Selasa, 27 Mei 2025

Program “Speling” Kembali Digelar: Layanan Dokter Spesialis Sambangi Warga Desa Kluwut

 


Brebes – Selasa, 27 Mei 2025, Program Speling (Layanan Dokter Spesialis Keliling) kembali hadir memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat di pelosok daerah. Hari ini, Selasa (27/5), kegiatan digelar di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, sebagai bagian dari komitmen pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes dengan Puskesmas Kluwut, yang secara rutin menghadirkan tenaga medis spesialis untuk memberikan layanan langsung kepada masyarakat desa, tanpa harus jauh-jauh datang ke rumah sakit di kota.

Masyarakat Desa Kluwut tampak antusias mengikuti pemeriksaan yang dimulai sejak pagi hari. Sejumlah dokter spesialis, di antaranya spesialis penyakit dalam, spesialis anak, dan spesialis kandungan, turut hadir dalam kegiatan ini. Selain pemeriksaan, warga juga mendapatkan edukasi kesehatan serta konsultasi langsung yang biasanya hanya tersedia di fasilitas kesehatan tingkat lanjutan.

Kepala Puskesmas Kluwut, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya lansia dan warga dengan keterbatasan mobilitas. “Kami bersyukur dan berterima kasih atas sinergi dengan RS Bhakti Asih. Kegiatan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga kami,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan RS Bhakti Asih Brebes, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung layanan kesehatan berbasis jemput bola. “Speling bukan hanya program rutin, tapi bagian dari tanggung jawab moral kami untuk memastikan akses kesehatan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah terpencil,” jelasnya.


Program Speling ini rencananya akan terus dilaksanakan secara bergilir di berbagai desa di Kabupaten Brebes, dengan tujuan menjangkau daerah-daerah yang akses layanan spesialisnya masih terbatas.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat desa meningkat dan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin tumbuh.

Dinas Kesehatan Brebes Gelar Rakor Lintas Sektor Program Pencegahan dan Pengendalian AIDS, TB, dan Malaria

 


Brebes, 27 Mei 2025 – Dalam upaya memperkuat sinergi antar sektor dalam penanggulangan penyakit menular, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Menular (P2PTM) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Program Pencegahan dan Pengendalian AIDS, TB, dan Malaria (ATM) pada hari ini.

Acara tersebut dilaksanakan di Gedung KPT Lantai 6 dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, Asisten I Sekda Brebes, Plt. Kabag Kesra, para Camat, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rakor ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian tiga penyakit menular yang menjadi fokus nasional dan daerah.


"Saya berharap rakor ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum strategis untuk membangun kolaborasi yang konkret antar OPD, sektor swasta, serta masyarakat, dalam upaya menurunkan angka kasus AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kabupaten Brebes," ujar Wakil Bupati.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, merumuskan strategi bersama, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program ATM agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Bupati Brebes Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Nakes Door To Door di Desa Sigambir

 


Brebes – Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM, meninjau langsung pelaksanaan program Nakes Door To Door di Desa Sigambir, Kecamatan Brebes, pada hari ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes, yang dilaksanakan serentak oleh 38 Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Dalam kunjungannya, Bupati didampingi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Camat Brebes, Kepala Puskesmas Brebes, serta Kepala Desa Sigambir. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menjangkau kelompok rentan.

Program Nakes Door To Door ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung ke rumah-rumah warga, terutama kepada mereka yang membutuhkan perhatian khusus seperti ibu hamil risiko tinggi, balita dengan gizi kurang, lansia, dan penderita penyakit kronis.


Bupati Paramitha menyempatkan diri menemui langsung salah satu ibu hamil dengan risiko tinggi dan anak dengan kondisi gizi kurang. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyerahkan bantuan berupa paket nutrisi dan vitamin, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi kesehatan masyarakat di lapisan terbawah.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang terlibat, serta berharap program ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap derajat kesehatan masyarakat Brebes.


Program Nakes Door To Door ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem layanan kesehatan yang lebih merata dan responsif terhadap kebutuhan warga, khususnya di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Senin, 26 Mei 2025

Pemkab Brebes Ikuti Sosialisasi Percepatan Pemenuhan SDMK KJSU-KIA dari Kementerian Kesehatan RI

 


Brebes – Senin, 26 Mei 2025, Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Sekretaris Daerah, Ir. Djoko Gunawan, MT, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes serta Direktur RSUD Brebes, mengikuti kegiatan Zoom Meeting Sosialisasi Percepatan Pemenuhan SDMK KJSU-KIA yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Senin (26/5).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong percepatan pemenuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana (KJSU-KIA). Kementerian Kesehatan RI mendorong seluruh pemerintah daerah untuk melakukan langkah strategis dan terintegrasi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, demi memastikan layanan dasar kesehatan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Brebes menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Brebes dalam mendukung kebijakan nasional tersebut. “Pemenuhan SDMK yang merata dan berkualitas merupakan fondasi utama untuk meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan, terutama untuk ibu, anak, dan keluarga berencana. Kami siap bersinergi dan mengambil langkah nyata di lapangan,” ujar Djoko Gunawan.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyusun berbagai rencana strategis untuk meningkatkan kapasitas SDMK di daerah, termasuk melalui pelatihan, rekrutmen, dan redistribusi tenaga kesehatan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Brebes diharapkan dapat mengoptimalkan implementasi program nasional KJSU-KIA serta mempercepat pencapaian target indikator pembangunan kesehatan daerah.

IBI Cabang Brebes Gelar Muscab XI, Uji Rahayu Kembali Terpilih sebagai Ketua Masa Bhakti 2023–2028

 


Brebes, 24 Mei 2025 — Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Brebes menggelar Musyawarah Cabang (MUSCAB) ke-XI pada hari ini di Hotel Dedy Jaya Brebes. Acara yang berlangsung penuh khidmat dan semangat kekeluargaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan perwakilan organisasi kesehatan di Kabupaten Brebes.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Pengurus Daerah (PD) IBI Jawa Tengah, Dr. Istirochah, S.ST. Bd., M.Kes., yang juga memberikan sambutan serta arahan strategis terkait penguatan peran bidan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di Jawa Tengah. Turut hadir pula Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Imam Budi Santoso, S.ST., MH.Kes., mewakili Kepala Dinas Kesehatan Brebes, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes, Drs. Akhmad Ma’mun, M.Si.

Selain itu, MUSCAB XI ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Brebes dan 17 Ketua IBI Ranting dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes.

Dalam sambutannya, Dr. Istirochah mengapresiasi kinerja IBI Cabang Brebes yang dinilai aktif dan progresif dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan reproduksi serta peningkatan kompetensi bidan melalui pendidikan berkelanjutan.


Sementara itu, Sekretaris Dinkesda, Imam Budi Santoso, menyampaikan bahwa peran bidan sangat strategis dalam pencapaian indikator kesehatan daerah, khususnya dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Ia berharap MUSCAB ini mampu menghasilkan program kerja yang inovatif dan implementatif.

Dalam forum musyawarah ini, Uji Rahayu, S.ST kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IBI Cabang Brebes untuk masa bhakti 2023–2028. Pemilihan ini merupakan bentuk kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan dan dedikasi Uji Rahayu selama periode sebelumnya.

Muscab XI ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan doa bersama, sebagai penutup yang menandai semangat kebersamaan serta komitmen para bidan untuk terus berperan aktif dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Brebes.

Sabtu, 24 Mei 2025

Layanan Speling RSUI Mutiara Bunda Hadir di Desa Randusari, Brebes

 

Brebes – Upaya pemerataan layanan kesehatan kembali digencarkan. Hari ini, warga Desa Randusari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes menerima layanan kesehatan spesialis melalui program Speling (Dokter Spesialis Keliling) yang digelar oleh RSUI Mutiara Bunda bekerja sama dengan Puskesmas Kecipir.

Program ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat kesehatan penting, yakni:

  • Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, SKM, M.Sc, M.Si
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes

Dalam sambutannya, Yunita Dyah Suminar menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini sebagai bagian dari komitmen pemerataan layanan kesehatan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif RSUI Mutiara Bunda dan Puskesmas Kecipir dalam menghadirkan program Speling ini. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi untuk memperluas akses layanan kesehatan spesialis hingga ke pelosok. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari gerakan besar menuju masyarakat yang lebih sehat dan mandiri di seluruh Jawa Tengah,” ujarnya.


Senada dengan itu, Ineke Tri Sulistyowaty juga menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menjawab tantangan geografis Kabupaten Brebes.

“Kehadiran layanan Speling di Desa Randusari sangat membantu masyarakat kami. Banyak warga yang selama ini kesulitan menjangkau layanan spesialis, kini bisa mendapatkan pemeriksaan langsung di desanya sendiri. Kami berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau wilayah-wilayah lain di Brebes,” ungkapnya.

Kehadiran layanan Speling ini menjadi bukti nyata komitmen berbagai pihak dalam meningkatkan akses layanan kesehatan spesialis hingga ke pelosok desa, sekaligus mempercepat pemerataan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat pedesaan.

Masyarakat Desa Randusari menyambut kegiatan ini dengan antusias. Banyak warga memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi dan menjalani pemeriksaan langsung dari para dokter spesialis yang terlibat dalam program ini.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena kami tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk bertemu dokter spesialis," ungkap salah satu warga.

Kegiatan Speling di Desa Randusari diharapkan dapat menjadi langkah awal dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.



Kamis, 22 Mei 2025

Layanan Spesialis Keliling (Speling) Disambut Antusias oleh Warga di Dua Desa Larangan dan Limbangan Kersana

 


Larangan & Kersana, 22 Mei 2025 — Program Speling (Layanan Dokter Spesialis Keliling) kembali digelar hari ini, Kamis 22 Mei 2025, dan dilaksanakan serentak di dua lokasi berbeda: Desa Larangan dan Desa Limbangan, Kecamatan Kersana. Kehadiran layanan kesehatan ini disambut dengan penuh antusias dan kebahagiaan oleh masyarakat setempat.

Di Desa Larangan, layanan Speling terlaksana berkat kolaborasi antara Rumah Sakit Bhakti Asih Jatibarang dan Puskesmas Larangan. Sementara itu, di Desa Limbangan, Kersana, pelayanan diberikan oleh tim medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Ketanggungan dan Puskesmas Kersana.

Layanan ini bertujuan untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialistik, khususnya bagi warga di daerah yang jauh dari rumah sakit rujukan. Berbagai layanan spesialis seperti penyakit dalam, anak, kebidanan, serta layanan penunjang lainnya diberikan secara langsung di lokasi desa.


Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa kehadiran tim dokter spesialis sangat membantu masyarakat, terutama yang memiliki keterbatasan dalam hal transportasi atau ekonomi. "Warga merasa sangat terbantu. Mereka tidak perlu jauh-jauh datang ke kota, karena pelayanan sudah hadir di depan rumah mereka," ujarnya.

Suasana kegiatan di kedua desa terlihat penuh semangat. Warga dari berbagai kalangan datang sejak pagi hari, berharap mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi langsung dengan dokter spesialis. Tidak sedikit warga yang mengaku merasa lebih tenang dan terbantu dengan keberadaan layanan ini.


Program Speling merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, serta bagian dari komitmen pemerintah daerah dan instansi kesehatan untuk mewujudkan akses layanan medis yang merata dan berkualitas.

Dengan suksesnya pelaksanaan hari ini, diharapkan Layanan Speling dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak desa lainnya di wilayah Brebes dan sekitarnya.


Selasa, 20 Mei 2025

Dindukcapil dan Dinas Kesehatan Brebes Tandatangani Kerjasama Program “Bangkit” untuk Permudah Dokumen Kependudukan Bayi Baru Lahir

 


Brebes, 20 Mei 2025 – Dalam rangka meningkatkan kemudahan layanan administrasi kependudukan sekaligus mendorong integrasi pelayanan publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Brebes bersama Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes resmi menandatangani perjanjian kerjasama penyelenggaraan Program BANGKIT (Bayi Lahir Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak Langsung Terbit).

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, dan Plt. Kepala Dindukcapil Kabupaten Brebes, Drs. Khaerul Abidin, M.M, di Ruang Rapat Kepala Dinas Kesehatan Daerah Brebes.

Program BANGKIT bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah proses penerbitan dokumen kependudukan bagi bayi yang baru lahir, yaitu Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA), langsung setelah kelahiran. Melalui integrasi layanan antara fasilitas kesehatan (faskes) dan Dindukcapil, orang tua tidak lagi perlu mengurus dokumen tersebut secara terpisah dan manual ke beberapa instansi.

Kepala Dinkesda Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan publik berbasis kemudahan dan kecepatan, khususnya bagi ibu dan bayi yang baru melahirkan di fasilitas kesehatan.

“Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan bahwa setiap anak yang lahir langsung tercatat sebagai warga negara yang sah secara administratif, sekaligus memberikan kemudahan bagi orang tua agar tidak terbebani oleh birokrasi yang berbelit,” ujar Ineke.


Sementara itu, Plt. Kepala Dindukcapil Brebes, Drs. Khaerul Abidin, M.M., menyampaikan bahwa program BANGKIT adalah bentuk nyata dari reformasi birokrasi layanan kependudukan yang lebih proaktif, responsif, dan efisien. “Kami siap mendukung penuh pelaksanaan program ini melalui sistem pelayanan yang terintegrasi dengan faskes, baik rumah sakit maupun puskesmas,” ungkapnya.

Dengan terwujudnya kerjasama ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas pelayanan publik, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan sejak dini demi perlindungan hak-hak sipil anak.

Speling Hadir di Desa Sawojajar, Warga Antusias Sambut Layanan Dokter Spesialis Keliling

 


Brebes, 20 Mei 2025 – Dalam upaya meningkatkan akses layanan kesehatan hingga ke pelosok desa, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan RSUD Brebes melaksanakan Program Layanan Speling (Dokter Spesialis Keliling) di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Balai Desa Sawojajar ini merupakan bagian dari program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Speling hadir sebagai solusi nyata dalam mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah terpencil yang sulit menjangkau rumah sakit besar.

Adapun layanan pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan oleh dokter spesialis anak, spesialis paru, spesialis obstetri dan ginekologi (kandungan), serta pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) untuk deteksi dini kanker serviks.


Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat Desa Sawojajar dan sekitarnya. Sekitar 100 warga hadir untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis ini, yang dinilai sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus bepergian jauh.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sawojajar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap program seperti ini bisa terus berlanjut agar masyarakat desa dapat merasakan pelayanan kesehatan yang merata.

Turut memberikan sambutan dalam kegiatan ini perwakilan dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, serta pihak RSUD Brebes. Mereka menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program kesehatan yang bersifat jemput bola demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Jawa Tengah, khususnya di wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan spesialistik.

Dengan adanya Program Speling ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, tetapi juga mempercepat penanganan dini berbagai penyakit yang memerlukan intervensi dokter spesialis.

Senin, 19 Mei 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Apel Pagi dan Apresiasi Pegawai dengan IMT Ideal

 


Brebes, 19 Mei 2025 – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes kembali melaksanakan apel pagi rutin pada hari ini, Senin, 19 Mei 2025, yang berlangsung di halaman depan kantor Dinkesda Brebes. Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Dinkesda, UPTD Laboratorium Kesehatan (Labkes), serta UPTD Klinik Pengobatan Paru dan Kusta (KP2K).

Kegiatan apel pagi ini tidak hanya menjadi wadah untuk memperkuat disiplin dan koordinasi antar pegawai, tetapi juga menjadi momentum penghargaan bagi para pegawai yang berhasil menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan pribadi. Dalam kesempatan tersebut, diberikan hadiah apresiasi kepada karyawan yang berhasil menjaga Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI) dalam kategori ideal.

IMT merupakan indikator penting yang digunakan untuk mengukur proporsi antara berat badan dan tinggi badan seseorang. Penilaian ini berfungsi untuk menentukan apakah seseorang memiliki berat badan yang tergolong normal, kurang, atau berlebih. Selain itu, IMT juga menjadi indikator status gizi dan risiko kesehatan yang berkaitan dengan berat badan, seperti risiko penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi.


Kepala Dinkesda, Ineke Tri Sulistyowaty, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga kesehatan pribadi. Ia juga menekankan pentingnya penerapan gaya hidup sehat, khususnya di lingkungan kerja Dinas Kesehatan yang menjadi contoh bagi masyarakat.

"Kesehatan diri adalah aset utama dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Dengan menjaga IMT tetap ideal, kita tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga memberi teladan kepada lingkungan sekitar," ujar Ineke.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinkesda Brebes dalam mendorong budaya kerja yang sehat, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Diharapkan kegiatan serupa terus dilakukan secara berkala untuk memotivasi seluruh pegawai agar senantiasa menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup.


Sabtu, 17 Mei 2025

Layanan Speling Perdana Hadir di Brebes, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Brebes Gelar Pemeriksaan Spesialis di Desa Kubangwungu

 


Brebes – Pada hari ini, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melaksanakan kegiatan Program Layanan Speling (Dokter Spesialis Keliling) di Desa Kubangwungu, Kecamatan Ketanggungan. Program unggulan ini merupakan inisiatif dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan spesialistik hingga ke desa-desa pelosok.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Balai Desa Kubangwungu ini menjadi momen bersejarah karena merupakan pelaksanaan perdana Program Speling di Kabupaten Brebes. Ke depannya, program ini akan menyasar 54 desa lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain:

  • Perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Dhofar, S.Kep.
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes.
  • Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Brebes, dr. Arlinda beserta tim
  • Kepala Puskesmas Ketanggungan, dr. Susani Ali, dan jajarannya
  • Camat Ketanggungan beserta perangkat kecamatan
  • Kepala Desa Kubangwungu dan perangkat desa
  • Direktur RSU Islami Mutiara Bunda, dr. Muchamad M. Nur, beserta jajaran

Turut hadir pula tim dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu kedokteran, antara lain:

  • dr. Bayu Irianto, Sp.OG (Spesialis Obstetri dan Ginekologi)
  • dr. Okky Winang Saktyawan, Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam)
  • dr. Umarudin, Sp.P, M.Biomed (Spesialis Paru)
  • dr. Wellanda Andreyeva, Sp.THT-KL (Spesialis THT)
  • dr. Luqman Hidayatullah, Sp.KJ (Spesialis Kedokteran Jiwa)

Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Dhofar, S.Kep., sementara sambutan sekaligus apresiasi disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes., yang menyambut baik kehadiran program ini sebagai bentuk nyata pelayanan kesehatan yang inklusif dan menyeluruh.

Pelaksanaan Layanan Speling ini merupakan kerja sama antara RSU Islami Mutiara Bunda, Puskesmas Ketanggungan, dan para dokter spesialis yang bertugas. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kecamatan Ketanggungan, Pemerintah Desa Kubangwungu, serta masyarakat setempat.


Sebanyak 100 warga Desa Kubangwungu mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis secara langsung. Warga terlihat antusias karena mendapatkan akses layanan medis spesialis tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit di kota.

Dengan hadirnya Program Speling, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap dapat mendekatkan pelayanan kesehatan spesialis kepada masyarakat desa dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara merata di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Jumat, 09 Mei 2025

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Lakukan Monitoring dan Evaluasi Kepegawaian di Puskesmas Sirampog

 


Brebes, 9 Mei 2025 — Dalam rangka meningkatkan kinerja dan tata kelola sumber daya manusia di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes melalui Subbagian Umum dan Kepegawaian melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kepegawaian di Puskesmas Sirampog, Kecamatan Sirampog, hari ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan administrasi kepegawaian berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta mengidentifikasi permasalahan yang mungkin dihadapi oleh tenaga kesehatan di lapangan. Tim Subbag Umum dan Kepegawaian melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek, seperti data kepegawaian, absensi, pengelolaan kinerja, hingga pelaksanaan tugas pokok dan fungsi ASN di lingkungan Puskesmas.

Kepala Subbag Umum dan Kepegawaian, Tri Kurniati, SKM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin Dinkesda dalam upaya pembinaan dan pengawasan internal, serta sebagai langkah awal untuk perbaikan berkelanjutan dalam sistem manajemen SDM kesehatan.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap optimal, didukung oleh sistem kepegawaian yang tertib dan profesional,” ungkap Tri Kurniati.

Dengan dilaksanakannya monitoring dan evaluasi ini, diharapkan seluruh Puskesmas di Kabupaten Brebes dapat meningkatkan kinerja pelayanan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang prima dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tanah Bergerak di Desa Mendala



Brebes, 9 Mei 2025 — Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes kembali menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog. Hari ini, bantuan kemanusiaan tahap keempat disalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan.

Bantuan ini merupakan hasil dari donasi sukarela seluruh karyawan di lingkungan Dinkesda serta seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Brebes. Aksi solidaritas ini menjadi bentuk nyata kepedulian insan kesehatan terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.


Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinkesda Kabupaten Brebes, Tri Kurniati, SKM, yang secara langsung menyerahkan paket bantuan kepada warga terdampak.

“Kami dari jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes terus berupaya hadir dan memberikan dukungan, tidak hanya dalam bentuk layanan kesehatan, tetapi juga bantuan kemanusiaan seperti ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Tri Kurniati.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan barang-barang esensial lainnya yang dibutuhkan masyarakat dalam masa tanggap darurat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Dinkesda Brebes dalam memperkuat solidaritas sosial dan mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan dan petugas kesehatan yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan donasi ini. Ke depan, Dinkesda akan terus mengawal dan memberikan dukungan kepada warga hingga situasi kembali pulih.

Pemkab Brebes Gelar Aksi Jumat Bersih di Desa Cikeusal Kidul, Fokus di Bantaran Sungai Babakan

 


Brebes – Jumat, 9 Mei 2025, Pemerintah Kabupaten Brebes kembali menunjukkan komitmennya terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan melalui kegiatan Jumat Bersih yang kali ini dilaksanakan di Desa Cikeusal Kidul, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Kegiatan ini dipusatkan di area bantaran Sungai Babakan yang menjadi lokasi strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat.

Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes, Laode Aris Vindar Nugroho, AP, M.Si. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Imam Budi Santoso, S.ST, M.H.Kes, Camat Ketanggungan, Kepala dan staf Puskesmas Cikeusal Kidul, Kepala Desa Cikeusal Kidul, serta warga masyarakat yang dengan antusias berpartisipasi dalam membersihkan lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya, Laode Aris menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan bantaran sungai yang rentan terhadap pencemaran. "Kegiatan seperti ini bukan hanya simbolik, tapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat dalam menjaga kebersihan demi kesehatan bersama," ujarnya.


Sekretaris Dinas Kesehatan, Imam Budi Santoso, juga menyampaikan bahwa lingkungan yang bersih sangat berkorelasi dengan kesehatan masyarakat. “Kami sangat mendukung kegiatan lintas sektor seperti ini. Sinergi antara kesehatan dan lingkungan adalah kunci dalam mencegah berbagai penyakit berbasis lingkungan,” ungkapnya.

Jumat Bersih kali ini tidak hanya berfokus pada pengangkutan sampah, tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah, pengelolaan limbah rumah tangga, serta upaya menjaga kebersihan sungai sebagai sumber kehidupan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Brebes untuk terus menggalakkan gerakan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Senin, 05 Mei 2025

DINKESDA BREBES GELAR SOSIALISASI PENYUSUNAN RKBMD DAN LAPORAN PENGAWASAN BMD UNTUK PENGURUS BARANG PUSKESMAS

 


Brebes – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes hari ini, Senin (5/5/2025), menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) serta Penyusunan Laporan Pengawasan dan Pengendalian Barang Milik Daerah (BMD). Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinkesda Brebes dan diikuti oleh 38 Pengurus Barang Pembantu Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Brebes, UPTD KP2K, dan UPTD LABKES Kabupaten Brebes.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinkesda Brebes, Imam Budi Santoso, S.ST, M.H.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pengelolaan aset daerah yang tertib, akuntabel, dan sesuai regulasi sebagai bagian dari upaya mendukung tata kelola pemerintahan yang baik di sektor kesehatan.

Sebagai narasumber, hadir dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Brebes, yaitu Bapak Wiryo, SE, M.Si dan Bapak Iwan Setiawan, S.Kom, M.T. Keduanya memberikan materi terkait mekanisme penyusunan RKBMD, sistematika pelaporan pengawasan dan pengendalian BMD, serta integrasi data aset dalam sistem informasi keuangan daerah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pengurus barang dalam merencanakan kebutuhan barang milik daerah secara tepat dan menyusun laporan pengawasan BMD secara berkala dan sistematis. Dinkesda berharap dengan adanya sosialisasi ini, seluruh UOBF dapat menyusun dokumen RKBMD dan laporan pengawasan BMD yang lebih akurat, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


Jumat, 02 Mei 2025

Gubernur Jawa Tengah Tinjau Lokasi Pengungsian Korban Tanah Bergerak di Desa Mendala, Dinkesda Brebes Kembali Salurkan Bantuan Kesehatan

 


Brebes, 2 Mei 2025 – Dalam upaya merespons secara cepat dan tanggap terhadap bencana tanah bergerak yang terjadi di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, hari ini Gubernur Jawa Tengah, Drs. Ahmad Lutfi, SH, S.St.M.K, melakukan kunjungan langsung ke lokasi pengungsian warga terdampak. Kunjungan ini didampingi oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, SE, MM, Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Brebes.

Kehadiran Gubernur dan jajaran pemerintah daerah ini merupakan bentuk empati dan komitmen pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, khususnya dalam hal layanan kesehatan, keamanan, dan logistik. Lokasi pengungsian yang saat ini menampung puluhan keluarga yang terpaksa mengungsi akibat bencana, menjadi fokus perhatian berbagai instansi.

Pada kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah turut ambil bagian dalam mendukung upaya pemulihan pascabencana dengan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan. Bantuan kesehatan diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, kepada perwakilan masyarakat yang diwakili oleh Kepala Desa Mendala.


Bantuan yang disalurkan kali ini merupakan tahap ketiga, sebagai tindak lanjut dari koordinasi lintas sektor dan kebutuhan yang terus dimonitor oleh tim kesehatan di lapangan. Bantuan terdiri dari obat-obatan, perlengkapan medis, alat kebersihan diri, vitamin, masker, serta logistik kesehatan lainnya yang sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat dan padatnya lingkungan pengungsian.

“Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes terus berkomitmen untuk mendampingi masyarakat yang terdampak, tidak hanya melalui bantuan logistik, tetapi juga dengan menyediakan layanan kesehatan yang cepat dan tepat di lokasi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dalam sambutannya.

Selain penyaluran bantuan, tim kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para pengungsi, khususnya kelompok rentan seperti balita, lansia, dan ibu hamil. Tim surveilans juga terus memantau potensi penyakit menular yang dapat timbul akibat kondisi sanitasi yang terbatas di pengungsian.


Kegiatan hari ini menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam penanganan bencana secara komprehensif. Dinas Kesehatan berharap, dengan hadirnya bantuan ini, kebutuhan dasar kesehatan warga dapat terus terpenuhi hingga situasi memungkinkan mereka untuk kembali ke rumah masing-masing dengan aman.