Kamis, 04 Juni 2026

Tingkatkan Kompetensi Pengelola Arsip melalui Pelatihan Kearsipan dan Aplikasi Srikandi


Brebes – Dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan di lingkungan kerja, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Arsip pada Kamis (4/6/2026) di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai ini diikuti oleh petugas arsip dari 38 Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Pelatihan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Bupati Brebes Nomor 000.5.1/1205/VII/2025 tentang Penyelenggaraan Kearsipan, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola arsip di lingkungan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, sekaligus mendukung transformasi administrasi pemerintahan berbasis digital.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran arsip sebagai bukti autentik dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Arsip itu bukan sekadar barang, tetapi merupakan bukti otentik dari setiap kegiatan dan kebijakan yang dilaksanakan. Di era digitalisasi saat ini, kita dipermudah dalam pengelolaan arsip. Saya berharap seluruh peserta dapat menjadi pengelola arsip terbaik, bukan semata-mata mengejar peringkat, tetapi karena ketertiban dan tata kelola yang baik. Salah satu instrumen penting yang harus kita optimalkan adalah aplikasi Srikandi,” ujar dr. Heru.

Menurutnya, pengelolaan arsip yang tertib dan profesional menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan efektif.


Pada sesi materi pertama, Kepala Bidang Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Brebes, Muryani, SE, MM, menyampaikan perkembangan dan capaian pengelolaan arsip di Kabupaten Brebes. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Brebes saat ini berhasil menempati peringkat ke-5 dalam pengelolaan arsip tingkat Provinsi Jawa Tengah dan peringkat ke-23 tingkat nasional.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip. Di era digitalisasi dan keterbukaan informasi saat ini, arsip memiliki peran yang sangat penting sebagai sumber informasi, bukti akuntabilitas, serta memori organisasi,” jelas Muryani.

Ia juga menekankan bahwa transformasi digital di bidang kearsipan menuntut seluruh pengelola arsip untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan regulasi yang berlaku.

Sementara itu, narasumber kedua, Afit Hera Susanti, S.S.T.Ars, selaku Arsiparis Ahli Pertama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Brebes, memberikan pemaparan mengenai penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) serta tata cara pengelolaan arsip yang baik dan sesuai ketentuan.

Dalam paparannya, Afit menjelaskan bahwa aplikasi Srikandi terus mengalami pembaruan guna mendukung efektivitas administrasi pemerintahan berbasis elektronik. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman teknis mengenai penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga penyusutan arsip secara sistematis dan terstandar.

Melalui pelatihan ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes berharap seluruh petugas arsip di lingkungan puskesmas dapat meningkatkan kompetensi dan pemahaman dalam pengelolaan arsip, sehingga mampu mendukung terwujudnya tata kelola kearsipan yang tertib, akuntabel, dan berbasis digital.

Dengan pengelolaan arsip yang semakin baik, Dinkesda Brebes optimistis dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sistem administrasi pemerintahan yang efektif dan profesional di sektor kesehatan. 

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda