Kamis, 27 Maret 2025

Dinkes Bersama Tim Gabungan Lakukan Pengawasan Makanan dan Minuman di Rest Area Heritage KM 260 B Banjaratma

 


Hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Subkor Farmamin dan Perbekes bersama dengan tim gabungan yang terdiri dari Polres Brebes, Satpol PP, Dinas Koperasi Kabupaten Brebes (Dinkop), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Brebes (Diskominfo), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes, serta Bagian Hukum Setda Brebes, melakukan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual di Rest Area Heritage KM 260 B Banjaratma. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keamanan pangan di tengah situasi arus mudik yang meningkat.

Pengawasan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa semua makanan dan minuman yang diperjualbelikan di rest area telah memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan, serta layak konsumsi oleh para pemudik. Tim gabungan memeriksa kebersihan dan kualitas bahan makanan, serta memastikan bahwa makanan yang disajikan tidak mengandung bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan pengunjung, terutama di tengah tingginya volume pengunjung yang melintas di kawasan tersebut.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, menjelaskan bahwa pengawasan ini sangat penting dilakukan mengingat tingginya arus lalu lintas kendaraan yang melintas, terutama menjelang libur panjang. "Kami ingin memastikan bahwa para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman dan aman, termasuk dalam hal konsumsi makanan dan minuman. Kami berharap pengawasan ini dapat mencegah terjadinya keracunan makanan dan memastikan kualitas makanan yang disajikan aman untuk dikonsumsi," ujar Ineke.

Selain itu, kegiatan pengawasan ini juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada para pedagang agar selalu memperhatikan kebersihan dan kualitas produk yang mereka jual. Tim gabungan tidak hanya memeriksa kebersihan makanan, tetapi juga memberikan himbauan dan pembinaan kepada para pedagang mengenai pentingnya menjaga standar keamanan pangan.

Dengan adanya pengawasan yang dilakukan oleh berbagai instansi terkait ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap agar para pemudik merasa lebih aman dan nyaman saat beristirahat di rest area, serta terhindar dari potensi masalah kesehatan yang bisa timbul akibat konsumsi makanan yang tidak higienis atau tidak aman.

Kami mengimbau kepada seluruh pemudik untuk tetap berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman yang akan dikonsumsi, dan jika merasa ragu tentang kualitasnya, sebaiknya memilih tempat yang sudah terjamin keamanannya. Semoga perjalanan mudik Anda lancar dan sehat!

Tinjauan Pos Kesehatan Arus Mudik oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes


Hari ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, didampingi oleh Subko Kesga Gizi, Nurul Aeny, SKM, melakukan peninjauan langsung ke Pos Kesehatan Arus Mudik yang ada di wilayah Brebes Selatan. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan serta kelancaran layanan kesehatan yang akan diberikan kepada para pemudik, khususnya di Pos Kesehatan Pagojengan, Pos Kesehatan Kalisalak, dan Pos Kesehatan Puskesmas Tonjong.

Ketiga pos kesehatan ini memiliki peran yang sangat vital dalam memberikan layanan medis kepada pemudik yang membutuhkan, baik itu untuk pemeriksaan kesehatan, tindakan medis ringan seperti penanganan luka atau kelelahan, serta penanganan darurat yang dapat dilakukan di tempat. Kehadiran pos-pos kesehatan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik, sehingga perjalanan mudik bisa berlangsung dengan lebih lancar dan sehat.

Kepala Dinas Kesehatan, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa Pos Kesehatan Arus Mudik tidak hanya menyediakan layanan medis, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan kesehatan masyarakat selama perjalanan. Ia mengimbau agar seluruh pemudik tidak ragu untuk mampir dan memeriksakan diri jika merasa kelelahan atau mengalami keluhan kesehatan, karena kesehatan adalah hal yang utama dalam perjalanan jauh.


Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes juga memastikan bahwa petugas medis yang bertugas di setiap pos kesehatan siap memberikan pertolongan pertama dan siap menangani berbagai kemungkinan kondisi darurat yang dapat terjadi di tengah perjalanan.

Kami mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu menjaga kesehatan tubuh selama perjalanan jauh ini. Jangan lupa untuk beristirahat secara berkala, mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi, serta selalu waspada terhadap tanda-tanda kelelahan atau gangguan kesehatan lainnya. Jika merasa tidak enak badan atau butuh bantuan medis, segera kunjungi pos kesehatan terdekat agar bisa mendapatkan pertolongan yang diperlukan.

Selamat mudik, jaga kesehatan, dan semoga perjalanan Anda aman dan selamat sampai tujuan! 

Senin, 24 Maret 2025

Yayasan Project Hope Bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Brebes Luncurkan Program I-CARE di Kabupaten Brebes

 


Brebes, 24 Maret 2025 – Hari ini, Yayasan Project Hope bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengadakan pertemuan untuk peluncuran program baru yang sangat penting, yaitu Improving Care of Mothers and Infants Through Infection Prevention Control and Sepsis Prevention (I-CARE). Acara yang digelar di Kabupaten Brebes ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perawatan ibu dan bayi dengan fokus pada pencegahan infeksi dan sepsis, dua penyebab utama yang dapat membahayakan keselamatan ibu dan bayi dalam proses persalinan.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan penting, termasuk Kepala Puskesmas, Direktur RSUD Brebes, Direktur RS Mutiara Bunda, serta Kabid dan Subkor dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Brebes. Selain itu, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan sejumlah bidan dari Puskesmas serta bidan praktik mandiri turut hadir untuk memberikan dukungan penuh terhadap peluncuran program ini.


Program I-CARE diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menanggulangi angka kematian ibu dan bayi yang masih menjadi tantangan di banyak daerah, termasuk di Kabupaten Brebes. Dengan adanya pelatihan dan pembekalan bagi tenaga kesehatan yang terlibat, diharapkan kemampuan mereka dalam menangani infeksi dan sepsis dapat meningkat secara signifikan, sehingga memberikan perlindungan yang lebih baik bagi ibu dan bayi.

Pada pertemuan tersebut, berbagai topik penting terkait pelaksanaan program I-CARE dibahas, mulai dari penerapan langkah-langkah pencegahan infeksi di fasilitas kesehatan hingga prosedur sepsis yang tepat saat melayani ibu hamil dan bayi baru lahir. Pembicara utama dalam acara ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan masyarakat dalam mencapai tujuan program ini.

Harapan besar disampaikan oleh seluruh peserta agar program I-CARE dapat membawa dampak positif yang nyata, serta menjadi model yang dapat diterapkan di daerah lain di Jawa Tengah. Dengan adanya kerjasama yang solid antara pihak Yayasan Project Hope, Dinas Kesehatan, serta tenaga medis di Kabupaten Brebes, diharapkan kesehatan ibu dan bayi di wilayah tersebut dapat terjaga dengan lebih baik.

Melalui langkah ini, Indonesia semakin memperkuat komitmennya dalam memberikan perawatan terbaik bagi ibu dan bayi, serta menanggulangi masalah kesehatan yang dapat dihindari dengan pengetahuan dan tindakan yang tepat.

Minggu, 23 Maret 2025

MEMPERINGATI HARI TUBERKULOSIS SEDUNIA



Hari ini, 24 Maret, kita memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia dengan mengusung semangat Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis melalui komitmen dan aksi nyata.

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Namun, kita bisa menghentikan penyebarannya dengan langkah-langkah sederhana namun berdampak besar:

✅ Kenali gejalanya: batuk lebih dari 2 minggu, berkeringat di malam hari, dan berat badan turun drastis.

✅ Jangan ragu periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Pengobatan TBC di Indonesia GRATIS!

✅ Dukung pasien TBC agar tetap semangat menjalani pengobatan sampai sembuh total.

✅ Terapkan pola hidup sehat dan etika batuk yang benar untuk mencegah penyebaran.

Saatnya kita bergerak bersama! Dengan kesadaran, kepedulian, dan tindakan nyata, kita bisa mewujudkan Indonesia bebas TBC!


#AkhiriTBC #HariTuberkulosisSedunia #IndonesiaBebasTBC #GerakanIndonesiaAkhiriTBC


TWIBBONZE

Jumat, 21 Maret 2025

Bimbingan Mental di Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes: “Happy Employee: Bekerja Bahagia dan Membahagiakan”

 


Brebes, 21 Ramadan – Dalam rangka menyambut dan mengisi bulan suci Ramadan, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar acara Bimbingan Mental di Aula Dinkesda pada hari ke-21 Ramadan. Acara ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang digelar pada minggu kemarin, dengan tema yang diangkat kali ini adalah "Happy Employee: Bekerja Bahagia dan Membahagiakan". Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes yang sangat antusias mengikuti setiap sesi.

Acara Bimbingan Mental kali ini menghadirkan pemateri utama, yaitu Ustadz Muslim Alfatih, yang dengan penuh semangat membawakan materi tentang pentingnya menciptakan kebahagiaan di tempat kerja. Dalam ceramahnya, Ustadz Muslim menekankan bahwa kebahagiaan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga dapat membahagiakan orang lain, terutama rekan kerja. Dengan pendekatan yang santai namun penuh hikmah, Ustadz Muslim menyampaikan berbagai tips praktis untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kebahagiaan pribadi, yang sangat relevan di tengah kesibukan sehari-hari.


Acara tersebut berlangsung dengan suasana yang hikmat, diiringi dengan candaan ringan yang disampaikan oleh Ustadz Muslim, yang membuat suasana semakin hangat dan menyenangkan. Para peserta tampak antusias dan terlibat aktif dalam sesi tanya jawab, menyampaikan pendapat, serta berbagi pengalaman mereka tentang tantangan dalam bekerja dengan kebahagiaan.

Sebagai penutupan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Imam Budi Santoso, S.ST, M.H.Kes., memberikan sambutan sekaligus menutup acara. Beliau mengapresiasi kegiatan Bimbingan Mental ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas mental dan kesejahteraan karyawan di lingkungan Dinas Kesehatan. Imam Budi Santoso berharap acara ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh karyawan, agar mereka bisa tetap bekerja dengan hati yang bahagia dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Dengan berlangsungnya acara ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap agar seluruh karyawan tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga terjaga kesehatan mentalnya, sehingga dapat bekerja dengan lebih maksimal dan membahagiakan diri sendiri maupun orang lain.

Senin, 17 Maret 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Adakan Sosialisasi dan Simulasi Jasa Pelayanan Puskesmas Tahun 2025

 


Brebes, 17 Maret 2025 – Hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Subag Program dan Keuangan mengadakan pertemuan sosialisasi dan simulasi terkait Jasa Pelayanan Puskesmas Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan dihadiri oleh Kepala UOBF (Unit Organisasi Bersifat Fungsional) Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Pertemuan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Imam Budi Santoso, S.ST, M.H.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang optimal. Sekretaris Dinas juga menyampaikan harapan agar semua pihak yang terlibat dapat lebih siap dan efektif dalam menjalankan program-program kesehatan di masa yang akan datang.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kasubag Program dan Keuangan, Budi Listyani, SKM, yang membahas mengenai mekanisme dan prosedur baru terkait Jasa Pelayanan Puskesmas di tahun 2025. Beliau memberikan penjelasan yang rinci tentang perubahan dan pembaruan yang akan diterapkan pada sistem pelayanan puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.


Tak kalah penting, sesi simulasi juga diberikan oleh dr. Heru Padmonobo Soeroyo, M.Kes., yang merupakan Kepala UOBF Puskesmas Brebes. Dalam simulasi tersebut, dr. Heru memberikan contoh praktis tentang bagaimana implementasi layanan kesehatan puskesmas di tahun 2025 akan berjalan, dengan mengedepankan efisiensi dan kualitas pelayanan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada semua pihak terkait, serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi perubahan dan tantangan di sektor kesehatan, terutama dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi dan simulasi ini, diharapkan para Kepala UOBF Puskesmas se-Kabupaten Brebes dapat lebih siap dalam melaksanakan tugas mereka dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang lebih baik di puskesmas masing-masing.

Jumat, 14 Maret 2025

Sosialisasi Program-program LazisMu di Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes

 


Hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bekerja sama dengan LazisMu Cabang Brebes mengadakan sebuah acara sosialisasi mengenai berbagai program yang dimiliki oleh LazisMu. Acara ini dihadiri oleh Subkoordinator (Subkor) serta seluruh karyawan dan karyawati Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.

Acara dimulai dengan tausiyah yang disampaikan oleh Misbahudin, M.S.i. Dalam tausiyah tersebut, beliau mengingatkan pentingnya berbagi dan kepedulian sosial, yang menjadi landasan kuat bagi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh LazisMu dalam memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama bagi yang membutuhkan.

Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan paparan mengenai program-program unggulan yang dimiliki oleh LazisMu, yang disampaikan oleh Manager LazisMu Cabang Brebes. Program-program ini bertujuan untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi hingga bantuan sosial yang langsung dirasakan oleh warga yang membutuhkan.



Kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan LazisMu diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Brebes. Semoga sosialisasi ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas bagi para peserta mengenai bagaimana LazisMu berperan aktif dalam memberikan dampak positif bagi komunitas, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan setiap individu yang hadir dapat mengambil pelajaran berharga dan bersama-sama berkontribusi dalam mewujudkan misi kemanusiaan yang mulia.

Rabu, 12 Maret 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Bagikan Takjil untuk Berbuka Puasa di Bulan Ramadan

 


Brebes, 12 Maret 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar kegiatan sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah umat Muslim dalam berbuka puasa dan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Acara pembagian takjil dilaksanakan pada hari ini di depan kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Masyarakat yang melintas di sekitar area yang sudah disiapkan oleh Dinas Kesehatan dengan senang hati menerima takjil yang telah disediakan. Takjil yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis makanan ringan serta minuman sebagai hidangan berbuka puasa yang sehat dan bergizi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, menyampaikan, "Kami berharap kegiatan ini dapat membantu umat Muslim yang berpuasa dengan memberikan mereka makanan ringan yang bermanfaat saat berbuka. Selain itu, ini juga menjadi bentuk solidaritas sosial di bulan yang penuh berkah ini."

Pembagian takjil ini juga dilengkapi dengan pesan kesehatan, di mana Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola makan yang sehat selama bulan Ramadan, serta menghindari konsumsi makanan yang berlebihan setelah berbuka puasa.

Kegiatan ini akan terus berlangsung sepanjang bulan Ramadan, sebagai bentuk dukungan dari Dinas Kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Brebes dalam menjalankan ibadah puasa dengan sehat dan lancar. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk melakukan kegiatan serupa demi kesejahteraan bersama.

Jumat, 07 Maret 2025

Wakil Bupati Brebes Luncurkan Program BUJAMIL dan DADI BERES dalam Rangka 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes

 

Hari ini, Jumat, 7 Maret 2025, Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE secara resmi meluncurkan dua program inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Brebes. Kedua program tersebut adalah BUJAMIL (Ambulans Gratis untuk Ibu Hamil Risiko Tinggi), yang memberikan akses layanan kesehatan untuk ibu hamil dengan risiko tinggi, dan DADI BERES (Door to Door Terpadu Pasien RSUD Brebes Ramah, Cepat, dan Sehat), sebuah layanan door-to-door bagi pasien yang dirawat di RSUD Brebes, memastikan kenyamanan dan kelancaran perawatan.

Peluncuran ini juga merupakan bagian dari upaya Bupati dan Wakil Bupati Brebes dalam mewujudkan program kerja 100 hari mereka. Pelaksanaan kedua program ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam sektor kesehatan, yang menjadi salah satu prioritas utama dalam pemerintahan mereka.

Acara peluncuran yang berlangsung di RSUD Brebes ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Brebes, Direktur beserta karyawan RSUD Brebes, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, bersama Sekretaris dan Subkor Dinkes. Selain itu, Direktur RSUD Brebes, Dr. dr. Rasipin, M.Kes, MARS, juga memaparkan laporan mendalam mengenai kedua program tersebut.

Dalam pemaparannya, Dr. Rasipin menjelaskan bahwa program BUJAMIL hadir sebagai solusi bagi ibu hamil dengan risiko tinggi, dengan menyediakan ambulans gratis yang siap melayani kapan saja untuk memberikan penanganan medis yang cepat dan tepat. Sementara itu, program DADI BERES bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan terintegrasi melalui layanan door-to-door bagi pasien RSUD Brebes, memastikan pemulihan yang lebih efektif dan layanan kesehatan yang lebih manusiawi.


Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, dalam sambutannya, mengungkapkan kebanggaannya atas peluncuran kedua program tersebut. Wurja menekankan bahwa program-program ini adalah bagian dari implementasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Brebes dalam 100 hari kerja mereka, yang fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. Ia berharap, dengan hadirnya program BUJAMIL dan DADI BERES, masyarakat Brebes akan merasakan manfaat nyata dari kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Sebagai tanda simbolis dimulainya kedua program tersebut, Wakil Bupati Brebes mengenakan rompi dan topi yang telah disiapkan, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Peluncuran ini menjadi momen penting dalam rangkaian program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi kualitas hidup masyarakat Brebes.

Dengan adanya kedua program ini, diharapkan Brebes dapat semakin maju dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, dan terjangkau bagi seluruh warganya, serta mendukung tercapainya visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Hari Ini, Jumat 7 Maret 2025: Karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Dapatkan Siraman Rohani Melalui Bimbingan Mental di Bulan Ramadan

 


Brebes, 7 Maret 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar acara Bimbingan Mental dengan tema “Happy Employee: Bekerja Bahagia dan Membahagiakan” yang diikuti oleh seluruh karyawan dinas tersebut. Acara yang diselenggarakan pada hari Jumat ini bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, bertujuan untuk memberikan motivasi dan kesejukan batin bagi para pegawai dalam menjalani aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Kegiatan dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, yang menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi. Beliau menekankan bahwa kebahagiaan dalam bekerja dapat meningkatkan produktivitas serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Bekerja dengan hati yang bahagia akan membawa kita pada kinerja yang lebih baik. Dalam momentum Ramadan ini, mari kita memperkuat semangat kebersamaan dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Ineke dalam sambutannya.


Acara kemudian dilanjutkan dengan materi oleh pemateri utama, Mulsim Alfatih, seorang Spiritual Happiness Coach, yang membagikan wawasan tentang bagaimana membangun kebahagiaan di tempat kerja serta pentingnya memiliki mental yang sehat untuk mencapai tujuan bersama. Mulsim juga memberikan panduan praktis untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan mempererat hubungan antar rekan kerja.

Dalam sesi bimbingan tersebut, Mulsim Alfatih mengajak para peserta untuk refleksi diri dan menumbuhkan rasa syukur di tengah kesibukan kerja. “Bahagia itu bukan hanya tujuan, tetapi proses. Dalam bekerja, kita harus bisa melihat sisi positif dari setiap tantangan yang ada dan mengubahnya menjadi kesempatan untuk tumbuh dan berkembang,” jelas Mulsim.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari para peserta yang merasa diberi energi positif dan inspirasi untuk menjalani hari-hari di bulan Ramadan dengan lebih penuh makna. Diharapkan, setelah mengikuti acara ini, seluruh karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bisa terus bekerja dengan semangat dan kebahagiaan, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan bimbingan mental ini merupakan salah satu bentuk perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes terhadap kesejahteraan mental dan spiritual karyawannya, yang diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif.

Kamis, 06 Maret 2025

Wakil Bupati Brebes Launching Program Nakes Door To Door di Puskesmas Wilayah Brebes Tengah

 


Hari ini, Kamis, 6 Maret 2025, Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, secara resmi meluncurkan program Nakes Door To Door di Puskesmas Wilayah Brebes Tengah. Acara yang dihadiri oleh berbagai pihak penting ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Brebes Tengah.

Peluncuran tersebut dilakukan dengan penuh khidmat, didampingi oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Ketanggungan, Direktur RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes beserta jajarannya. Tak ketinggalan, Kepala Puskesmas Wilayah Brebes Tengah bersama seluruh karyawannya turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Wurja berharap agar program Nakes Door To Door dapat dijalankan dengan baik, memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan warga. "Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan bisa dirasakan oleh semua kalangan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil," ujarnya.


Acara peluncuran ini juga ditandai dengan prosesi simbolis, yakni penyematan PIN dan Topi kepada para Kepala Puskesmas. Penyematan ini menjadi tanda dimulainya program Nakes Door To Door yang akan dilaksanakan oleh tenaga kesehatan di setiap wilayah Puskesmas yang ada.

Program ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret dalam mengatasi masalah kesehatan di masyarakat, serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang lebih merata dan menyeluruh.

Sebagai informasi, program Nakes Door To Door merupakan inisiatif yang diharapkan dapat mendekatkan tenaga kesehatan kepada masyarakat, serta memberikan edukasi dan pelayanan medis langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan. Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan kesehatan yang lebih mudah diakses oleh semua lapisan.

Acara ini diakhiri dengan pelaksanaan apel bersama seluruh peserta, yang turut mendukung kelancaran program ini agar berjalan sesuai harapan masyarakat.

Rabu, 05 Maret 2025

Bupati Brebes Luncurkan Program Nakes Door to Door di Wilayah Pantura

 


Brebes, 5 Maret 2025 – Hari ini, Rabu, 5 Maret 2025, Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM, bersama Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, serta didampingi oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, 13 Kepala Puskesmas Wilayah Pantura, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, meluncurkan Program Nakes Door to Door di wilayah Pantura Kabupaten Brebes. Program ini diselenggarakan di Puskesmas Kluwut dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Paramitha Widya Kusuma mengungkapkan banyak harapan terhadap keberhasilan program ini. Ia menyatakan bahwa program Nakes Door to Door bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di daerah yang lebih sulit dijangkau. Dengan adanya program ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat lebih dekat dengan masyarakat, memberikan pelayanan yang lebih optimal, dan mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

Acara peluncuran tersebut ditandai dengan simbolis penyematan ID Card dan Topi kepada Kepala Puskesmas yang hadir. Penyematan tersebut menjadi tanda dimulainya peran serta tenaga kesehatan dalam program ini yang akan melibatkan 13 Puskesmas yang ada di wilayah Pantura. Para peserta apel yang terdiri dari tenaga kesehatan yang berasal dari 13 Puskesmas tersebut turut hadir, memberikan dukungan penuh terhadap program ini.


Program Nakes Door to Door diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mudah mengakses berbagai informasi dan layanan kesehatan secara langsung dari petugas medis. Dengan pendekatan yang lebih personal, program ini diharapkan bisa membantu menurunkan angka penyakit di daerah tersebut serta mempercepat tercapainya pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Brebes.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ini dan menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah, puskesmas, serta masyarakat untuk memastikan keberhasilan program. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Brebes untuk terus meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang lebih terpencil.

Peluncuran program ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, dan diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi kesehatan masyarakat di Kabupaten Brebes, terutama di wilayah Pantura.

Selasa, 04 Maret 2025

Bupati dan Wakil Bupati Brebes Luncurkan Program Nakes Door To Door di Puskesmas Kutamendala

 


Brebes – Setelah meluncurkan program Mobil Antar Jemput Pasien Sehat/Sakit (MAPS) RSUD Bumiayu, Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM, dan Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, kembali melanjutkan acara peluncuran program kesehatan di wilayah Brebes. Kali ini, bersama dengan Anggota DPRD Kabupaten Brebes, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur Utama RSUD Bumiayu, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, mereka meresmikan Program Nakes Door To Door di Puskesmas Kutamendala, Brebes Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, memberikan apresiasi tinggi kepada para tenaga kesehatan (nakes) atas dedikasi mereka dalam menjalankan program ini. Bupati menyampaikan bahwa meski program Nakes Door To Door telah berjalan sejak 20 Februari 2025 di seluruh Puskesmas di Kabupaten Brebes, acara peluncuran ini menjadi momentum penting untuk memberikan dukungan dan motivasi lebih bagi nakes yang terlibat langsung di lapangan.

"Program Nakes Door To Door ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Kami mengapresiasi segala usaha dan pengorbanan para tenaga kesehatan yang telah bekerja keras untuk memastikan kesehatan warga Brebes tetap terjaga," ujar Bupati Paramitha dalam sambutannya.


Program Nakes Door To Door ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, dengan tenaga medis yang secara langsung mendatangi rumah-rumah warga untuk memberikan pemeriksaan, pengobatan, serta edukasi kesehatan. Program ini menjadi sangat penting, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas atau yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.

Acara peluncuran di Puskesmas Kutamendala berlangsung meriah, dengan dilakukannya penyematan topi serta ID card kepada tenaga kesehatan yang terlibat dalam program tersebut. Penyematan ini menjadi simbol resmi dimulainya pelaksanaan program Nakes Door To Door di wilayah Brebes Selatan, yang nantinya akan diperluas ke seluruh Puskesmas di Kabupaten Brebes.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, menambahkan bahwa program ini bukan hanya soal mendekatkan layanan kesehatan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pencegahan dini terhadap berbagai masalah kesehatan. Diharapkan, dengan adanya program ini, masyarakat dapat lebih cepat mendapatkan perawatan medis dan informasi terkait kesehatan, sehingga angka kesakitan dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat Brebes meningkat.

Dengan peluncuran ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat semakin terjalin erat, demi terciptanya Brebes yang lebih sehat dan sejahtera.


 

Bupati dan Wakil Bupati Brebes Luncurkan Mobil Antar Jemput Pasien Sehat/Sakit (MAPS) RSUD Bumiayu dalam Rangka 100 Hari Kerja

 


Brebes – Dalam rangka merayakan 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM dan Wurja, SE, hari ini meluncurkan program inovatif berupa Mobil Antar Jemput Pasien Sehat/Sakit (MAPS) RSUD Bumiayu. Peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Brebes, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Brebes, Direktur Utama RSUD Bumiayu, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes.

Acara peluncuran ini berlangsung di halaman RSUD Bumiayu, di mana Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, memberikan sambutan yang menyambut antusiasme para peserta. Dalam sambutannya, Bupati menyatakan bahwa peluncuran Mobil Antar Jemput Pasien Sehat/Sakit (MAPS) ini bertujuan untuk mempermudah akses kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan layanan transportasi untuk pengobatan atau perawatan di rumah sakit.


"Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat, terutama mereka yang kesulitan untuk datang ke rumah sakit. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Brebes," ujar Bupati Paramitha.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan simbolis peluncuran, yaitu penyematan rompi kepada petugas kesehatan RSUD Bumiayu yang akan mengoperasikan mobil MAPS. Penyematan rompi tersebut menjadi tanda dimulainya operasional program mobil antar jemput pasien sehat/sakit yang dapat diakses oleh masyarakat secara gratis atau dengan biaya yang sangat terjangkau.

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi warga Brebes yang membutuhkan perawatan medis rutin atau darurat, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah terpencil atau sulit dijangkau oleh kendaraan umum. Dengan adanya MAPS, diharapkan pelayanan kesehatan dapat semakin merata dan aksesibel bagi seluruh lapisan masyarakat.

Inovasi ini menjadi salah satu bukti nyata dari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Brebes dalam menjawab tantangan kesehatan di daerah. Peluncuran ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung akses kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Brebes, dengan harapan bisa menciptakan Brebes yang lebih sehat dan sejahtera.