersamaan. Momentum ini menjadi wujud penghargaan atas jasa serta pengabdian, sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes.

Melalui kegiatan ini, Dinkesda Brebes berharap nilai-nilai pengabdian, kebersamaan, dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh Dr. Muhtar dapat terus menjadi motivasi bagi seluruh insan kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Brebes.

Jumat, 02 Januari 2026

Plt. Kepala Dinkesda Brebes Lakukan Monitoring Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kaligangsa

 


Brebes — Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, melaksanakan monitoring pelayanan kesehatan di Puskesmas Kaligangsa, pada pagi hari ini. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Brebes dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes), khususnya puskesmas.

Kedatangan Plt. Kadinkesda disambut langsung oleh Kepala Puskesmas Kaligangsa, dr. Arsis, beserta jajaran tenaga kesehatan. Dalam kunjungannya, dr. Tambah Raharjo melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruangan pelayanan, mulai dari ruang pendaftaran, pelayanan poli, hingga ruang penunjang lainnya.

Selain meninjau sarana dan prasarana, Plt. Kadinkesda juga menyempatkan diri berdialog dengan para pasien yang sedang mendapatkan pelayanan. Dialog tersebut dilakukan untuk mendengarkan secara langsung pengalaman dan masukan masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang diterima di Puskesmas Kaligangsa.


Tak hanya itu, dr. Tambah Raharjo juga berdiskusi dengan tenaga kesehatan dan petugas puskesmas, membahas alur pelayanan, tantangan yang dihadapi, serta upaya peningkatan kualitas layanan agar semakin cepat, ramah, dan profesional.

Plt. Kadinkesda Kabupaten Brebes menegaskan bahwa monitoring ini penting sebagai sarana evaluasi dan penguatan pelayanan kesehatan dasar. “Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kaligangsa, serta puskesmas lainnya di Kabupaten Brebes, dapat terus berkembang dan memberikan layanan yang optimal bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selasa, 30 Desember 2025

Plt. Kepala Dinkesda Brebes Monitoring Kesiapsiagaan Pos Kesehatan Nataru 2025 di Objek Wisata

 


Brebes — Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, melaksanakan kunjungan dan monitoring ke sejumlah Pos Kesehatan (Poskes) yang berada di objek-objek wisata di Kabupaten Brebes, hari ini.

Pada kunjungan kali ini, Plt. Kepala Dinkesda Brebes melakukan monitoring ke Pos Kesehatan Objek Wisata (OW) Pantai Randu Sanga Indah, Pos Kesehatan OW Pulau Cemara, dan Pos Kesehatan OW Mangrove Pandansari. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh Pos Kesehatan siap memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan wisatawan selama masa libur Nataru.

Dalam monitoring tersebut, dr. Tambah Raharjo meninjau langsung kesiapan petugas kesehatan, ketersediaan sarana dan prasarana, obat-obatan, serta peralatan medis pendukung. Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap alur pelayanan dan koordinasi antarpetugas guna menjamin pelayanan kesehatan dapat berjalan cepat, tepat, dan optimal apabila terjadi kondisi kegawatdaruratan.


Monitoring kesiapsiagaan Pos Kesehatan Nataru 2025 ini dilaksanakan secara menyeluruh dengan melibatkan beberapa tim dari Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes yang ditugaskan untuk melakukan kunjungan ke Pos Kesehatan di berbagai objek wisata yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Plt. Kepala Dinkesda Brebes menegaskan bahwa kehadiran Pos Kesehatan di lokasi-lokasi wisata merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan selama libur Nataru, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap siaga dan mudah diakses.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan seluruh Pos Kesehatan Nataru 2025 di Kabupaten Brebes dapat berfungsi secara optimal, sehingga kegiatan wisata masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung dengan aman, sehat, dan lancar.


Dinkesda Brebes Bersama BKPSDMD Gelar Rekonsiliasi Pengelolaan Keuangan dan Pembaruan Data Keluarga ASN

 


Brebes — Pada hari ini, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes mengadakan kegiatan Rekonsiliasi Pengelolaan Keuangan terkait Desk Pembaruan Data Keluarga ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes melalui Aplikasi SIMGAJI.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes ini diikuti oleh 2 (dua) orang petugas pengelola gaji ASN dari 38 Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Rekonsiliasi ini bertujuan untuk memastikan akurasi, validitas, dan kesesuaian data keluarga ASN sebagai dasar pengelolaan gaji dan tunjangan agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertemuan secara resmi dibuka oleh Kepala Subbagian Keuangan Dinkesda Brebes, Budi Listyani, SKM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya ketelitian dan keseragaman data pada Aplikasi SIMGAJI sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola keuangan dan administrasi kepegawaian di lingkungan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes.


Sebagai narasumber, Noverita Kusumaningrum, ST, M.Si dari BKPSDMD Kabupaten Brebes memberikan pemaparan teknis terkait mekanisme pembaruan data keluarga ASN pada Aplikasi SIMGAJI, sekaligus menjelaskan prosedur, kendala yang sering ditemui, serta solusi dalam proses rekonsiliasi data.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas pengelola gaji ASN di Puskesmas dapat memiliki pemahaman yang sama dan mampu melakukan pembaruan data secara tepat dan akurat, sehingga pengelolaan gaji ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dapat berjalan lebih optimal, tertib administrasi, dan akuntabel.


Senin, 29 Desember 2025

Plt. Kepala Dinkesda Brebes Lakukan Monitoring Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tanjung

 


Brebes — Sehabis memimpin apel pagi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, melaksanakan kegiatan monitoring pelayanan fasilitas kesehatan di Puskesmas Tanjung, pada hari ini.

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinkesda Brebes didampingi oleh Kepala Puskesmas Tanjung, dr. Hero Irawan. Monitoring dilakukan dengan mengunjungi secara langsung setiap bagian dan ruangan pelayanan yang ada di Puskesmas Tanjung, mulai dari ruang pendaftaran, ruang pelayanan kesehatan, hingga ruang rawat inap.

Selain meninjau sarana dan prasarana, Plt. Kepala Dinkesda Brebes juga berdialog langsung dengan para pasien yang sedang berada di ruang pendaftaran maupun pasien di ruang rawat inap. Dialog ini dilakukan untuk mendengarkan secara langsung masukan, keluhan, serta pengalaman masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang diterima.


Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik, aman, dan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan pentingnya sikap ramah, responsif, dan humanis dari seluruh tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Brebes.

Jumat, 26 Desember 2025

Dinkesda Kabupaten Brebes dan UOBF Puskesmas Brebes Gelar Pengobatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir

 


Brebes — Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes bersama UOBF Puskesmas Brebes melaksanakan kegiatan pengobatan gratis bagi warga yang terdampak banjir genangan air akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kegiatan pelayanan kesehatan ini dilaksanakan di sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Pasarbatang, Kauman, dan Pesanggrahan. Tim kesehatan turun langsung ke lokasi untuk memberikan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan kepada masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat kondisi lingkungan pascabanjir.

Pengobatan gratis ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan secara cepat dan mudah, sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap potensi munculnya penyakit pascabanjir. Beberapa penyakit yang menjadi perhatian utama antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, serta gangguan pencernaan yang rentan muncul akibat genangan air dan kondisi sanitasi yang kurang optimal.


Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes memastikan kehadiran layanan kesehatan di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana. Selain pelayanan pengobatan, masyarakat juga diberikan edukasi singkat terkait perilaku hidup bersih dan sehat guna menjaga kondisi kesehatan selama masa pemulihan.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik serta merespons secara cepat setiap kondisi darurat kesehatan masyarakat, sebagai bagian dari upaya melindungi dan meningkatkan derajat kesehatan warga Kabupaten Brebes.


Selasa, 23 Desember 2025

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes Tinjau Kesiapan Pos Kesehatan Nataru 2025

 


Brebes — Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, melakukan kunjungan ke sejumlah Pos Kesehatan (Poskes) pada hari ini.

Adapun Pos Kesehatan yang dikunjungi meliputi Poskes Larangan, Kutamendala, Tonjong, Pejagan, dan Kaligangsa Brebes. Lokasi-lokasi tersebut merupakan titik strategis yang menjadi jalur utama arus lalu lintas dan kawasan dengan potensi peningkatan aktivitas masyarakat selama masa liburan.

Dalam kunjungannya, dr. Tambah Raharjo meninjau langsung kesiapan tenaga kesehatan, ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan, ambulans, serta sistem rujukan yang disiagakan selama periode Nataru. Ia juga berdialog dengan petugas untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal selama 24 jam.


“Pos Kesehatan ini memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan cepat dan tanggap, terutama bagi pemudik dan wisatawan. Kami ingin memastikan seluruh pos siap melayani masyarakat dengan baik, sehingga libur Nataru dapat berlangsung aman, nyaman, dan sehat,” ujar dr. Tambah Raharjo.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan selama masa Nataru 2025, khususnya di titik-titik rawan kecelakaan dan kawasan wisata. Masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera memanfaatkan layanan Pos Kesehatan apabila membutuhkan pertolongan medis.

Dengan kesiapan layanan kesehatan yang optimal, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Brebes dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif.


Selasa, 16 Desember 2025

Bupati Brebes Hadiri Program CSR Peduli Ibu Hamil RSU Allam Medica Bumiayu

 


Brebes — Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, SE, MM, menghadiri secara langsung kegiatan sosial bertajuk Program CSR Peduli Ibu Hamil yang diselenggarakan oleh RSU Allam Medica Bumiayu, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Brebes.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Brebes didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, serta Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Umiyati, SE, MM. Turut hadir Direktur PT RSU Allam Medica, Direktur RSU Allam Medica, para Camat wilayah Bumiayu, Kepala Puskesmas, Kepala Desa, serta sebanyak 500 ibu hamil sebagai penerima manfaat program CSR.

Program CSR Peduli Ibu Hamil ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan perhatian kepada ibu hamil sebagai kelompok rentan, sekaligus upaya preventif dalam menurunkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak.


Dalam sambutannya, Bupati Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa pembangunan di bidang kesehatan memiliki tujuan utama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa indikator kesehatan seperti Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Balita (AKABA), Usia Harapan Hidup (UHH), status gizi, serta angka kesakitan merupakan tolok ukur penting yang terus menjadi perhatian pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Bupati Paramitha menjelaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 menempatkan kesehatan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Hal tersebut diwujudkan melalui transformasi sistem kesehatan yang tangguh dan responsif, termasuk percepatan perbaikan kesehatan ibu dan anak.

Pembangunan kesehatan di Kabupaten Brebes, lanjutnya, diarahkan untuk mendukung visi daerah “Brebes BERES” (Berkeadaban, Ekonomi Tangguh, Responsif, Edukatif, Sehat dan Sejahtera). Salah satu prioritas utama adalah peningkatan kualitas dan akses layanan kesehatan ibu dan anak, baik di tingkat Puskesmas sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di rumah sakit sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL).

Bupati Brebes mengapresiasi RSU Alam Medica Bumiayu atas komitmen dan kepeduliannya melalui program CSR yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dalam mendukung terwujudnya masyarakat Brebes yang sehat dan sejahtera.

Senin, 15 Desember 2025

Dinkesda Brebes Terima Kunjungan Edukasi Kesehatan SDIT Harapan Umat Brebes

 


Brebes – Pada hari ini, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes menerima kunjungan dari SDIT Harapan Umat Brebes dalam rangka kegiatan Pasca Asesmen Sumatif Akhir Semester 1 (ASAS 1). Kunjungan ini dilaksanakan sebagai bagian dari edukasi kesehatan bagi peserta didik, khususnya terkait pentingnya penerapan pola konsumsi makanan yang sehat dan bergizi sejak usia dini.

Rombongan SDIT Harapan Umat Brebes diterima langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkesda Kabupaten Brebes, Umiyati, SE, MM, bersama jajaran Seksi Gizi Dinkesda Brebes. Kegiatan edukasi mengusung tema Sosialisasi Makanan dan Jajanan Sehat, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak sekolah dasar dalam memilih makanan yang aman, sehat, dan bergizi.

Pemberian materi diawali oleh Nurul Aeni, SKM, yang memaparkan tentang pentingnya makanan bergizi seimbang bagi pertumbuhan dan kesehatan anak. Dalam paparannya, disampaikan pula contoh menu sehat serta manfaat gizi yang terkandung dalam berbagai jenis makanan sehari-hari. Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Dian Irawati Sutrisno, SKM, yang memberikan edukasi mengenai sosialisasi makanan dan jajanan sehat, termasuk cara mengenali jajanan yang aman dikonsumsi dan menghindari makanan yang berisiko bagi kesehatan.


Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan menyenangkan. Anak-anak SDIT Harapan Umat Brebes tampak sangat antusias dan gembira mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pada sesi akhir, dibuka kesempatan tanya jawab yang dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta untuk bertanya seputar makanan sehat dan kebiasaan jajan yang baik.

Melalui kegiatan ini, Dinkesda Kabupaten Brebes berharap edukasi kesehatan sejak dini dapat membentuk perilaku hidup sehat pada anak-anak, sehingga mereka mampu menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Jumat, 12 Desember 2025

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes Gelar Pertemuan Evaluasi PD3I dan SKDR Tahun 2025

 


Brebes — Hari ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes melalui Seksi Surveilans dan Imunisasi mengadakan Pertemuan Evaluasi Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) serta Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung dengan diikuti oleh Programer SUIM dari 38 Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Pertemuan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr. Ign. Adhi Pujo Astowo, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan surveilans, deteksi dini, serta respon cepat terhadap setiap potensi kejadian penyakit menular.

Sebagai narasumber dalam pertemuan ini, hadir Neni Diana, SKM, M.Kes dan Ida Royani, SKM, yang menyampaikan materi terkait evaluasi capaian PD3I, kualitas pelaporan SKDR, serta langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan Puskesmas untuk meningkatkan kinerja program imunisasi dan surveilans epidemiologi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Programer SUIM dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan akurasi dan kecepatan pelaporan, serta mampu merespon secara optimal setiap kejadian penyakit di wilayah kerja masing-masing.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit, guna mewujudkan masyarakat Brebes yang lebih sehat dan terlindungi.

Rabu, 10 Desember 2025

Bupati Brebes Hadiri Kegiatan Sosial CSR “Peduli Ibu Hamil” RSU Islami Mutiara Bunda

 


Brebes — Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, SE, MM, menghadiri secara langsung kegiatan sosial bertajuk Program CSR Peduli Ibu Hamil yang diselenggarakan oleh RSU Islami Mutiara Bunda, Rabu (10/12/2025). Acara ini merupakan wujud kepedulian fasilitas pelayanan kesehatan terhadap peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Brebes.

Mendampingi Bupati, hadir Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Tambah Raharjo, dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Umiyati, SE, MM.
Turut hadir Komisaris Utama RSUI Mutiara Bunda, Direktur PT RSUI Mutiara Bunda, Direktur RSUI Mutiara Bunda, para Camat dari enam wilayah (Tanjung, Losari, Ketanggungan, Banjarharjo, Kersana, dan Bulakamba), Kepala Puskesmas dari 14 wilayah, Kepala Desa, serta 500 ibu hamil penerima manfaat program CSR.

Dalam sambutannya, Bupati Paramitha menegaskan bahwa pembangunan di bidang kesehatan memiliki tujuan utama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, indikator seperti Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Balita (AKABA), Usia Harapan Hidup (UHH), status gizi, dan angka kesakitan adalah tolok ukur penting yang terus menjadi perhatian pemerintah.

Bupati menekankan bahwa target Sustainable Development Goals (SDGs) menuntut pemerintah mampu menurunkan rasio kematian ibu hingga kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup, menurunkan angka kematian neonatal hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup, serta angka kematian balita menjadi 25 per 1.000 kelahiran hidup.


Lebih jauh, Bupati Paramitha juga menyampaikan bahwa visi Indonesia Emas 2045 turut memberikan fokus pada terwujudnya masyarakat sehat dan produktif melalui transformasi sistem kesehatan yang tangguh dan responsif, termasuk percepatan perbaikan kesehatan ibu dan anak.

Pembangunan kesehatan di Kabupaten Brebes diarahkan untuk mendukung visi daerah “Brebes BERES” (Berkeadaban, Ekonomi Tangguh, Responsif, Edukatif, Sehat dan Sejahtera).
Salah satu prioritasnya adalah peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat Puskesmas (FKTP) maupun rumah sakit (FKTL).

Bupati menyoroti bahwa kasus infeksi dan sepsis masih menjadi penyebab kesakitan dan kematian pada ibu, bayi, dan balita di Brebes. Karena itu, ia menegaskan pentingnya komitmen tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik, sehingga dapat mencegah morbiditas dan mortalitas ibu serta anak.

“Dengan komitmen yang kuat mulai dari petugas dan faskes layanan kesehatan ibu dan anak, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mencegah kasus infeksi dan sepsis serta mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita,” tutur Bupati.

Sebagai penanda dimulainya acara, Bupati secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan mengucap,
“Bismillahirrohmanirrohim, Kegiatan Bakti Sosial untuk Ibu Hamil CSR dengan RS Umum Islami Mutiara Bunda saya nyatakan dibuka.”

Dalam kegiatan CSR ini, RSU Islami Mutiara Bunda juga menyerahkan bantuan paket kesehatan untuk 500 ibu hamil sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan kehamilan serta upaya mencegah risiko komplikasi pada ibu dan janin.

Program ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi Brebes yang lebih sehat dan berkualitas.