Jumat, 17 April 2026

Dinkesda Brebes Bersama BPJS Kesehatan Tegal Gelar Sosialisasi Jaminan Kesehatan bagi Orang Tua/Mertua ASN

 


Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Tegal menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Jaminan Kesehatan bagi Orang Tua/Mertua Aparatur Sipil Negara (ASN) pada siang hari ini, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari sekretariat dan masing-masing bidang di lingkungan Dinkesda Brebes dengan jumlah peserta sebanyak 4 orang per bagian/bidang, serta perwakilan dari UPTD KP2K/Labkesda sebanyak 2 orang dari setiap UPTD. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ASN terkait hak dan mekanisme penjaminan kesehatan bagi anggota keluarga, khususnya orang tua dan mertua.

Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Dedy Iskandar, Zulkarnen, MM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif mengenai program jaminan kesehatan guna memberikan perlindungan yang optimal bagi keluarga ASN.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasubag Keuangan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Budi Listyani, SKM, yang juga memberikan penguatan terkait aspek administrasi dan pengelolaan pembiayaan dalam program jaminan kesehatan.


Adapun materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari BPJS Kesehatan Tegal yang memaparkan secara rinci mengenai ketentuan kepesertaan, manfaat layanan, hingga prosedur pendaftaran jaminan kesehatan bagi orang tua maupun mertua ASN. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan guna memperjelas informasi yang disampaikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami secara utuh kebijakan dan mekanisme jaminan kesehatan, sehingga dapat diimplementasikan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi keluarga ASN di Kabupaten Brebes.

Kadinkesda Brebes Lakukan Monev Capaian Program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Jatirokeh


Usai melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Lengkong, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, bersama jajaran melanjutkan agenda dengan melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Jatirokeh, siang ini.

Kegiatan monev ini dilaksanakan bersama Kepala Puskesmas Jatirokeh beserta jajaran dan pemegang program CKG. Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah membahas capaian pelaksanaan program, strategi yang telah dilakukan, serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Dalam arahannya, dr. Heru menekankan pentingnya optimalisasi capaian program CKG sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di masyarakat. Ia juga mendorong agar seluruh tim puskesmas terus meningkatkan koordinasi, inovasi, serta pendekatan kepada masyarakat agar partisipasi dalam program semakin meningkat.


Kepala Puskesmas Jatirokeh bersama tim pemegang program turut memaparkan progres capaian, sasaran yang telah terlayani, serta langkah-langkah yang telah dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Jatirokeh dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi capaian maupun kualitas pelayanannya, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Brebes.



Kadinkesda Brebes Kunjungi Pasien Bayi dengan Kondisi Khusus di Desa Lengkong


BREBES – Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes melakukan kunjungan langsung kepada keluarga pasien bayi dengan kondisi khusus di Desa Lengkong, pada siang hari ini.

Dalam kegiatan tersebut, Kadinkesda didampingi oleh Kepala Puskesmas Sidamulya, dr. Sandy Wahap, M.Kes, serta perangkat Desa Lengkong. Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal, khususnya bagi pasien dengan kondisi yang membutuhkan perhatian khusus.

Pada kesempatan tersebut, dr. Heru Padmonobo memastikan bahwa bayi tersebut telah mendapatkan penanganan medis lanjutan sesuai dengan kebutuhan kesehatannya. Ia juga menekankan pentingnya pemantauan secara berkala untuk memastikan kondisi pasien tetap terkontrol.


“Kami ingin memastikan bahwa pasien sudah mendapatkan penanganan yang tepat dan berkelanjutan. Pemantauan rutin sangat penting untuk mendukung proses pemulihan,” ungkapnya.

Selain itu, Kadinkesda juga menginstruksikan kepada bidan desa setempat agar secara rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi bayi tersebut serta memberikan pendampingan kepada keluarga pasien.

Tidak hanya melakukan pemantauan, dalam kunjungannya Kadinkesda juga turut memeriksa langsung kondisi bayi serta memberikan bantuan kepada keluarga pasien sebagai bentuk dukungan moril dan perhatian dari pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan keluarga pasien dapat terus terjalin dengan baik demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Brebes.

Kadinkesda Brebes Ikuti Aksi Jumat Bersih Gerakan Brebes Asri di Desa Kluwut


Brebes – Usai melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan di Puskesmas Kluwut, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, melanjutkan kegiatan dengan mengikuti Aksi Jumat Bersih dalam rangka Gerakan Brebes Asri yang dilaksanakan di Desa Kluwut, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Dinas Kesehatan, perangkat desa, serta masyarakat setempat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Dalam aksi tersebut, para peserta bersama-sama melakukan pembersihan lingkungan, mulai dari jalan desa, saluran air, hingga area fasilitas umum.

dr. Heru menyampaikan bahwa Gerakan Brebes Asri merupakan upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Menurutnya, lingkungan yang bersih memiliki peran penting dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat.


“Kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pelayanan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Melalui Gerakan Brebes Asri, kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan demi kesehatan bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing.

Dengan adanya Aksi Jumat Bersih ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Brebes yang bersih, asri, dan sehat.


Kadinkesda Brebes Lakukan Sidak Pelayanan Puskesmas Kluwut dan Wanasari

 

Brebes – Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke pelayanan Puskesmas Kluwut pada Jumat pagi (17/4/2026) pukul 07.30 WIB, sebelum pelaksanaan Aksi Jumat Bersih dalam rangka Gerakan Brebes Asri di Desa Kluwut. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam sidak tersebut, dr. Heru meninjau sejumlah layanan, mulai dari loket pendaftaran, ruang pemeriksaan, hingga fasilitas penunjang lainnya. Ia juga berdialog langsung dengan pasien rawat jalan terkait alur pelayanan, waktu tunggu, serta kenyamanan selama mendapatkan layanan. Selain itu, beliau juga menyempatkan diri mengunjungi pasien rawat inap untuk memastikan kondisi pasien serta kualitas pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan.

Tak hanya itu, Kadinkesda juga berdiskusi dengan para petugas kesehatan mengenai kedisiplinan, kesiapan pelayanan, serta kendala yang dihadapi di lapangan. Hal ini dilakukan guna memastikan pelayanan berjalan optimal, cepat, dan sesuai standar.


“Pelayanan kesehatan harus selalu mengedepankan mutu, kedisiplinan, dan keramahan. Kehadiran kami di lapangan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan terbaik,” ungkapnya di sela kegiatan.

Selain mengecek kesiapan petugas, Kadinkesda juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan puskesmas sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Selanjutnya, setelah pelaksanaan Aksi Jumat Bersih Gerakan Brebes Asri, sidak pelayanan dilanjutkan di Puskesmas Wanasari. Dalam kunjungan tersebut, dr. Heru kembali melakukan peninjauan layanan serta berdialog dengan pasien rawat jalan dan pasien rawat inap guna memastikan pelayanan yang diberikan telah berjalan dengan baik. Ia juga kembali mengingatkan para petugas untuk terus menjaga profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas di Kabupaten Brebes dapat terus meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Kamis, 16 April 2026

Dinkesda Brebes Gelar Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Kesehatan Gigi dan Mulut

 


Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada hari ini yang bertempat di Gedung KPT Brebes.

Kegiatan ini diikuti oleh masing-masing 1 (satu) orang dokter gigi dan 1 (satu) orang terapis gigi dan mulut dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kabupaten Brebes.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Ign. Adhi Pujo Astowo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat.

“Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif yang berkesinambungan serta kolaborasi yang kuat antar tenaga kesehatan di Puskesmas,” ujarnya.


Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh narasumber, Herdiana Kharisma Ningtyas, A.Md.KG, yang memberikan pemaparan terkait evaluasi program, tantangan di lapangan, serta strategi peningkatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan, dengan sesi diskusi yang interaktif sebagai wadah berbagi pengalaman dan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendorong optimalisasi program kesehatan gigi dan mulut di seluruh Puskesmas di Kabupaten Brebes.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat.

Kadinkesda Brebes Hadiri Halal Bi Halal Keluarga Besar Alumni dan Purna Tugas Dinkesda

 


Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menghadiri kegiatan Halal Bi Halal Keluarga Besar Alumni dan Purna Tugas Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes bersama Puskesmas se-Kabupaten Brebes yang diselenggarakan pada hari ini di Gedung Korpri Brebes.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan para pegawai aktif dengan para alumni dan purna tugas, sebagai bentuk penghormatan serta upaya menjaga hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Paguyuban Keluarga Besar Alumni dan Purna Tugas Dinkesda Brebes dan Puskesmas se-Kabupaten Brebes, dr. Sri Gunadi Parwoko, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bi Halal ini bukan hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat rasa memiliki terhadap institusi yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian bersama. Ia juga mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.


Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara, saling bermaafan, serta berbagi cerita dan pengalaman, menciptakan nuansa kekeluargaan yang kental.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan dan kesannya bahwa kegiatan ini memiliki nilai yang sangat penting dalam menjaga kesinambungan silaturahmi antara generasi aktif dan para purna tugas. Ia menuturkan bahwa para alumni dan purna tugas merupakan bagian dari sejarah panjang pembangunan kesehatan di Kabupaten Brebes yang telah memberikan kontribusi nyata dan patut diapresiasi.

Lebih lanjut, beliau berharap semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan pengalaman dan dedikasi para senior sebagai pembelajaran berharga bagi generasi penerus.


Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara pegawai aktif dan para purna tugas dapat terus terjaga, serta menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan di lingkungan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes.

Rabu, 15 April 2026

Dinkesda Brebes Gelar Rapat Koordinasi Perizinan Puskesmas

 


Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menggelar Rapat Koordinasi Perizinan Puskesmas pada Rabu (15/4/2026) bertempat di Aula Dinkesda Brebes. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman serta kesesuaian prosedur perizinan Puskesmas sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Rapat koordinasi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Arlinda Rosmelani, M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kelengkapan dan ketertiban administrasi perizinan sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Dedy Iskandar Zulkarnen, MM, memberikan arahan terkait teknis pelaksanaan perizinan Puskesmas. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa perizinan merupakan aspek penting yang harus dipenuhi oleh setiap fasilitas pelayanan kesehatan guna menjamin legalitas operasional serta kualitas layanan yang diberikan.


Sebagai narasumber, hadir Ianatun Nihayah, SE dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kabupaten Brebes. Dalam paparannya, disampaikan berbagai ketentuan dan mekanisme perizinan Puskesmas, termasuk tahapan pengajuan, persyaratan administrasi, serta sistem perizinan berbasis elektronik yang saat ini diterapkan.

Kegiatan ini diikuti oleh 38 UOBF Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya rapat, ditandai dengan aktifnya diskusi dan tanya jawab terkait kendala serta solusi dalam proses perizinan Puskesmas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Puskesmas di Kabupaten Brebes dapat memenuhi standar perizinan yang telah ditetapkan, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, aman, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selasa, 14 April 2026

Kadinkesda Brebes Lakukan Sidak Pelayanan di Puskesmas Jagalempeni dan Sidamulya

 


Dalam rangka memastikan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap optimal, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, yakni Puskesmas Jagalempeni dan Puskesmas Sidamulya, pada hari ini.

Kegiatan sidak ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dalam menjaga mutu layanan kesehatan, sekaligus memastikan bahwa pelayanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Dalam kunjungannya, dr. Heru Padmonobo meninjau langsung berbagai aspek pelayanan, mulai dari proses pendaftaran pasien, alur pelayanan, hingga interaksi antara tenaga kesehatan dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional.

“Pelayanan kesehatan harus mengedepankan kepuasan masyarakat. Tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga dari sisi komunikasi. Komunikasi dua arah yang baik antara petugas dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan,” ujar beliau.


Selain itu, Kadinkesda juga menyoroti pentingnya respons terhadap aspirasi dan aduan masyarakat. Ia berharap setiap pertanyaan maupun keluhan yang disampaikan oleh masyarakat dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan penuh empati.

Tidak hanya pada pelayanan langsung, perhatian juga diberikan pada pengelolaan media sosial Puskesmas. Admin media sosial diharapkan mampu menyikapi setiap aduan atau pertanyaan yang masuk dengan baik, komunikatif, serta memberikan solusi yang jelas dan informatif.

“Kehadiran media sosial saat ini menjadi salah satu sarana komunikasi penting. Oleh karena itu, admin harus responsif dan bijak dalam menanggapi setiap aduan masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan sidak ini, diharapkan seluruh jajaran Puskesmas di Kabupaten Brebes dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari segi teknis maupun komunikasi, demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang prima dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Dinkesda Brebes Rutin Laksanakan Gerakan Brebes Asri, Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Nyaman

 


Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman, seluruh karyawan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes melaksanakan kegiatan Gerakan Brebes Asri pada hari ini, Selasa. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes.

Gerakan Brebes Asri di lingkungan Dinkesda dilakukan dengan kegiatan bersih-bersih di area kantor serta ruangan kerja masing-masing. Seluruh pegawai tampak antusias dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja, mulai dari merapikan ruang kerja, membersihkan halaman, hingga memastikan fasilitas kantor tetap terjaga dengan baik.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan kerja. Selain itu, lingkungan yang bersih juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja seluruh pegawai.


Pelaksanaan Gerakan Brebes Asri di Dinkesda Brebes dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa selama 30 menit dengan fokus pada kebersihan lingkungan kantor dan ruang kerja. Sementara itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan setiap hari Jumat dengan sasaran area publik sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Brebes.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai dapat terus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, baik di tempat kerja maupun di masyarakat. Gerakan Brebes Asri menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung terciptanya Kabupaten Brebes yang bersih, sehat, dan asri.

Senin, 13 April 2026

Dinkesda Brebes Gelar Pertemuan Sinkronisasi Perbaikan Layanan KIA

 


Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Pertemuan Sinkronisasi Perbaikan Layanan KIA yang dilaksanakan di Aula Dinkesda Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala UOBF Puskesmas serta programmer KIA dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyusun langkah-langkah konkret dalam upaya peningkatan layanan KIA di tingkat pelayanan dasar.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang responsif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Pelayanan KIA merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang kuat serta inovasi di tingkat Puskesmas agar layanan yang diberikan semakin optimal dan tepat sasaran,” ungkapnya.


Selanjutnya, kegiatan diisi dengan paparan dari para Kepala Bidang di lingkungan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes yang menyampaikan berbagai kebijakan, strategi, serta evaluasi program terkait layanan KIA. Materi yang disampaikan meliputi penguatan sistem rujukan, peningkatan kualitas pelayanan antenatal, persalinan, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.

Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil sinkronisasi di wilayah kerja masing-masing, sehingga pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Brebes semakin berkualitas dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes terus berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program strategis, khususnya dalam upaya perlindungan kesehatan ibu dan anak sebagai generasi penerus bangsa.

Dinkesda Brebes Perkuat Koordinasi Kearsipan Jelang Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI)


Dalam rangka meningkatkan tata kelola kearsipan yang tertib, akuntabel, dan sesuai standar, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Brebes menggelar pertemuan koordinasi sebagai langkah persiapan menghadapi Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut rencana pelaksanaan ASKI oleh Lembaga Kearsipan Daerah yang akan menyasar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes. Pertemuan ini menjadi langkah awal yang strategis guna memastikan kesiapan seluruh unit kerja dalam menghadapi proses audit tersebut.

Peserta kegiatan terdiri dari para petugas arsip di Subbagian dan masing-masing bidang di lingkungan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, perwakilan dari UPTD Klinik Pengobatan Paru dan Kusta Kabupaten Brebes, serta Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Kabupaten Brebes.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek penting terkait pengelolaan arsip, mulai dari penataan dokumen, klasifikasi arsip, penyimpanan, hingga sistem temu kembali arsip yang efektif dan efisien. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai indikator penilaian dalam Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI), sehingga diharapkan setiap unit kerja dapat melakukan pembenahan secara optimal.


Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menyampaikan bahwa pengelolaan arsip yang baik merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan. Arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga sebagai sumber informasi yang mendukung pengambilan kebijakan dan pertanggungjawaban kinerja.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dapat semakin siap dan memahami pentingnya pengelolaan arsip yang sesuai dengan ketentuan, sehingga pelaksanaan ASKI dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang optimal.

Sinergi antara Dinkesda Brebes dan Dinarpus Kabupaten Brebes ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola kearsipan yang berkualitas, tertib, dan berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes.

 

Jumat, 10 April 2026

Kadinkesda Brebes Tinjau Layanan Rawat Inap ODGJ di Puskesmas Kecipir

 


Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di bidang kesehatan jiwa, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes melanjutkan agenda kerjanya dengan mengunjungi Puskesmas Kecipir pada Jumat.

Kunjungan ini dilakukan usai peninjauan pelayanan di Puskesmas Bulakamba. Di Puskesmas Kecipir, dr. Heru Padmonobo secara langsung meninjau layanan rawat inap bagi pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kesehatan jiwa dapat diakses dengan baik, aman, dan manusiawi oleh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kadinkesda meninjau fasilitas ruang perawatan, sarana penunjang, serta berdialog dengan tenaga kesehatan yang bertugas. Ia juga memastikan bahwa penanganan pasien ODGJ dilakukan sesuai standar pelayanan, dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga memperhatikan sisi kemanusiaan dan rehabilitasi sosial pasien.


“Kesehatan jiwa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh. Oleh karena itu, pelayanan terhadap pasien ODGJ harus dilakukan secara optimal, dengan pendekatan yang penuh empati dan tanpa stigma,” ujar dr. Heru Padmonobo di sela-sela kunjungan.

Selain itu, beliau juga memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat koordinasi dengan lintas sektor dalam mendukung proses pemulihan pasien.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata perhatian Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes terhadap pelayanan kesehatan jiwa, sekaligus memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk pasien ODGJ, mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelayanan kesehatan jiwa di Kabupaten Brebes semakin optimal dan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kadinkesda Brebes Sidak Pelayanan Puskesmas, Pastikan Mutu Layanan Prima bagi Masyarakat

 


Usai melaksanakan kegiatan Aksi Jumat Bersih, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes melanjutkan agenda kerjanya dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Bulakamba pada Jumat pagi.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam memastikan bahwa pelayanan kesehatan di fasilitas tingkat pertama berjalan optimal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Setibanya di lokasi, Kadinkesda langsung meninjau alur pelayanan, mulai dari proses pendaftaran hingga pelayanan kepada pasien, termasuk fasilitas rawat inap.

Menariknya, dalam kunjungan tersebut sempat terjadi momen hangat ketika dr. Heru Padmonobo dikira sebagai pasien yang hendak berobat oleh petugas kesehatan setempat. Suasana pun mencair dengan canda tawa, mencerminkan kedekatan dan suasana pelayanan yang humanis di lingkungan Puskesmas.

Selain melakukan pemantauan, Kadinkesda juga berdialog langsung dengan pasien untuk mendengarkan pengalaman mereka selama mendapatkan layanan kesehatan. Dari hasil dialog tersebut, secara umum pasien menyampaikan bahwa pelayanan yang diberikan sudah berjalan dengan baik dan memuaskan.


Kepala Puskesmas Bulakamba, Abdul Wahid, S.Kep., Ns., turut menyambut langsung kunjungan tersebut dan mendampingi selama proses peninjauan. Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta memastikan seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan sidak ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dalam menjaga mutu layanan kesehatan, sekaligus memastikan setiap fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah kepada masyarakat.

Usai dari Puskesmas Bulakamba, dr. Heru Padmonobo dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Kecipir untuk meninjau pelayanan rawat inap pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sebagai bentuk perhatian terhadap pelayanan kesehatan jiwa di Kabupaten Brebes.

Dinkesda Brebes Ikuti Aksi Jumat Bersih di Kali Pucang, Wujudkan Lingkungan Sehat dan Asri

 


Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes bersama jajaran turut ambil bagian dalam kegiatan Aksi Jumat Bersih melalui Gerakan Brebes Asri yang dilaksanakan di kawasan Kali Pucang.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Brebes dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Dengan melibatkan berbagai unsur, aksi bersih ini difokuskan pada pembersihan area sungai dari sampah dan material yang berpotensi mencemari lingkungan.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan memiliki peran penting dalam mencegah munculnya berbagai penyakit berbasis lingkungan, seperti diare, demam berdarah, dan infeksi lainnya. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi budaya yang terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Melalui Gerakan Brebes Asri, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Sungai yang bersih tidak hanya mendukung keindahan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat,” ujarnya.


Dengan semangat gotong royong, seluruh peserta tampak antusias membersihkan kawasan Kali Pucang. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.

Melalui langkah sederhana namun berdampak besar ini, Pemerintah Kabupaten Brebes terus mendorong terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman, dan bebas dari pencemaran demi mewujudkan masyarakat Brebes yang lebih sehat dan sejahtera.

Kamis, 09 April 2026

Dinkesda Brebes Gelar Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Program Imunisasi

 


Dalam upaya meningkatkan capaian dan cakupan imunisasi di wilayah Kabupaten Brebes, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menggelar Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Program Imunisasi pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinkesda Brebes dan diikuti oleh para programmer imunisasi dari seluruh puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program imunisasi yang telah berjalan, sekaligus membahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk merumuskan solusi guna meningkatkan kualitas layanan serta memperluas cakupan imunisasi bagi masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkesda Brebes, dr. Ign. Adhi Pujo Astowo. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh tenaga kesehatan dalam mendukung keberhasilan program imunisasi sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit menular.


“Imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang sangat penting untuk melindungi masyarakat, khususnya anak-anak, dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat serta inovasi dalam menghadapi tantangan di lapangan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Neni Diana yang menyampaikan materi terkait strategi peningkatan cakupan imunisasi, penguatan pencatatan dan pelaporan, serta pendekatan efektif dalam menjangkau sasaran imunisasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman, berbagi pengalaman, serta memperkuat koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan demikian, target imunisasi di Kabupaten Brebes dapat tercapai secara optimal, sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.


Rabu, 08 April 2026

Puskesmas Bentar Intensifkan Monitoring Pasien Campak dan Vaksinasi untuk Cegah Penularan

 


Brebes – Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat serta mencegah penyebaran penyakit menular, Puskesmas Bentar terus menunjukkan komitmennya melalui kegiatan monitoring pasien campak yang masih berada dalam masa inkubasi. Kegiatan ini dilakukan secara aktif dengan kunjungan langsung ke pasien, yang hingga saat ini telah dilaksanakan sebanyak dua kali.

Monitoring ini bertujuan untuk memastikan kondisi pasien tetap terpantau dengan baik, sekaligus meminimalisir risiko penularan di lingkungan sekitar. Petugas kesehatan melakukan pemantauan gejala, memberikan edukasi kepada keluarga, serta memastikan pasien menjalani isolasi mandiri sesuai anjuran.

Selain monitoring, Puskesmas Bentar juga melaksanakan pemberian vaksinasi campak sebagai langkah preventif bagi masyarakat. Upaya ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kekebalan kelompok (herd immunity) serta melindungi masyarakat dari risiko penularan yang lebih luas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Puskesmas Bentar, dr. Riana Harsana, bersama jajaran tenaga kesehatan yang turun langsung ke lapangan. Kehadiran pimpinan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, menjelaskan bahwa dalam penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, Dinkesda Brebes telah melakukan berbagai langkah strategis. Di antaranya adalah pelaksanaan imunisasi kejar (catch-up) bagi masyarakat yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.


Selain itu, penanganan kasus dilakukan dengan penerapan isolasi mandiri selama empat hari sebelum hingga empat hari setelah munculnya ruam, guna mencegah penularan. Pemberian Vitamin A dosis tinggi juga dilakukan sesuai anjuran tenaga medis untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.

Dari sisi surveilans, Dinkesda Brebes bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan epidemiologi maksimal 24 jam setelah adanya laporan suspek, termasuk pengambilan dan pemeriksaan spesimen. Seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas, juga diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan melalui penguatan skrining, triase, serta ketersediaan alat pelindung diri (APD).

Tak hanya itu, edukasi kepada masyarakat terus digencarkan dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi dan pencegahan penularan campak. Edukasi juga dilakukan melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial Dinkesda Brebes dan puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, melengkapi imunisasi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular.

“Mari bersama kita tingkatkan kewaspadaan, lengkapi imunisasi, dan jaga kesehatan demi lingkungan yang lebih sehat dan bebas campak,” pungkasnya.

Penguatan Surveilans AFP, PD3I, dan SKDR, Dinkes Brebes Libatkan Rumah Sakit Se-Kabupaten

 


Brebes – Dalam upaya meningkatkan kualitas pemantauan penyakit dan kesiapsiagaan terhadap potensi Kejadian Luar Biasa (KLB), Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menggelar Pertemuan Surveilans AFP dan PD3I serta SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon) tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dengan melibatkan peserta dari seluruh rumah sakit se-Kabupaten Brebes.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), dr. Ign. Adhi Pujo Astowo. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir tenaga kesehatan dalam menjalankan fungsi surveilans.

“Sebagai petugas surveilans, kita harus mampu berpikir lebih luas, bukan hanya sebagai klinisi atau dokter yang fokus pada pengobatan individu. Cara berpikir kita adalah melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap sebanyak mungkin orang yang dicurigai memiliki gejala penyakit, dengan harapan hasilnya negatif semua. Kalaupun ada yang positif, diharapkan jumlahnya tidak banyak,” ungkapnya.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam pelaksanaan surveilans Acute Flaccid Paralysis (AFP), Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), serta optimalisasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). Ketiga komponen ini merupakan bagian penting dalam deteksi dini dan respons cepat terhadap ancaman penyakit menular di masyarakat.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Ida Royani, SKM, yang memberikan materi terkait teknis pelaksanaan surveilans, pelaporan, serta strategi peningkatan kualitas data dan respons terhadap temuan kasus di lapangan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit, dapat berperan aktif dalam sistem surveilans terpadu. Hal ini penting guna memastikan setiap potensi kejadian penyakit dapat terdeteksi secara cepat, dilaporkan secara akurat, dan ditindaklanjuti secara tepat.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes terus berkomitmen untuk memperkuat sistem kesehatan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan sistem surveilans yang responsif dan terintegrasi, demi melindungi masyarakat dari ancaman penyakit menular.

Selasa, 31 Maret 2026

RAT Koperasi Syariah Bina Husada Brebes 2025 Berlangsung Meriah, Perkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan Anggota

 


Brebes – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Syariah Bina Husada Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes Tahun 2025 sukses diselenggarakan hari ini di Islamic Center Brebes. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan anggota Koperasi Syariah (Kopsyah) Bina Husada sebagai bagian dari agenda rutin tahunan dalam mengevaluasi kinerja serta merumuskan rencana ke depan.

Acara secara resmi dibuka oleh Drs. Khaerul Abidin, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Brebes. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota melalui prinsip kebersamaan dan transparansi.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh dr. Heru Padmonobo yang mengapresiasi kinerja Kopsyah Bina Husada dalam mendukung kesejahteraan pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan. Ia berharap koperasi terus berkembang, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota.

Sambutan juga disampaikan oleh Ineke Tri Sulistyowaty selaku Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Brebes. Ia mendorong agar koperasi semakin profesional dalam pengelolaan serta mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan.


RAT tahun ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Selain agenda utama berupa laporan pertanggungjawaban pengurus dan pembahasan program kerja, acara juga dimeriahkan dengan pembagian puluhan doorprize bagi para peserta. Hadiah yang disediakan pun beragam, mulai dari dua unit sepeda listrik sebagai hadiah utama, hingga lemari es, televisi, mesin cuci, dan sepeda.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi dan pengambilan keputusan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan semangat kebersamaan antar anggota Kopsyah Bina Husada.

Dengan terselenggaranya RAT ini, diharapkan Koperasi Syariah Bina Husada Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dapat terus tumbuh menjadi lembaga yang sehat, mandiri, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggotanya.


Sabtu, 28 Maret 2026

Nakes Door to Door, Kadinkes Brebes Pastikan Layanan Kesehatan Warga Terdampak Banjir

 


Brebes – Upaya memastikan kesehatan masyarakat terdampak banjir terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes. Siang tadi, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes turun langsung bersama tim tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan secara door to door di wilayah terdampak.

Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ketanggungan dan Puskesmas Cikeusal Kidul, yang menyasar warga di Kecamatan Ketanggungan dan Desa Buara. Pemeriksaan dilakukan dari rumah ke rumah guna memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau pasca banjir, sekaligus memberikan pelayanan medis secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.


Dalam kegiatan tersebut, tim tenaga kesehatan memberikan pemeriksaan umum, edukasi kesehatan, serta penanganan awal bagi warga yang mengalami keluhan penyakit akibat dampak banjir, seperti gangguan kulit, infeksi saluran pernapasan, hingga kelelahan.

Usai kegiatan pelayanan kesehatan, Kadinkes Brebes juga menyerahkan bantuan sembako di Dapur Umum Ketanggungan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan logistik warga terdampak.

Tidak hanya itu, dr. Heru Padmonobo turut mendampingi Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, dalam meninjau kondisi infrastruktur yang terdampak banjir, salah satunya akses jembatan yang terputus di Desa Buara. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan langkah penanganan lanjutan dapat segera dilakukan, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat, guna memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.


Jumat, 27 Maret 2026

Kepedulian Hadir di Tengah Pengungsi Tanah Bergerak di Sirampog


Sore itu, kepedulian hadir langsung di tengah saudara-saudara kita yang tengah menghadapi musibah. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen bersama istri mengunjungi lokasi pengungsian korban tanah bergerak di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Kunjungan tersebut menjadi wujud perhatian dan dukungan moril bagi para warga yang saat ini harus meninggalkan rumah mereka demi keselamatan. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Brebes Wurja, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dr. Heru Padmonobo, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Di tengah berbagai keterbatasan akses dan mobilitas di lokasi bencana, rombongan memilih untuk mendatangi langsung para pengungsi. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang terdampak tidak perlu bersusah payah berpindah tempat untuk mendapatkan perhatian dan pelayanan.

“Kita memang harus datang langsung ke tempat-tempat kebencanaan dan pengungsian,” ungkap Taj Yasin. Pesan tersebut menegaskan bahwa dalam situasi darurat, pemerintah harus hadir lebih dekat dengan masyarakat.


Selain memberikan dukungan kepada para pengungsi, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk memastikan berbagai layanan dasar tetap berjalan, terutama pelayanan kesehatan bagi warga yang berada di pengungsian.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes bersama seluruh pihak terkait terus berupaya memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia dan berjalan optimal bagi para pengungsi, meskipun dalam kondisi yang penuh keterbatasan.

Di tengah situasi yang tidak mudah ini, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan bagi semua pihak. Harapannya, saudara-saudara kita yang terdampak dapat diberikan kekuatan, ketabahan, serta segera pulih dari kondisi ini.

Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat akan terus hadir dan berupaya memberikan dukungan terbaik bagi warga yang terdampak bencana. 

Kamis, 26 Maret 2026

Wabup dan Sekda Brebes Tinjau Lokasi Banjir di Ketanggungan dan Cikeusal Kidul, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

 


Brebes – Pemerintah Kabupaten Brebes bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Pada hari ini, Wakil Bupati Brebes, Wurja, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kecamatan Ketanggungan dan Desa Cikeusal Kidul.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan memastikan kondisi warga terdampak sekaligus menyalurkan bantuan darurat. Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Heru Padmonobo, bersama perwakilan dari Dinas Sosial, PMI Brebes, Puskesmas Ketanggungan, Puskesmas Cikeusal Kidul, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. “Kami ingin memastikan warga mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, baik logistik maupun layanan kesehatan. Penanganan ini menjadi prioritas kami,” ujarnya di sela-sela kunjungan.


Selain menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji bagi warga terdampak, tim kesehatan dari Puskesmas Ketanggungan dan Puskesmas Cikeusal Kidul juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Layanan ini diberikan untuk mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir, seperti infeksi kulit, diare, dan gangguan pernapasan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Dr. Tahroni, M.Pd, menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk mempercepat penanganan dampak banjir. “Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, termasuk tenaga kesehatan dan relawan, agar penanganan berjalan optimal dan masyarakat segera pulih,” jelasnya.

Kehadiran berbagai instansi, termasuk PMI dan dinas terkait, diharapkan dapat mempercepat distribusi bantuan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Pemerintah Kabupaten Brebes juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Dengan langkah cepat dan sinergi antarinstansi, diharapkan kondisi di wilayah terdampak segera membaik dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Rabu, 25 Maret 2026

Pelayanan Kesehatan Tetap Prioritas, Kepala Dinkes Brebes Tinjau Langsung Pos Kesehatan


 

Komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal terus ditunjukkan oleh Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes. Tidak hanya berfokus pada fasilitas, pelayanan kesehatan juga diwujudkan melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat, di mana pun mereka berada.

Hal tersebut terlihat dari langkah Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes., yang turun langsung melakukan monitoring ke sejumlah pos pelayanan kesehatan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal, responsif, dan siap memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Beberapa lokasi yang menjadi titik monitoring antara lain Pos Kesehatan BrexIt, kawasan wisata Pasir Gibug, hingga Pos Kesehatan Salem. Ketiga titik tersebut merupakan area strategis dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, terutama pada masa libur dan kunjungan wisata.

Dalam kunjungannya, Kepala Dinas meninjau langsung kesiapan tenaga kesehatan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta alur pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Ia juga berdialog dengan petugas di lapangan untuk memastikan tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan tugas.

“Pelayanan kesehatan harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama di titik-titik keramaian dan lokasi wisata. Kita harus memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi dari sisi kesehatan,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai kemungkinan, mulai dari penanganan kasus darurat hingga pelayanan kesehatan dasar. Respons cepat dan ketepatan tindakan menjadi hal yang sangat krusial dalam situasi di lapangan.

“Kesiapan petugas adalah kunci. Tidak hanya fasilitas yang harus memadai, tetapi juga kemampuan dan kecepatan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan. Ini yang harus terus kita jaga dan tingkatkan,” tambahnya.

Selain itu, monitoring ini juga menjadi bentuk evaluasi langsung terhadap kualitas pelayanan yang telah berjalan. Dengan turun ke lapangan, pimpinan dapat melihat secara nyata kondisi dan kebutuhan di setiap titik pelayanan, sehingga langkah perbaikan dapat segera dilakukan apabila diperlukan.

Kehadiran langsung pimpinan di lapangan juga menjadi motivasi tersendiri bagi para petugas kesehatan. Hal ini menunjukkan adanya perhatian dan dukungan penuh dari pimpinan terhadap kinerja tim di lapangan.

Melalui kegiatan monitoring ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal keberadaan fasilitas, tetapi juga tentang kepedulian, kehadiran, dan komitmen untuk selalu siap melayani masyarakat kapan pun dan di mana pun.

Dengan semangat tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes semakin sigap, merata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung.