Jumat, 28 Februari 2025

 

Brebes – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengadakan Challenge Program dengan tema "Menuju IMT yang Ideal". Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh, khususnya melalui pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) yang optimal.

Acara dibuka dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes di halaman kantor setempat. Senam ini diadakan sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus menyambut bulan penuh berkah. Kehadiran peserta yang penuh semangat menandakan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, dalam sambutannya mengharapkan kehadiran seluruh karyawan dan karyawati Dinkes dalam kegiatan pengukuran IMT melalui Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular). Kegiatan ini bertujuan untuk memonitor dan memotivasi setiap individu agar menjaga IMT dalam rentang yang ideal, demi kesehatan tubuh yang lebih baik.


“Program ini sangat penting untuk dilakukan sebagai langkah awal dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama menjelang bulan Ramadhan. Dengan pengukuran IMT ini, kita bisa mengetahui kondisi tubuh kita secara objektif dan bisa segera mengambil tindakan jika diperlukan. Saya berharap seluruh karyawan dan karyawati dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini,” ujar Ineke.

Sejumlah karyawan Dinkes Brebes menyambut baik program ini dan berkomitmen untuk mengikuti serangkaian kegiatan yang telah disusun. Mereka menyatakan antusiasme dan dukungan mereka terhadap upaya Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kualitas hidup sehat melalui pengelolaan IMT yang baik.

Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para peserta, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk lebih memperhatikan pola hidup sehat, khususnya dalam menjaga berat badan yang ideal. Dengan demikian, masyarakat dapat menyambut bulan Ramadhan dengan tubuh yang lebih sehat dan bugar.


Akhir kata, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan tubuh, baik bagi karyawan Dinkes Brebes maupun masyarakat secara umum.

Kamis, 27 Februari 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Pertemuan Perencanaan dan Evaluasi Program P2P serta Penguatan Tata Laksana dan Surveilans DBD

 


Brebes, 27 Februari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui seksi P2PTM menyelenggarakan Pertemuan Perencanaan dan Evaluasi Program P2P, yang juga mencakup penguatan tata laksana dan surveilans DBD (Demam Berdarah Dengue) di Puskesmas dan Rumah Sakit Se-Kabupaten Brebes. Acara ini diselenggarakan di Gedung IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Brebes dan dihadiri oleh para programer Rumah Sakit serta perwakilan dari Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang P2PTM, dr. Ign Adhi Pujo Astowo, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya perencanaan dan evaluasi yang matang dalam setiap program kesehatan, terutama untuk menghadapi tantangan penyakit yang terus berkembang, termasuk DBD. Ia mengingatkan para peserta bahwa penguatan tata laksana dan surveilans yang tepat sangat penting untuk mendeteksi dan menangani kasus DBD secara efektif, serta untuk mengurangi penyebaran penyakit tersebut di masyarakat.

Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi jalannya program P2P yang telah dilaksanakan selama tahun lalu, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan dan penguatan yang dibutuhkan untuk tahun yang akan datang. Salah satu fokus utama dalam pertemuan ini adalah peningkatan tata laksana dalam penanganan pasien DBD, yang kini menjadi salah satu penyakit endemik di Kabupaten Brebes. Selain itu, surveilans yang lebih baik dan akurat di tingkat Puskesmas dan Rumah Sakit juga menjadi bagian penting dari diskusi.

Acara ini menghadirkan berbagai materi yang berkaitan dengan upaya pencegahan penyakit tidak menular dan pengendalian penyakit menular, termasuk pembahasan lebih mendalam mengenai strategi pengelolaan kasus DBD. Para peserta dibekali dengan informasi terbaru terkait protokol penanganan DBD serta cara-cara efektif dalam melaksanakan surveilans dan deteksi dini, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di masing-masing fasilitas kesehatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap melalui pertemuan ini, setiap fasilitas kesehatan yang terlibat, baik Rumah Sakit maupun Puskesmas, dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan kesehatan di tahun mendatang. Evaluasi dan perencanaan yang lebih terstruktur diharapkan akan memperkuat kapasitas layanan kesehatan, mengurangi angka kasus DBD, dan pada akhirnya menciptakan Kabupaten Brebes yang lebih sehat.

Dengan adanya kolaborasi yang semakin erat antara Puskesmas, Rumah Sakit, dan pihak terkait lainnya, diharapkan program P2P dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus memajukan sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta terus berinovasi dalam pencegahan dan pengendalian berbagai penyakit.

Yayasan Noora Health Indonesia dan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Program Edukasi Pengasuh Keluarga



Brebes, 27 Februari 2025 – Pada hari ini, Yayasan Noora Health Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengadakan rangkaian Program Edukasi Pengasuh Keluarga. Acara yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan keluarga dan memberikan pengetahuan terkait peran penting pengasuh dalam pembangunan kesehatan ini diselenggarakan di Aula Gedung KPT Brebes.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, yang menyampaikan pentingnya peran pengasuh keluarga dalam mendukung tercapainya kualitas hidup yang sehat dan sejahtera. Dalam sambutannya, ia juga menekankan bahwa program ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Brebes dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam merawat keluarga dengan lebih baik.

Selain itu, Direktur Yayasan Noora Health Indonesia, Asken Sinaga, turut memberikan sambutan dan menjelaskan tujuan dari kolaborasi ini, yang fokus pada pemberdayaan pengasuh keluarga untuk mempromosikan kesehatan yang lebih baik melalui edukasi dan pelatihan. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Yayasan Noora Health Indonesia untuk mendukung pembangunan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Brebes.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Junaida Astina mengenai “Model Program Edukasi dan Pendampingan Pengasuh Keluarga.” Dalam materinya, Junaida menyoroti pentingnya membekali para pengasuh dengan pengetahuan dasar mengenai kesehatan dan perawatan keluarga, serta keterampilan yang dapat membantu mereka mendampingi anggota keluarga dalam meraih kualitas hidup yang lebih baik. Materi ini juga membahas mengenai komitmen yang diperlukan dalam pembangunan kesehatan di Indonesia, serta pentingnya inovasi dalam layanan kesehatan.

Sebagai bagian dari program edukasi ini, Junaida juga mengenalkan konsep “CCP” (Community Care Program), yang menjadi inovasi terbaru dalam pemberian layanan kesehatan. Program ini diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih praktis dan efektif dalam mengelola perawatan keluarga di tingkat komunitas, dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan berbasis masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari rumah sakit (RS) dan Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) Puskesmas Se-Kabupaten Brebes, yang turut berpartisipasi dalam diskusi dan pelatihan yang diberikan. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dari acara ini untuk meningkatkan kualitas pengasuhan keluarga di wilayah masing-masing.

Melalui program edukasi ini, diharapkan masyarakat Brebes dapat memperoleh pengetahuan yang lebih baik tentang pentingnya peran pengasuh dalam kesehatan keluarga, serta memahami bagaimana cara memberikan dukungan yang lebih baik dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi keluarga. Ke depan, Yayasan Noora Health Indonesia dan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes.

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Selenggarakan Rapat Koordinasi Telemedicine untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

 


Brebes, 27 Februari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui seksi Pelayanan Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Telemedicine pada hari ini. Rakor yang dilaksanakan dengan metode daring dan luring ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih tenaga medis di wilayah Kabupaten Brebes mengenai aplikasi “Konsultasi Medis Online” (Komen) yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Acara ini diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan dibuka oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Arlinda Rosmelani. Dalam sambutannya, dr. Arlinda menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan kesehatan, terutama dalam era pandemi dan di tengah terbatasnya akses fisik ke fasilitas kesehatan.

Rakor diikuti oleh perwakilan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Se-Kabupaten Brebes serta 38 Unit Organisasi Bersifat Fungsiomal (UOBF) Puskesmas Se-Kabupaten Brebes. Partisipasi aktif dari berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Brebes menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperbaiki sistem pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan teknologi digital.

Acara dilanjutkan dengan sesi pengenalan aplikasi “Konsultasi Medis Online” (Komen) yang disampaikan oleh narasumber dari Direktorat Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI. Komen sendiri merupakan aplikasi yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses layanan konsultasi medis secara daring bagi masyarakat dan tenaga medis di seluruh Indonesia, khususnya di daerah-daerah dengan akses kesehatan terbatas.

Setelah pengenalan aplikasi, acara berlanjut dengan praktek pelatihan penggunaan aplikasi “Konsultasi Medis Online” (Komen) yang dipandu langsung oleh Tim Pengembang Komen. Dalam sesi pelatihan ini, para peserta diberi kesempatan untuk memahami cara kerja aplikasi serta bagaimana cara menggunakannya dalam memberikan layanan kesehatan kepada pasien secara efektif dan efisien.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, seluruh peserta dapat mengimplementasikan aplikasi Komen di fasilitas kesehatan masing-masing, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Brebes. Implementasi telemedicine seperti ini juga diharapkan dapat mempercepat distribusi informasi medis dan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes akan terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam dunia kesehatan untuk menjawab tantangan yang ada, serta memastikan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, cepat, dan tepat sasaran.

Rabu, 26 Februari 2025

Wakil Bupati Brebes Kunjungi Puskesmas Bojongsari dalam Rangka Monitoring Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes

 


Brebes, 26 Februari 2025 – Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Bojongsari yang terletak di Kecamatan Losari pada hari ini, bersama dengan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Anggota DPRD Kabupaten Brebes, serta Kepala Puskesmas lainnya. Kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes, yang salah satunya berfokus pada program nakes door to door guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes.

Program ini bertujuan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal dan maksimal, dengan mendekatkan tenaga kesehatan kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Wurja didampingi oleh rombongan meninjau berbagai ruangan yang ada di Puskesmas Bojongsari. Mereka juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan pasien-pasien yang sedang menjalani perawatan. Wurja mengajak pasien berbincang dan menanyakan tentang kualitas pelayanan yang diterima di Puskesmas Bojongsari. Para pasien mengungkapkan rasa puas mereka dengan pelayanan yang diberikan, dengan menyatakan bahwa pelayanan di puskesmas tersebut sudah baik.

Kunjungan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Puskesmas Bojongsari, dr. Sugiantoro, M.Kes, yang menjelaskan berbagai kegiatan dan pelayanan yang dilakukan di puskesmas tersebut. Sugiantoro juga menyampaikan berbagai upaya yang sedang dilakukan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, turut memberikan paparan mengenai kebijakan dan program-program yang telah diterapkan di Kabupaten Brebes dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan. Ineke menegaskan bahwa salah satu prioritas pemerintah daerah adalah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Brebes, khususnya melalui pemanfaatan teknologi dan pendekatan door to door yang lebih langsung kepada masyarakat.

Setelah sesi paparan, Wakil Bupati Wurja melanjutkan dialog dengan para Kepala Puskesmas yang hadir. Dalam diskusi tersebut, beliau mendengarkan berbagai masukan dan tantangan yang dihadapi para kepala puskesmas, serta memberikan dukungan dan arahan agar program-program kesehatan dapat lebih optimal dijalankan demi kesejahteraan masyarakat.

Dengan kegiatan ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes dapat terus berkembang, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, serta mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di setiap pelosok daerah.

Selasa, 25 Februari 2025

BPJS Kesehatan Gelar Validasi Data Kepesertaan dan Pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan di Kabupaten Brebes

 


Pada hari ini, BPJS Kesehatan menggelar acara Validasi Data Kepesertaan dan Pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan Komponen Jasa Pelayanan Medis bagi PNS Daerah dan PPPK yang ditempatkan di BLUD Rumah Sakit serta Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Acara tersebut diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dengan tujuan untuk memastikan akurasi data kepesertaan dan kelancaran pembayaran iuran jaminan kesehatan bagi tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan pemerintah.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kasubag Program dan Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Budi Listyani, SKM. Dalam sambutannya, Budi Listyani menyampaikan pentingnya validasi data kepesertaan BPJS Kesehatan untuk memastikan tidak ada kendala dalam pemberian pelayanan kesehatan kepada PNS Daerah dan PPPK yang bekerja di BLUD Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Brebes.

Narasumber dalam acara ini adalah Arofah, Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pemeriksaan Kantor Cabang Tegal. Arofah memaparkan berbagai aspek teknis terkait validasi data kepesertaan dan pembayaran iuran, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tata cara dan prosedur yang perlu diperhatikan oleh para pengelola fasilitas kesehatan dalam menjaga kelancaran program jaminan kesehatan ini.


Peserta acara ini terdiri dari para Kepala BLUD Rumah Sakit dan Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Mereka diberikan pemahaman terkait pentingnya kelengkapan data kepesertaan serta proses pembayaran yang tepat waktu, guna memastikan semua tenaga kesehatan mendapat manfaat yang maksimal dari program jaminan kesehatan yang ada.

Dengan adanya acara validasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes, sekaligus memastikan bahwa seluruh pihak yang berhak memperoleh jaminan kesehatan dapat melayani masyarakat dengan lebih optimal. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan sistem jaminan kesehatan yang lebih baik dan lebih terintegrasi di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Monitoring Program 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes di RSUD Bumiayu, Puskesmas Paguyangan, dan Kantor Kecamatan Paguyangan

 


Pada hari ini, Wakil Bupati Brebes, Bapak Wurja, SE, bersama beberapa Kepala OPD dan Forkopimcam Paguyangan, serta didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, melaksanakan monitoring program 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes dalam rangka menuju Brebes Beres. Kunjungan ini mencakup RSUD Bumiayu, Puskesmas Paguyangan, serta Kantor Kecamatan Paguyangan.

Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari Direktur RSUD Bumiayu, dr. Dedy Iskandar Zulkarnaen, MM, yang juga menyampaikan paparan terkait perkembangan fasilitas dan pelayanan di rumah sakit tersebut. Selanjutnya, Wakil Bupati Brebes, Bapak Wurja, SE, memberikan sambutan dan arahan terkait pelaksanaan program kerja yang diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes.

Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, memaparkan lebih lanjut mengenai program Nakes Door To Door yang menjadi salah satu fokus utama dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program ini merupakan upaya strategis untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang kurang terjangkau layanan kesehatan.

Setelah rangkaian paparan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk memberikan masukan serta mengajukan pertanyaan terkait program-program yang sedang berjalan.

Rombongan Wakil Bupati kemudian melanjutkan agenda dengan meninjau ruang pelayanan di RSUD Bumiayu, berinteraksi dengan pasien-pasien yang sedang dirawat, dan memastikan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Tak hanya itu, mereka juga mengunjungi Puskesmas Paguyangan, tempat dimana mereka meninjau fasilitas dan gedung puskesmas serta berdiskusi dengan para karyawan mengenai kendala dan tantangan dalam memberikan layanan kesehatan.


Kunjungan dilanjutkan dengan menyambangi pasien-pasien yang sedang dirawat di Puskesmas Paguyangan, mendengarkan langsung keluhan serta harapan mereka terkait pelayanan kesehatan yang ada.

Setelah dari Puskesmas Paguyangan, rombongan bergegas menuju Kantor Kecamatan Paguyangan untuk meninjau kegiatan administratif dan pelayanan publik lainnya yang terkait dengan sektor kesehatan. Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi dan monitoring secara keseluruhan untuk memastikan bahwa program-program yang telah dijalankan berjalan dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Brebes.

Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi seluruh jajaran pemerintahan Kabupaten Brebes, khususnya di bidang kesehatan, dalam upaya mewujudkan Brebes yang lebih baik, lebih sehat, dan lebih sejahtera.

Sabtu, 22 Februari 2025

Bakti Sosial Operasi Katarak di Brebes Eye Center, Dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan Pihak Terkait

 


Brebes, 22 Februari 2025 – Hari ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, bersama tim menghadiri acara Bakti Sosial Operasi Katarak yang diselenggarakan oleh Brebes Eye Center. Acara tersebut bekerja sama dengan PT. Erlangga Edi Laboratories, PERDAMI, serta IKPAMI (Ikatan Perawat Mata Indonesia), dan bertempat di Klinik Mata Utama Brebes Eye Center, Jl. Angkasa No. 19, Dukuh Krikil, Desa Blubuk, Kecamatan Losari, Brebes.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara bakti sosial ini. Ia mengungkapkan, "Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam hal kesehatan mata. Saya berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Brebes."

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Brebes yang diwakili oleh Anggota DPRD Brebes, Hadi Susanto, S.M. Dalam sambutannya, Hadi Susanto menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan bakti sosial ini dan berharap bahwa kolaborasi antara berbagai pihak akan terus memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes.


Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari beberapa perwakilan. Direktur PT. Erlangga, Andreas Harjanto, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Ketua IKPAMI, Rosikin, SKM, juga memberikan sambutan terkait pentingnya peran perawat mata dalam mendukung pelayanan kesehatan mata di Indonesia.

Terakhir, sambutan dari Direktur Brebes Eye Center, Heriyanto, turut mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini, serta harapan agar acara serupa dapat diadakan lebih sering di masa mendatang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Acara Bakti Sosial Operasi Katarak ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan mata di Brebes, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik.

Rabu, 19 Februari 2025

Sosialisasi Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK) di Kabupaten Brebes untuk Mendukung Integrasi Layanan Primer

 


Brebes, 19 Februari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui seksi Sumber Daya Kesehatan (SDK SI) mengadakan Pertemuan Sosialisasi Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK) pada hari ini, Rabu, 19 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung integrasi layanan primer (ILP) di Kabupaten Brebes, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Pertemuan ini dihadiri oleh petugas koordinator SP3 UOBF Puskesmas se-Kabupaten Brebes serta perwakilan programmer seksi di Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Dengan tema utama memperkenalkan dan mensosialisasikan penggunaan Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK), acara ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta keterampilan para petugas terkait teknologi yang akan mempermudah pengelolaan data kesehatan di setiap puskesmas.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya upaya untuk meningkatkan kualitas data kesehatan yang akan digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam layanan kesehatan di Kabupaten Brebes. Ineke berharap agar melalui aplikasi ini, data yang dikelola lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, serta memberikan kemudahan dalam proses integrasi sistem pelayanan kesehatan.


Sebagai narasumber, hadir Endah Sri Lestari, SKM, M.Kes dan Laila Erni Yusnita, SKM, M.Kes, keduanya merupakan admin kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Dalam pemaparan materi, Endah dan Laila memberikan penjelasan mengenai manfaat, fitur, dan cara penggunaan ASDK. Mereka juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara puskesmas, programmer, serta seluruh petugas kesehatan dalam memastikan keberhasilan implementasi aplikasi ini di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh puskesmas di Kabupaten Brebes dapat segera mengimplementasikan ASDK dengan baik. Sistem ini tidak hanya akan membantu pengelolaan data kesehatan yang lebih efisien, tetapi juga mendukung kelancaran program kesehatan yang lebih terintegrasi di tingkat Kabupaten, sejalan dengan tujuan pembangunan kesehatan nasional.


Dengan adanya aplikasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan bahwa setiap data yang tercatat dapat mendukung upaya pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat secara lebih tepat dan cepat.



Selasa, 18 Februari 2025

Sentra Satria Baturaden Salurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) untuk Penderita Tuberkulosis (TBC)

 


Brebes, 18 Februari 2025 – Dalam rangka mendukung upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Brebes, Sentra Satria Baturaden, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan setempat hari ini melakukan penyaluran bantuan berupa Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) bagi kelompok rentan penderita TBC. Kegiatan ini diadakan di Pendopo Kabupaten Brebes dan dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Drs. Masfuri, MM, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dr. Adhi Pujo Astowo. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dalam memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang terpapar TBC, terutama bagi mereka yang termasuk dalam kelompok rentan.

Penyaluran bantuan Atensi kali ini mencakup wilayah di sekitar Puskesmas Brebes, Puskesmas Kaligangsa, Puskesmas Kalimati, Puskesmas Pemaron, dan Puskesmas Wanasari. Melalui program ini, diharapkan penderita TBC dapat memperoleh bantuan rehabilitasi sosial yang dibutuhkan, baik dalam bentuk pendampingan, kebutuhan medis, maupun dukungan psikososial yang berfokus pada pemulihan kualitas hidup mereka.


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Drs. Masfuri, MM, menyampaikan bahwa program bantuan ini merupakan salah satu langkah penting dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga Brebes yang terinfeksi TBC. "Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa penderita TBC, terutama dari kalangan kelompok rentan, mendapatkan perhatian dan bantuan yang mereka butuhkan untuk proses pemulihan," ujarnya.

Sementara itu, dr. Adhi Pujo Astowo, Kepala Bidang P2P Dinkes Brebes, menambahkan bahwa penanggulangan TBC di Kabupaten Brebes tidak hanya mengandalkan upaya medis semata, tetapi juga memerlukan kolaborasi dengan sektor sosial. "Dengan adanya bantuan Atensi ini, kami berharap penderita TBC dapat lebih mudah mengakses berbagai layanan kesehatan dan rehabilitasi sosial, serta mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka," jelasnya.

Kegiatan penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penderita TBC di Kabupaten Brebes, dan menjadi contoh kolaborasi yang sukses antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Senin, 17 Februari 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Rapat Koordinasi Perancangan Pelaporan Program Kerja 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes

 


Brebes, 17 Februari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait perancangan pelaporan Program Kerja 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes. Rapat yang berlangsung pada hari ini, bertempat di Ruang Rapat Kepala Dinas Kesehatan, dihadiri oleh perwakilan dari Rumah Sakit Umum Pemerintah Daerah (RSUD) Se-Kabupaten Brebes.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran rumah sakit dalam mendukung program-program kesehatan yang ada di Kabupaten Brebes. "Rakor ini bertujuan untuk merumuskan laporan yang komprehensif sebagai bagian dari evaluasi 100 hari pertama kinerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes, terutama dalam bidang kesehatan," ujar Ineke.

Sebagai narasumber dalam rapat ini, Edwien Martstiawan, S.Kom., Kabid Informatika Dinkominfotik Brebes, memberikan paparan mengenai pentingnya sistem pelaporan yang terintegrasi dan berbasis teknologi. "Dengan dukungan teknologi informasi yang baik, pelaporan program kerja dapat berjalan lebih efektif dan akurat, serta memudahkan dalam monitoring dan evaluasi capaian kinerja," tuturnya.


Rapat ini dihadiri oleh berbagai perwakilan rumah sakit yang ada di Kabupaten Brebes, yang akan berperan aktif dalam menyusun dan melaporkan progres berbagai program kesehatan sesuai dengan target 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes. Selain itu, rakor ini juga menjadi forum diskusi untuk merancang langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan di sektor kesehatan dalam periode pemerintahan yang baru.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dapat menyusun laporan yang tepat waktu dan akurat, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes sesuai dengan visi dan misi pemerintahan yang telah ditetapkan.

Jumat, 14 Februari 2025

Paparan Mini Project Program Internship Dokter Indonesia di Kabupaten Brebes Tahun 2025

 




Brebes, 14 Februari 2025 – Hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui seksi SDK-SI menyelenggarakan acara Paparan Mini Project Program Internship Dokter Indonesia Tahun 2025. Acara yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Seksi SDK, Sri Nani Purwaningrum, SKM, M.Kes. Dalam kesempatan tersebut, acara juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, serta 3 dokter pendamping, Kasubag dan Subkor di Dinas Kesehatan, dan tentunya para dokter yang tengah menjalani program internship.

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Sri Nani Purwaningrum yang menyampaikan pentingnya program internship bagi para dokter muda untuk memperluas wawasan dan keterampilan mereka, terutama dalam konteks pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes. Program ini diharapkan dapat menghasilkan tenaga medis yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.


Setelah paparan oleh para peserta internship, baik Kepala Dinas Kesehatan, Ineke Tri Sulistyowaty, maupun para dokter pendamping, memberikan apresiasi atas pencapaian dan perkembangan yang telah ditunjukkan oleh peserta program internship. Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan harapannya agar para dokter yang mengikuti program internship dapat terus mengasah keterampilan klinis dan lebih memahami kondisi kesehatan masyarakat di daerah, sehingga mereka dapat lebih siap dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Sementara itu, para dokter pendamping juga memberikan pesan dan kesan terkait program ini. Mereka menyampaikan pentingnya pengalaman langsung di lapangan dan kerja sama antar tenaga medis, yang menjadi sarana berharga untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman. Dokter pendamping berharap agar para peserta internship terus menjaga semangat untuk belajar dan bekerja dengan integritas tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap program Internship Dokter Indonesia dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Brebes, serta mengoptimalkan potensi tenaga medis muda dalam menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.

Para dokter yang tengah menjalani program internship ini juga memberikan kesan positif terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya paparan dan bimbingan langsung dari para pendamping serta Kepala Dinas Kesehatan, yang memberikan dorongan moral dan profesional untuk terus berkembang. Sebagai peserta, mereka merasa lebih siap menghadapi tantangan di dunia medis, terlebih dengan adanya kesempatan untuk berkecimpung langsung di tengah masyarakat Brebes yang memiliki beragam kebutuhan kesehatan.

Dengan keberhasilan acara ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes semakin menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan profesionalisme tenaga medis, terutama bagi generasi muda yang berperan besar dalam masa depan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Kamis, 13 Februari 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT)

 


Brebes, 13/02/2025 – Hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Seksi P2PTM mengadakan pertemuan Monitoring dan Evaluasi Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung IDI Brebes dan dihadiri oleh 38 Petugas Penanggungjawab Program TBC UOBF Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Pertemuan ini dibuka oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dr. Ign. Adhi Pujo Astowo, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif seluruh petugas kesehatan dalam mempercepat upaya pengendalian TBC di Kabupaten Brebes. “Melalui pertemuan ini, kita akan mengevaluasi pelaksanaan TPT dan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dapat memberikan kontribusi maksimal dalam mengoptimalkan pemberian terapi pencegahan TBC,” ujar dr. Adhi.

Agus Riyanto, SKM, dari Seksi P2PTM Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, bertindak sebagai narasumber dalam pertemuan ini. Beliau menyampaikan materi terkait langkah-langkah strategis dalam pemberian terapi pencegahan TBC yang tepat, serta pentingnya peran petugas kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan penyakit menular ini.


Pertemuan yang bertujuan untuk mengoptimalkan pemberian terapi pencegahan TBC ini diharapkan dapat mendukung upaya percepatan menuju eliminasi Tuberkulosis. Seluruh peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam melaksanakan program TPT, sehingga penanggulangan TBC di Kabupaten Brebes dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap, melalui kegiatan ini, program pencegahan TBC dapat terus berkembang dengan baik, serta memberikan dampak positif dalam menurunkan angka penularan TBC dan mencapai target eliminasi TBC di Indonesia.

Rakor Evaluasi Program Kesehatan Tahun 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Rapat Koordinasi

 


Brebes, Kamis, 13 Februari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Subbag Program dan Keuangan mengadakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Kesehatan Tahun 2025. Acara yang diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes ini dihadiri oleh Kepala UOBf Puskesmas serta Kepala TU UOBf Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya koordinasi yang baik antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk memastikan pelaksanaan program-program kesehatan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Sebagai moderator dalam acara ini, Kasubag Program dan Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Budi Listyani, SKM, memandu jalannya rapat dengan mengarahkan peserta untuk melakukan evaluasi atas program kesehatan yang telah dilaksanakan dan mendiskusikan langkah-langkah strategis untuk peningkatan program pada tahun 2025.


Dalam rapat ini, sejumlah topik penting dibahas, termasuk evaluasi kinerja Puskesmas dalam melaksanakan berbagai program kesehatan yang telah ditargetkan, identifikasi tantangan yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut untuk memastikan pencapaian sasaran kesehatan masyarakat di Kabupaten Brebes.

Rakor ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi peningkatan kerjasama antar Puskesmas dan Dinas Kesehatan, serta penguatan sistem kesehatan yang berfokus pada pelayanan yang lebih baik dan tepat sasaran.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap, dengan adanya rakor ini, berbagai program kesehatan yang telah dirancang dapat berjalan lancar, serta mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Brebes pada tahun 2025 dan seterusnya.

Rabu, 12 Februari 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Adakan Rapat Koordinasi Persiapan Program 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes

 


Brebes, 12 Februari 2025 – Dalam rangka mendukung implementasi Program 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Program tersebut pada hari Rabu, 12 Februari 2025. Rapat yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah-langkah dan strategi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program yang diinisiasi oleh Bupati dan Wakil Bupati Brebes.

Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, yang memaparkan berbagai hal terkait prioritas dan target yang ingin dicapai dalam periode 100 hari pertama kepemimpinan. Kegiatan ini juga dimoderatori oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Imam Budi Santoso, S.ST, M.H.Kes.

Selain itu, rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain Direktur Rumah Sakit Pemerintah Se-Kabupaten Brebes, Kepala Bidang, Kasubag, dan Subkor yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Mereka turut berpartisipasi dalam diskusi dan memberikan masukan terkait rencana kerja yang mendukung implementasi program tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah awal yang penting untuk memastikan bahwa seluruh elemen di lingkungan Dinas Kesehatan dapat berkolaborasi dengan baik dalam mendukung keberhasilan Program 100 Hari Kinerja. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Brebes.

“Rapat ini menjadi momentum bagi kita untuk memastikan bahwa setiap pihak dapat memahami tugas dan peranannya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Brebes. Kami berharap, melalui koordinasi yang baik, program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Brebes,” ujar Ineke Tri Sulistyowaty.


Program 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes mencakup berbagai aspek, termasuk peningkatan kualitas layanan kesehatan, serta penyempurnaan infrastruktur dan fasilitas yang mendukung sektor kesehatan di Kabupaten Brebes. Diharapkan, rapat koordinasi ini dapat menciptakan sinergi yang efektif antara semua pihak untuk mencapai hasil yang maksimal.

Sebagai langkah tindak lanjut, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes akan melaksanakan sejumlah kegiatan terkoordinasi yang mendukung pencapaian target-program tersebut, serta terus memantau pelaksanaannya secara berkala.

Pertemuan Persiapan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) Bidang Kesehatan

 


Brebes, 12 Februari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui seksi Survey Data Kesehatan dan Sistem Informasi (SDK-SI) mengadakan pertemuan persiapan pelaksanaan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) di Bidang Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Februari 2025, bertempat di Aula Kantor Dinarpus Brebes.

Pertemuan yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait tersebut bertujuan untuk mempersiapkan pelaksanaan SKM yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Survey ini penting untuk mendapatkan masukan dari masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Brebes.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, petugas kesehatan, serta pihak-pihak terkait lainnya. Narasumber dalam acara ini adalah Widya Ariesanti, SKM, dari seksi SDK-SI, yang memberikan pemaparan terkait tujuan, mekanisme, serta pentingnya survey tersebut bagi perbaikan pelayanan kesehatan di Brebes.

Widya menjelaskan bahwa SKM ini akan menjadi alat ukur yang sangat berguna untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diterima. Hasil dari survey ini diharapkan dapat memberikan data yang valid dan objektif sebagai dasar perbaikan pelayanan kesehatan di masa mendatang.

"Kami berharap dengan adanya survey ini, masyarakat dapat lebih aktif memberikan feedback mengenai pelayanan kesehatan yang mereka terima. Hal ini sangat penting bagi kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan," ujar Widya Ariesanti dalam pemaparannya.

Selain itu, pertemuan ini juga membahas persiapan teknis pelaksanaan survey, termasuk instrumen yang akan digunakan, distribusi kuisioner, serta jadwal pelaksanaan yang akan segera dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap bahwa melalui pelaksanaan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) ini, kualitas pelayanan kesehatan di Brebes akan semakin meningkat, dan masyarakat dapat merasakan manfaat dari perbaikan-perbaikan yang dilakukan berdasarkan hasil survey tersebut.

Selasa, 11 Februari 2025

Pertemuan Keterisian Aplikasi Komunikasi Set Data Prioritas Bidang Kesehatan

 


Brebes, 11 Februari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Seksi Sistem Data Kesehatan dan Sistem Informasi (SDK-SI) mengadakan pertemuan penting yang bertajuk Pertemuan Keterisian Aplikasi Komunikasi Set Data Prioritas Bidang Kesehatan. Pertemuan ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan dihadiri oleh programmer dari 38 Unit Organisasi Pelaksana Bidang Fungsi (UOBF) Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Acara ini bertujuan untuk membahas pengisian data pada aplikasi komunikasi set data prioritas, yang menjadi salah satu langkah strategis dalam pengelolaan data kesehatan di tingkat kabupaten. Dengan aplikasi ini, diharapkan data yang berkaitan dengan kesehatan dapat dikelola dengan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Widya Ariesanti, SKM, selaku narasumber dalam pertemuan tersebut, menyampaikan pentingnya keterisian data yang akurat dan tepat waktu untuk mendukung kebijakan kesehatan yang berbasis bukti. Ia juga memberikan pelatihan teknis tentang cara mengoptimalkan aplikasi komunikasi set data tersebut agar dapat mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas.


"Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data kesehatan sangat penting. Dengan aplikasi ini, kami berharap seluruh Puskesmas dapat lebih mudah dalam melaporkan dan memperoleh data kesehatan yang valid, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di tingkat kabupaten," jelas Widya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan melalui teknologi, serta memastikan bahwa seluruh Puskesmas di Kabupaten Brebes dapat mengakses data yang relevan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap dapat terus meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan data kesehatan di wilayahnya, serta memastikan setiap keputusan yang diambil berbasis pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Sosialisasikan Aplikasi Coretax di Lingkungan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Se-Kabupaten Brebes

 


Hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Subag Keuangan dan Program menggelar Sosialisasi Aplikasi Coretax yang diikuti oleh 38 Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) Puskesmas Se-Kabupaten Brebes, serta seluruh pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Acara ini berlangsung di Aula Lantai 6 Gedung KPT Brebes, dengan tujuan untuk memperkenalkan aplikasi yang akan mendukung kelancaran administrasi dan pelaporan pajak di lingkungan Dinas Kesehatan.

Sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Subag Keuangan dan Program Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Budi Listyani, SKM. Dalam sambutannya, Budi menyampaikan pentingnya penerapan aplikasi Coretax untuk meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan di setiap puskesmas dan dinas terkait, sekaligus memudahkan pengelolaan data pajak yang lebih terintegrasi dan transparan.

Sebagai narasumber utama dalam acara ini, KPP Pratama Tegal memberikan penjelasan mendalam mengenai fungsi dan manfaat aplikasi Coretax. Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah pelaporan dan pemantauan pajak, serta mendukung tercapainya sistem administrasi yang lebih teratur dan tepat waktu.


Acara sosialisasi ini diikuti dengan antusias oleh para peserta dari berbagai Puskesmas di Kabupaten Brebes dan juga pegawai Dinas Kesehatan. Diharapkan, dengan pemahaman yang lebih baik tentang aplikasi Coretax, setiap puskesmas dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan lebih mudah, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja administrasi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan serta perpajakan di sektor kesehatan, demi mendukung pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Brebes.

Pj Bupati Brebes Tinjau Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Brebes dan Puskesmas Wanasari

 


Hari ini, Pj Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT, didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, beserta jajarannya, melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Brebes dan Puskesmas Wanasari. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Ulang Tahun Kabupaten Brebes, yang dipersembahkan oleh pemerintah sebagai hadiah untuk masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, tidak hanya meninjau jalannya pelayanan kesehatan, tetapi juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang tengah berkunjung untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Salah satu hal yang disampaikan oleh Pj Bupati adalah pentingnya Cek Kesehatan Gratis sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan, sekaligus menjelaskan manfaat layanan ini yang bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

Selain itu, Pj Bupati juga memperkenalkan aplikasi Satu Sehat Mobile, sebuah platform yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan secara digital. Pj Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini, agar dapat memperoleh informasi kesehatan yang lebih mudah dan cepat.

Kunjungan Pj Bupati dimulai di Puskesmas Brebes, yang disambut dengan hangat oleh Kepala Puskesmas Brebes, dr. Heru Padmonobo Soeroyo, M.Kes. Dr. Heru memaparkan alur-alur pelayanan Cek Kesehatan Gratis yang diterapkan di puskesmas, memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan pelayanan yang optimal dan tepat waktu.


Selanjutnya, Pj Bupati beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke Puskesmas Wanasari, yang juga disambut oleh Kepala Puskesmas Wanasari, dr. Eva Listiana Endarwati. Di Puskesmas Wanasari, Pj Bupati mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai sistem pendaftaran dan input data pasien ke dalam sistem yang sudah terintegrasi, guna mempermudah pengelolaan layanan kesehatan.

Dengan adanya kegiatan ini, Pj Bupati berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan mereka, serta memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah. Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis ini juga merupakan upaya pemerintah Kabupaten Brebes dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Kamis, 06 Februari 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Pertemuan Rekonsiliasi Realisasi Belanja BOK Puskesmas Tahun Anggaran 2024

 


Brebes, 6 Februari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Subbagian Keuangan dan Program menggelar Pertemuan Rekonsiliasi Realisasi Belanja Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas Tahun Anggaran 2024. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan data realisasi belanja BOK Puskesmas yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dalam pembuatan laporan keuangan BLUD UOBF Puskesmas Tahun Anggaran 2024.

Acara yang berlangsung di Aula Besar Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes ini dibuka secara resmi oleh Budi Listyani, SKM, selaku Kepala Subbagian Keuangan dan Program. Dalam sambutannya, Budi Listyani menekankan pentingnya rekonsiliasi data yang akurat agar laporan keuangan BLUD UOBF Puskesmas dapat tersusun dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Rekonsiliasi yang tepat sangat krusial agar tidak ada ketidaksesuaian dalam laporan yang dapat mempengaruhi akuntabilitas keuangan di masing-masing Puskesmas," ungkap Lilis.


Pertemuan ini diikuti oleh perwakilan dari 38 UOBF Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Seluruh peserta diberikan penjelasan mendalam terkait proses rekonsiliasi belanja BOK serta langkah-langkah yang harus diambil untuk memastikan kesesuaian data keuangan yang akan dilaporkan. Selain itu, peserta juga diberi kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait tantangan yang mereka hadapi dalam pelaksanaan pengelolaan anggaran BOK di Puskesmas masing-masing.

Diharapkan, dengan adanya pertemuan ini, seluruh UOBF Puskesmas dapat menyelesaikan rekonsiliasi dengan tepat waktu, sehingga laporan keuangan BLUD UOBF Puskesmas Tahun Anggaran 2024 dapat disusun dengan akurat dan transparan. Hal ini sejalan dengan upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran di sektor kesehatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Pertemuan Pembinaan Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD) Bidang Kesehatan

 


Brebes, 6 Februari 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) hari ini mengadakan Pertemuan Pembinaan Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD) Bidang Kesehatan. Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Kecil Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait.

Acara dibuka dengan resmi oleh Kepala Bidang SDK, Sri Nani Purwaningrum, SKM, M.Kes, yang menyampaikan pentingnya pembinaan dalam pengelolaan data statistik sektoral di bidang kesehatan. Sri Nani mengungkapkan bahwa data yang akurat dan terupdate sangat penting bagi perencanaan dan pengambilan keputusan dalam sektor kesehatan, serta mendukung pencapaian program-program kesehatan yang lebih efektif di Kabupaten Brebes.


Dalam pertemuan ini, sejumlah narasumber ahli turut memberikan materi dan pemaparan. Mereka antara lain Susilo Harjanto, S.Si, Riski Arum Pitaloka, S.Stat, Hayyun Kartika Tri Harnoanto, S.Si, MM, serta Nurlaela. Para narasumber memberikan penjelasan mengenai teknik pengumpulan, pengolahan, dan analisis data statistik sektoral di bidang kesehatan, serta bagaimana penerapan data tersebut dalam kebijakan dan program kesehatan yang lebih tepat sasaran.

Para peserta yang hadir, yang terdiri dari perwakilan puskesmas, tenaga kesehatan, serta staf Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan dan solusi dalam pengelolaan data statistik di bidang kesehatan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas pengelolaan data di lapangan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua pihak yang terlibat dapat lebih memahami pentingnya peran data dalam pengembangan sektor kesehatan, serta mendorong kolaborasi yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes.

Senin, 03 Februari 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Adakan Pertemuan Validasi Data Profil Kesehatan Tahun 2025

 


Brebes, 3 Februari 2025 – Dalam rangka mempersiapkan dan menyusun data kesehatan yang akurat untuk tahun 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengadakan pertemuan Validasi Data Profil Kesehatan. Acara yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes ini dihadiri oleh 38 Puskesmas serta Rumah Sakit dari seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan validitas dan kelengkapan data kesehatan yang akan menjadi acuan dalam perencanaan program-program kesehatan daerah di tahun 2025. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dari hari Senin hingga Selasa (3-4 Februari 2025).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan validasi data ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di kabupaten Brebes. "Data yang valid dan akurat akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi kesehatan masyarakat, sehingga program kesehatan yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan efektif," ungkapnya.

Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari tenaga kesehatan yang mewakili Puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Brebes. Mereka diajak untuk mendalami dan mengoreksi data-data yang telah dikumpulkan, sekaligus memastikan bahwa setiap informasi yang tercatat mencerminkan situasi kesehatan yang sebenarnya di lapangan.


Selain itu, dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai berbagai isu kesehatan yang sedang berkembang di Kabupaten Brebes, serta tantangan yang dihadapi dalam pengumpulan dan pengolahan data kesehatan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, proses pengambilan kebijakan dalam sektor kesehatan di daerah dapat lebih berbasis pada data yang akurat, sehingga dampaknya lebih optimal bagi masyarakat.

Dengan adanya pertemuan validasi data ini, diharapkan dapat tercipta kolaborasi yang lebih baik antara pihak Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, serta masyarakat untuk mewujudkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas dan merata di Kabupaten Brebes.

Minggu, 02 Februari 2025

Tim Tenis Meja Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Raih Juara Kedua dalam Pekan Olahraga PARI 2025

 


Brebes, 2 Februari 2025 – Tim Tenis Meja Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes sukses meraih prestasi dalam pertandingan Tenis Meja yang diselenggarakan dalam rangka Pekan Olahraga Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI) Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di RSUD Kabupaten Brebes ini diikuti oleh berbagai peserta dari instansi kesehatan di Kabupaten Brebes.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengirimkan tiga tim untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut, yang terdiri dari Tim Beregu, Tunggal Putra-Putri, dan Ganda Putra. Keikutsertaan ini menunjukkan komitmen Dinas Kesehatan Brebes dalam mendukung kebugaran fisik dan semangat olahraga di kalangan pegawainya.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Imam Budi Santoso, S.ST, M.H.Kes, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Dalam sambutannya, Imam Budi Santoso mengapresiasi semangat olahraga yang ditunjukkan oleh peserta, dan berharap ajang ini dapat mempererat hubungan antar instansi serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran para tenaga kesehatan.


Alhamdulillah, Tim Beregu Tenis Meja Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berhasil meraih juara kedua dalam pertandingan tersebut. Tim ini berhasil menunjukkan performa terbaiknya, meski bersaing dengan tim-tim tangguh lainnya. Juara pertama diraih oleh tim dari RSUD Kabupaten Brebes, sedangkan juara ketiga diraih oleh tim dari RSUD Bumiayu.

Prestasi ini tidak hanya menunjukkan kemampuan olahraga para peserta, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kekompakan antar pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Tim yang telah berjuang dengan maksimal ini berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan olahraga selanjutnya, serta menginspirasi rekan-rekan sejawat untuk menjaga kesehatan melalui olahraga.

Selamat kepada Tim Tenis Meja Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes atas prestasinya! Semoga prestasi ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi motivasi untuk terus bersemangat dalam kegiatan olahraga dan kesehatan.

Musyawarah Cabang dan Pelantikan Pengurus DPC PORMIKI Kabupaten Brebes Periode 2025-2030

 


Brebes, 2 Februari 2025 – Hari ini, DPC PORMIKI Kabupaten Brebes menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) dan pelantikan pengurus untuk periode 2025-2030, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes yang diwakili oleh Kepala Bidang SDK-SI, Sri Nani Purwaningrum, SKM, M.Kes, serta perwakilan dari DPD PORMIKI Provinsi Jawa Tengah, dan organisasi profesi lainnya yang ada di Kabupaten Brebes.

Dalam Muscab ini, berbagai agenda penting dibahas untuk menyusun rencana kerja ke depan, serta memastikan kepengurusan yang baru dapat bekerja dengan lebih baik lagi demi kemajuan profesi dan organisasi.

Pelantikan pengurus DPC PORMIKI Kabupaten Brebes dilakukan oleh Roni Rohman, S.Tr RMIK, Ketua DPD PORMIKI Jawa Tengah, yang dengan resmi mengukuhkan Marieza Tyas R, A.Md. sebagai Ketua DPC PORMIKI Kabupaten Brebes periode 2025-2030. Dalam sambutannya, Roni Rohman menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan semangat dalam mengembangkan profesi, memperkuat jaringan, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan kesehatan di Kabupaten Brebes.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, yang diwakili oleh Sri Nani Purwaningrum, juga memberikan ucapan selamat dan berharap agar pelantikan ini membawa angin segar bagi kemajuan bidang kesehatan di Brebes. Dalam sambutannya, Sri Nani Purwaningrum menekankan pentingnya kerjasama antara Dinas Kesehatan dengan PORMIKI dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan, serta mendorong para pengurus yang baru dilantik untuk terus menjaga komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah ini.


Acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar organisasi profesi di Kabupaten Brebes, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas kesehatan dalam mewujudkan visi kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Selamat kepada pengurus DPC PORMIKI Kabupaten Brebes yang baru dilantik, semoga sukses menjalankan amanah dan membawa perubahan positif bagi dunia kesehatan di Kabupaten Brebes.