Kamis, 28 November 2024

Dinas Kesehatan Brebes Gelar Monitoring dan Evaluasi Program Tuberkulosis Tahun 2024



Brebes, 28 November 2024 – Bertempat di Kantor Pemerintahan Terpadu, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Tuberkulosis Tingkat Kabupaten Tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian indikator program Tuberkulosis (TBC) selama tahun 2024 sekaligus mendukung percepatan menuju eliminasi TBC.

Acara ini dihadiri oleh 38 Kepala UOBF Puskesmas se-Kabupaten Brebes, Direktur Rumah Sakit, serta petugas laboratorium dari Puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Brebes.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dr. Ign Adhi Pujo Astowo, membuka acara secara resmi sekaligus memberikan paparan terkait strategi percepatan eliminasi TBC di wilayah Brebes. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mencapai target eliminasi TBC.

"Kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa program eliminasi TBC berjalan sesuai target. Hal ini membutuhkan komitmen, kerja sama, dan inovasi di semua lini pelayanan kesehatan, baik di tingkat Puskesmas maupun rumah sakit," ujar dr. Adhi.

Selain pemaparan capaian program, acara ini juga diramaikan dengan pemberian penghargaan kepada Puskesmas, rumah sakit, serta petugas laboratorium yang menunjukkan kinerja terbaik dalam mendukung program eliminasi TBC. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Brebes agar terus meningkatkan pelayanan dan kepedulian terhadap penanganan TBC.


Monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dalam menyelaraskan upaya nasional untuk mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030. Dengan semangat kolaborasi dan kerja keras seluruh elemen kesehatan, Brebes optimis dapat menjadi salah satu kabupaten yang berhasil menekan angka kejadian TBC secara signifikan.

Acara berlangsung lancar dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, menghasilkan berbagai rekomendasi untuk meningkatkan capaian program TBC di tahun-tahun mendatang.



Rabu, 27 November 2024

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Lakukan Monitoring Pos Kesehatan di TPS Wilayah Kabupaten Brebes

 


Brebes, 27 November 2024 – Dalam rangka memastikan kelancaran pelayanan kesehatan selama pelaksanaan pemungutan suara, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melakukan monitoring ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di berbagai wilayah di Kabupaten Brebes, termasuk Puskesmas setempat. Kegiatan ini melibatkan empat tim yang dikerahkan untuk wilayah Pantura, Tengah, dan Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, memimpin langsung monitoring di wilayah Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Paguyangan. Dalam kunjungannya, Kepala Dinas memastikan kesiapan Pos Kesehatan di desa-desa dan Puskesmas dalam menghadapi potensi kegawatdaruratan yang mungkin terjadi selama proses pemungutan suara.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh Pos Kesehatan dan Puskesmas siaga penuh untuk memberikan pelayanan jika terjadi kondisi kegawatdaruratan. Saya juga mengimbau kepada KPPS, jika merasa lelah atau kurang fit, segera beristirahat agar kesehatan tetap terjaga,” ujar Ineke Tri Sulistyowaty saat berdialog dengan petugas KPPS di salah satu TPS.


Kepala Dinas juga menekankan pentingnya komunikasi dengan bidan desa atau Puskesmas terdekat jika ada situasi darurat kesehatan. Pesan ini disampaikan kepada KPPS untuk memastikan setiap warga dan petugas pemilu mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat apabila dibutuhkan.

Hingga saat ini, pelaksanaan monitoring berlangsung dengan baik dan tidak ditemukan kasus kegawatdaruratan yang mengkhawatirkan. “Alhamdulillah, hingga saat ini semua dalam kondisi aman dan terkendali. Kami berharap kondisi ini terus terjaga hingga seluruh proses pemungutan suara selesai,” tambah Kepala Dinas.

Monitoring ini menjadi langkah preventif yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes untuk mendukung kelancaran pemungutan suara sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Diharapkan kehadiran tim kesehatan di lapangan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan yang optimal di setiap TPS.

Selasa, 26 November 2024

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Rapat Koordinasi Bidang SDK di Gedung IDI Brebes

 


Brebes, 26 November 2024 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Gedung Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Brebes. Kegiatan ini dihadiri oleh 38 Kepala UOBF Puskesmas se-Kabupaten Brebes serta satu petugas dari masing-masing UOBF Puskesmas.

Rakor dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antarunit operasional untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat Brebes.

Selanjutnya, pengarahan disampaikan oleh Kepala Bidang SDK, Sri Nani Purwaningrum, SKM, M.Kes, yang menyoroti strategi pengelolaan sumber daya kesehatan guna mendukung pencapaian target layanan kesehatan di Kabupaten Brebes.


Kegiatan ini juga diisi dengan paparan materi dari Subkor Farmamim Dinas Kesehatan Brebes, Hadi Topo, S.Si., Apt. Beliau memberikan pembekalan teknis terkait pengelolaan farmasi dan alat kesehatan, termasuk optimalisasi manajemen logistik guna menunjang kebutuhan fasilitas kesehatan di tingkat puskesmas.

Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat koordinasi antara Dinas Kesehatan dan seluruh unit operasional dalam pelaksanaan program-program kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan sumber daya kesehatan. Kegiatan ini berlangsung lancar dengan diskusi yang produktif untuk mengevaluasi capaian serta menyusun langkah strategis ke depan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan sumber daya, baik dari segi personel maupun sarana dan prasarana kesehatan.

Senin, 25 November 2024

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Pelatihan Jasa Boga dan Sosialisasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)

 


Brebes, 25 November 2024 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes hari ini mengadakan Pelatihan Jasa Boga dan Sosialisasi Regulasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jasa boga, khususnya di bidang kebersihan dan keamanan pangan, bagi pelaku Penjamah Makanan di wilayah Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dr. Muhtar, SKM, M.Kes, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk menjamin makanan yang disajikan kepada masyarakat memenuhi standar kesehatan dan sanitasi. “Dengan memahami regulasi dan menerapkan higiene sanitasi yang baik, kita bersama dapat mendukung terciptanya masyarakat Brebes yang lebih sehat,” ujar Dr. Muhtar.

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, yaitu Dhian Irawati, SKM dan Emi Sri Hartati, SKM selaku Subkor Promkesling, serta Muhammad Isa Baiquni, S.Farm. Para narasumber memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya SLHS, langkah-langkah pengelolaan makanan yang sesuai standar, serta regulasi yang perlu dipatuhi oleh pelaku usaha catering.

Pelatihan ini diikuti oleh sejumlah pelaku jasa boga yang bergerak di bidang usaha catering dari berbagai wilayah di Kabupaten Brebes. Selain mendapatkan materi teori, peserta juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang dihadapi dalam penerapan higiene sanitasi di lapangan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap melalui pelatihan ini, para pelaku jasa boga dapat lebih memahami peran penting SLHS dalam memastikan keamanan pangan yang disajikan. Dengan begitu, upaya menciptakan lingkungan makanan yang sehat dan higienis dapat terwujud, sejalan dengan visi Kabupaten Brebes untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan lancar hingga sore hari dan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh para peserta. Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan kolaborasi di bidang kesehatan masyarakat demi mewujudkan Brebes yang sehat dan produktif.

Selasa, 19 November 2024

Sosialisasi Pengelolaan Jabatan Fungsional Kesehatan dan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan Metode CAT di Kabupaten Brebes

 


Brebes, 19 November 2024 – Hari ini, Selasa 19 November 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) menyelenggarakan acara Sosialisasi Pengelolaan Jabatan Fungsional Kesehatan dan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). Acara ini diselenggarakan secara hybrid, yaitu secara langsung di Grand Dian Hotel Brebes serta melalui platform daring, untuk memfasilitasi peserta yang tidak dapat hadir secara fisik.

Acara dibuka oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Sri Nani Purwaningrum, SKM, M.Kes, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan jabatan fungsional kesehatan yang tepat dan efektif guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Brebes. "Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pengelolaan jabatan fungsional kesehatan yang sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku. Selain itu, melalui uji kompetensi, kita juga dapat mengukur sejauh mana kemampuan dan kesiapan para tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya," ujar Sri Nani.

Dalam acara ini, para peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Brebes diberikan informasi mengenai regulasi terbaru terkait jabatan fungsional kesehatan, serta langkah-langkah dalam pengelolaan jabatan tersebut agar lebih optimal. Sri Nani juga mengingatkan pentingnya pengembangan kompetensi tenaga kesehatan yang terus berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan, Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan juga dilaksanakan dengan menggunakan metode CAT (Computer Assisted Test), yang merupakan metode uji kompetensi berbasis teknologi yang dinilai lebih efektif, efisien, dan transparan. Dengan menggunakan metode ini, peserta dapat mengikuti ujian kompetensi secara langsung melalui komputer yang terhubung dengan sistem online, yang memungkinkan hasil ujian dapat diketahui secara cepat dan akurat.

Peserta yang mengikuti uji kompetensi ini adalah para tenaga kesehatan dari berbagai fungsional yang ada di Kabupaten Brebes, seperti dokter, perawat, bidan, farmasi, dan tenaga kesehatan lainnya. Pengujian ini bertujuan untuk menilai kemampuan dan pengetahuan mereka dalam menjalankan tugas di bidang masing-masing, serta memastikan kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan organisasi profesi tenaga kesehatan lainnya. Selain itu, peserta yang mengikuti secara daring juga dapat berinteraksi dengan narasumber dan memperoleh informasi yang sama seperti peserta yang hadir secara langsung di lokasi.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi dan uji kompetensi ini, diharapkan tenaga kesehatan di Kabupaten Brebes dapat semakin profesional dan kompeten dalam menjalankan tugasnya, serta memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan optimal kepada masyarakat.

Diseminasi Program Keluarga SIGAP di Kabupaten Brebes: Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Pendekatan Holistik

 


Brebes, 19 November 2024 – Pada hari ini, Selasa 19 November 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, bekerja sama dengan Leader SIGAP, menyelenggarakan pertemuan Diseminasi Program Keluarga SIGAP di Kabupaten Brebes. Acara yang berlangsung di Dedi Jaya Hotel Brebes ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan pemahaman lebih lanjut tentang Program Keluarga SIGAP yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga di Brebes melalui pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi.

Pertemuan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Drs. Khaerul Abidin MM, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam mendukung keberhasilan program keluarga ini. Beliau mengungkapkan, "Program Keluarga SIGAP adalah salah satu inisiatif yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan tangguh. Kami berharap, melalui kegiatan ini, semua pihak dapat semakin memahami bagaimana program ini dapat diimplementasikan dengan baik di Kabupaten Brebes."

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan paparan materi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes. Dalam paparan tersebut, Ineke menjelaskan secara mendalam mengenai konsep dan tujuan dari Program Keluarga SIGAP, yang meliputi empat pilar utama: Sehat, Cerdas, Produktif, dan Mandiri. "Program ini bertujuan untuk memastikan setiap keluarga di Brebes memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang baik, memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kesehatan dan pola hidup sehat, serta mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan," jelas Ineke.

Ineke juga menekankan pentingnya sinergi antara berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi, dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dan sejahtera. Dalam kesempatan ini, ia mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ini dengan bekerja sama dalam penyuluhan, pendidikan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta sejumlah stakeholder terkait yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan program ini. Selama pertemuan, peserta juga diajak untuk berdiskusi dan bertukar ide tentang bagaimana cara terbaik untuk menerapkan program SIGAP di lapangan, serta tantangan dan solusi yang mungkin dihadapi.

Sebagai langkah lanjut, kegiatan ini juga mencakup sesi tanya jawab, yang memberi kesempatan bagi peserta untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai implementasi dan keberlanjutan Program Keluarga SIGAP di tingkat kabupaten.

Dengan terlaksananya pertemuan Diseminasi Program Keluarga SIGAP ini, diharapkan dapat membangun pemahaman yang lebih baik di kalangan stakeholder terkait dan memperkuat komitmen bersama untuk mendukung tercapainya keluarga yang sehat, cerdas, produktif, dan mandiri di Kabupaten Brebes.

Monitoring Program Makan Bergizi Anak Sekolah di SD Negeri Banjaranyar 01, SD Negeri Banjaranyar 04, dan SD Negeri Krasak 03

 


Brebes, 19 November 2024 – Dalam rangka memastikan keberhasilan pelaksanaan program makan bergizi untuk anak sekolah, hari ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, bersama dengan Pj Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT, melakukan monitoring langsung di SD Negeri Banjaranyar 01. Kegiatan ini melibatkan Tim dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Provinsi Jawa Tengah, Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dindikpora Kabupaten Brebes, serta OPD terkait lainnya.

Program makan bergizi untuk anak sekolah ini bertujuan untuk memberikan asupan gizi yang seimbang kepada siswa guna mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan mereka. Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat dan cerdas, dengan memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang bergizi dan berkualitas di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Kabupaten Brebes. "Kami berharap dengan adanya program ini, anak-anak dapat tumbuh sehat, memiliki energi yang cukup untuk belajar, dan tentu saja mencapai prestasi yang maksimal di sekolah," ujar Ineke.

Pj Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT, juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program ini. "Alhamdulillah, anak-anak sangat menikmati makanan bergizi yang disediakan. Kami berharap program ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita di seluruh Kabupaten Brebes," kata Djoko Gunawan.

Setelah melakukan monitoring di SD Negeri Banjaranyar 01, kegiatan ini dilanjutkan dengan kunjungan ke SD Negeri Banjaranyar 04 dan SD Negeri Krasak 03, yang juga mendapatkan perhatian dari tim gabungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Di kedua sekolah tersebut, anak-anak juga tampak menikmati makanan sehat yang disediakan dalam program makan bergizi ini.

Monitoring di kedua sekolah tersebut semakin menguatkan komitmen bersama dalam memastikan bahwa seluruh anak-anak di Kabupaten Brebes mendapatkan akses terhadap gizi yang baik, yang akan mendukung kesehatan mereka serta prestasi belajar yang optimal.

Tim yang terlibat dalam kegiatan monitoring ini memberikan dukungan penuh terhadap program yang dilaksanakan, yang dinilai sangat positif oleh pihak sekolah, anak-anak, dan orang tua mereka. Para siswa dan siswi tampak bersemangat menikmati makanan bergizi yang disediakan, sementara para orang tua memberikan respon positif terhadap keberlanjutan program ini di sekolah-sekolah lainnya.

Dengan keberhasilan pelaksanaan program ini di tiga sekolah tersebut, diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Brebes untuk turut serta dalam mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang sehat dan cerdas.

Kamis, 14 November 2024

Tim Paduan Suara Dinas Kesehatan Brebes Raih Juara Harapan 3 dalam Lomba Paduan Suara Mars Korpri

 


Brebes, [14-11-2024] – Tim Paduan Suara (Padus) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes meraih Juara Harapan 3 dalam Lomba Paduan Suara Mars Korpri dalam rangka HUT Korpri ke-53 yang diselenggarakan hari ini, 14 November 2024 , di Lantai 5 Gedung KPT Brebes.

Lomba yang diikuti oleh berbagai instansi di Kabupaten Brebes ini merupakan ajang untuk menunjukkan bakat dan semangat kebersamaan dalam menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Selain itu, lomba ini juga sebagai wujud apresiasi terhadap kontribusi pegawai pemerintah dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada negara.

Pada lomba tersebut, Tim Padus Dinkes Brebes tampil maksimal dan berhasil meraih Juara Harapan 3. Piala penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pj Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT, bersama dengan Kepala BKPSDMD Kabupaten Brebes, Ir. Yulia Hendrawati, M.Si.

Adapun juara lainnya adalah:

  • Juara 1: Korwil Satpendik Brebes
  • Juara 2: PDAM Brebes
  • Juara 3: Bapenda Brebes
  • Juara Harapan 1 dan 2: Setda Brebes
  • Juara Harapan 2 : BPKAD Brebes
  • Juara Harapan 3 : Dinkes Brebes

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Brebes mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi, khususnya Tim Paduan Suara Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes yang telah menunjukkan penampilan yang luar biasa. Beliau berharap, melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi antar instansi semakin erat dan dapat mendorong motivasi serta kreativitas pegawai di lingkungan pemerintah daerah.

“Lomba ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan semangat kerja dalam memperingati HUT Korpri. Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi, semoga prestasi ini menjadi inspirasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Pj Bupati Brebes dalam sambutannya.

Keberhasilan Tim Paduan Suara Dinkes Brebes ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri dan dapat memotivasi pegawai lainnya untuk terus berprestasi dalam bidang masing-masing.

 

#BrebesHebat #Korpri #LombaPaduanSuara #HUTKorpriKe53 #DinkesBrebes #SemangatBersama

Selasa, 12 November 2024

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-60 dengan Berbagai Kegiatan


Brebes – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-60, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar rangkaian acara bertema Gerak Bersama, Sehat Bersama pada hari ini. Acara yang digelar di Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pejabat daerah setempat.

Kegiatan diawali dengan Upacara Bendera yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT., yang juga bertindak sebagai pembina upacara. Upacara ini diikuti oleh Forkopimda Kabupaten Brebes, Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes, Dharma Wanita, serta para karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan perwakilan dari UOBF (Unit Organisasi Bantuan Fasilitas) Puskesmas Se-Kabupaten Brebes.

Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan kampanye Cerdik (Cek Kesehatan Secara Rutin, Hindari Rokok, Diet Seimbang, Istirahat Cukup, dan Kelola Stres) yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HKN kali ini. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dengan cara hidup sehat. Selain itu, acara ini juga diisi dengan senam massal yang melibatkan ratusan peserta, diikuti dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Tak hanya itu, acara semakin meriah dengan kegiatan donor darah yang turut diselenggarakan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah di Kabupaten Brebes. Kehadiran petugas medis dan relawan dalam kegiatan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam program kemanusiaan tersebut.

Pada kesempatan ini, Pj. Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT. dalam sambutannya membacakan pidato dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yang mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama menuju hidup yang lebih sehat. Tema HKN ke-60, Gerak Bersama, Sehat Bersama, mengingatkan kita semua tentang pentingnya kolaborasi dalam menjaga kesehatan, baik di tingkat individu maupun masyarakat.


Acara juga dimeriahkan oleh penampilan Bandsehat, band yang terdiri dari para pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, yang turut menghibur peserta dengan lagu-lagu bertema kesehatan.

Kegiatan HKN ke-60 ini diharapkan dapat semakin menyadarkan masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan kualitas kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Brebes.

Gerak Bersama, Sehat Bersama: Membangun Masyarakat Sehat dan Produktif

Senin, 11 November 2024

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Luncurkan Program Uji Coba Makan Bergizi untuk Anak Sekolah di SLBN Brebes

 


Brebes, 11 November 2024 – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes hari ini melanjutkan kegiatan peluncuran Program Uji Coba Makan Bergizi Anak Sekolah Tahun 2024 di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Brebes. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Sutaryono, SH, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, serta sejumlah perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Brebes, termasuk Ketua TP-PKK Kabupaten Brebes, Dra. Sri Amini Djoko Gunawan, dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten Brebes.

Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini dimulai dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty. Dalam laporannya, Ineke mengungkapkan bahwa program makan bergizi ini bertujuan untuk memastikan anak-anak, khususnya yang berada di SLB, mendapatkan asupan gizi yang tepat dan seimbang guna mendukung tumbuh kembang mereka yang optimal. Program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Brebes dalam memperhatikan kebutuhan gizi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

"Program ini kami luncurkan dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak di SLBN Brebes, yang tentu memiliki kebutuhan gizi yang berbeda. Dengan pemberian makanan bergizi yang tepat, kami ingin mendukung mereka agar tumbuh sehat dan lebih aktif dalam menjalani aktivitas belajar sehari-hari," ujar Ineke.

Selanjutnya, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Sutaryono, SH, M.Si, memberikan sambutan sekaligus secara resmi meluncurkan program ini. Dalam sambutannya, Sutaryono menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes atas inisiatif tersebut dan berharap program ini dapat menjadi model yang diikuti oleh sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Brebes.


"Saya sangat mendukung program ini, dan berharap upaya seperti ini terus dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak kita, termasuk mereka yang berada di SLBN. Makanan yang bergizi adalah hak setiap anak, dan kita harus memastikan mereka mendapatkannya," ujar Sutaryono.

Peluncuran program ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari siswa-siswi SLBN Brebes serta orang tua murid yang turut hadir dalam acara tersebut. Siswa-siswi terlihat sangat gembira saat menerima hidangan bergizi yang telah disiapkan khusus untuk mereka, yang meliputi menu makanan sehat dan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Program Uji Coba Makan Bergizi ini dirancang untuk memastikan bahwa anak-anak dengan kebutuhan khusus di SLBN Brebes mendapat asupan yang cukup dan tepat, sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi untuk mendukung kesehatan dan kualitas hidup mereka. Diharapkan melalui program ini, para siswa SLBN Brebes dapat lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dan aktivitas lainnya, serta memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik.

Rangkaian acara diakhiri dengan foto bersama para tamu undangan dan peserta yang sangat antusias menyambut program ini. Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap, program ini dapat diterapkan secara lebih luas di masa depan, memberikan manfaat bagi lebih banyak anak-anak di Kabupaten Brebes, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian khusus dalam hal pemenuhan gizi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Apel Pagi Luar Biasa dan Penghormatan untuk Pahlawan Kesehatan

 


Brebes, 11 November 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-60, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar Apel Pagi Luar Biasa pada Senin, 11 November 2024. Apel pagi ini menjadi momen istimewa untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan kesehatan, terutama yang gugur selama masa pandemi COVID-19, termasuk almarhum H. dr. Sartono, MM, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes yang wafat dalam menjalankan tugasnya selama pandemi.

Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Apel ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes saat ini, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes. Dalam sambutannya, Ineke Tri Sulistyowaty mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada semua tenaga kesehatan yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi menyelamatkan masyarakat selama pandemi, serta kepada almarhum H. dr. Sartono yang telah meninggalkan jejak pengabdian yang sangat berarti bagi dunia kesehatan di Kabupaten Brebes.

"Apel pagi ini bukan hanya sebagai penghormatan kepada almarhum, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan bagi semua tenaga kesehatan yang telah berkorban, baik jiwa maupun raga, dalam menghadapi tantangan besar selama pandemi COVID-19," ujar Ineke.

Usai apel, rangkaian acara dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di Monumen Prasasti Pahlawan Kesehatan yang terletak di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Monumen tersebut menjadi simbol perjuangan para pahlawan kesehatan yang telah berjuang dengan gigih dalam menghadapi pandemi. Dalam kesempatan itu, seluruh peserta apel memberikan penghormatan di monumen tersebut dengan harapan agar jasa dan pengorbanan para pahlawan kesehatan selalu dikenang dan dihargai.


Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Kesehatan Nasional yang ke-60, yang tahun ini mengusung tema "Maju Bersama Menuju Kesehatan yang Merata dan Berkualitas." Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berharap, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin menghargai dan mendukung perjuangan tenaga kesehatan yang telah dan terus berkomitmen menjaga kesehatan masyarakat.

"Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi kita semua untuk terus bekerja bersama-sama, dalam rangka membangun sistem kesehatan yang lebih baik dan lebih merata," tambah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.

Dengan tema yang sangat relevan, kegiatan ini mengingatkan kita semua akan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan di Kabupaten Brebes serta di Indonesia pada umumnya.

Sabtu, 09 November 2024

Pemkab Brebes Launching Uji Coba Program Makan Bergizi Anak Sekolah di SD Negeri 1 Banjaranyar

 


Brebes, 9 November 2024 – Hari ini, Sabtu (9/11), Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melaksanakan launching program Makan Bergizi Anak Sekolah di SD Negeri 1 Banjaranyar. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Dindikpora Prov Jateng,  serta Forkompimda Kabupaten Brebes. Program ini merupakan salah satu upaya penting untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Brebes mendapatkan asupan gizi yang memadai guna mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Acara dimulai dengan laporan kegiatan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes. Dalam laporannya, Ineke menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Anak Sekolah ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menghadapi masalah gizi buruk dan stunting, serta untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Brebes. “Kami berharap, dengan adanya program makan bergizi ini, anak-anak kita akan lebih sehat, lebih berenergi, dan lebih siap untuk belajar,” ujar Ineke.

Setelah laporan, Pj Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT., memberikan sambutan sekaligus meresmikan program ini. Dalam sambutannya, Pj Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Brebes terpilih untuk menjadi salah satu daerah uji coba program makan bergizi gratis karena termasuk dalam kategori daerah dengan masalah kemiskinan ekstrem. “Sebagai daerah yang masuk dalam kategori miskin ekstrem, kami sangat berkomitmen untuk memperbaiki kondisi gizi anak-anak, yang akan berdampak langsung pada kualitas hidup mereka di masa depan,” ujar Ir. Djoko Gunawan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bergizi bersama para siswa di ruang kelas. Antusiasme terlihat jelas dari para siswa yang menikmati makan bergizi yang disiapkan oleh panitia. Begitu pula dengan orang tua siswa yang hadir, mereka menyambut baik program ini karena menyadari pentingnya asupan gizi yang baik untuk tumbuh kembang anak-anak mereka.


Program ini akan dilaksanakan selama 25 hari dan melibatkan 1.932 pelajar dari 12 sekolah yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Brebes dan Kalimati. Program uji coba ini mencakup 11 sekolah dasar (SD) dan 1 sekolah dasar luar biasa (SDLB). Pelajar yang terlibat adalah anak-anak dari desa-desa yang masuk dalam kategori wilayah miskin ekstrem, yang diharapkan akan merasakan manfaat langsung dari program ini.

Brebes, sebagai salah satu daerah yang dipilih dalam uji coba program makan bergizi gratis, menunjukkan komitmennya dalam mengatasi masalah gizi anak-anak. Diharapkan, dengan adanya program ini, anak-anak yang terlibat akan mendapatkan gizi yang seimbang, yang akan mendukung perkembangan fisik dan kognitif mereka, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Membangun Generasi Sehat dan Cerdas

Program Makan Bergizi Anak Sekolah ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Brebes untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya atas makanan bergizi. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Bappeda, dan Forkompimda, diharapkan program ini dapat mempercepat pencapaian tujuan kesehatan dan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Brebes.

Melalui langkah ini, kami yakin Brebes dapat mencetak generasi yang lebih sehat, lebih cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Mari kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah untuk memberikan yang terbaik bagi masa depan anak-anak kita!

#MakanBergizi #BrebesSehat #AnakSehat #GiziAnak #BrebesMaju #PendidikanSehat


Jumat, 08 November 2024

Jamaludin, S.Kep., Ners., M.K.M: ASN Teladan Kabupaten Brebes dengan Inovasi WAKAJI

 


Brebes, 8 November 2024 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-53, Kabupaten Brebes memberikan penghargaan kepada ASN (Aparatur Sipil Negara) yang telah menunjukkan dedikasi, prestasi, serta inovasi luar biasa dalam pelayanan publik. Salah satu yang berhasil meraih penghargaan bergengsi pada ajang ini adalah Jamaludin, S.Kep., Ners., M.K.M, seorang tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Buaran, Kecamatan Bantarkawung.

Jamaludin yang juga merupakan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berhasil meraih posisi Peringkat ASN Teladan Kabupaten Brebes untuk kategori ASN Teladan Jabatan Administrator/Pejabat Eselon III/JF Ahli Madya. Keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusinya yang luar biasa dalam bidang kesehatan masyarakat, khususnya terkait dengan kesehatan jiwa.

Salah satu pencapaian terbesar Jamaludin dalam ajang ini adalah inovasi yang ia usung dengan meluncurkan Wadah Kesehatan Jiwa (WAKAJI). Program ini bertujuan untuk memberikan akses dan dukungan psikososial kepada masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan jiwa, terutama di daerah-daerah yang kurang terlayani.

Inovasi WAKAJI ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang terpapar masalah kesehatan jiwa namun sulit untuk mendapatkan perawatan profesional. Dengan WAKAJI, Jamaludin berupaya mengintegrasikan layanan kesehatan jiwa ke dalam sistem pelayanan dasar di Puskesmas. Program ini mencakup penyuluhan, konseling, dan terapi ringan yang diberikan oleh tenaga kesehatan terlatih. Di samping itu, WAKAJI juga melibatkan masyarakat dalam memberikan edukasi untuk mengurangi stigma terkait gangguan jiwa.

Menurut Jamaludin, inovasi ini berawal dari keprihatinannya terhadap tingginya kasus gangguan jiwa yang tidak terdeteksi atau terlambat ditangani. Oleh karena itu, WAKAJI menjadi sarana untuk mengoptimalkan deteksi dini dan memberikan intervensi yang lebih cepat dan tepat bagi individu yang membutuhkan.

Peraihan penghargaan sebagai ASN Teladan Kabupaten Brebes menjadi bukti nyata atas dedikasi dan kinerja Jamaludin dalam melaksanakan tugasnya. Sebagai seorang tenaga kesehatan yang memiliki jabatan sebagai Pejabat Eselon III, Jamaludin tak hanya fokus pada pelayanan kesehatan yang bersifat fisik, namun juga memperhatikan aspek kesehatan mental yang seringkali terabaikan.

"Ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras dan inovasi yang telah dilakukan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujar Jamaludin setelah menerima penghargaan tersebut. "Namun, yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa terus berinovasi dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam mengatasi masalah kesehatan jiwa yang kerap kali masih dianggap tabu."


Melalui penghargaan ini, Jamaludin berharap bisa menginspirasi rekan-rekan sejawatnya di seluruh Kabupaten Brebes untuk terus berinovasi dan mengedepankan pelayanan yang lebih holistik dalam bidang kesehatan. Ia juga berharap program WAKAJI dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperhatikan kesehatan jiwa sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Prestasi Jamaludin sebagai ASN Teladan dengan inovasi WAKAJI tidak hanya mengukir prestasi bagi dirinya, tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya peran ASN dalam menciptakan perubahan positif dalam masyarakat. Penghargaan ini semakin mempertegas pentingnya kolaborasi antara sektor kesehatan dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat, baik secara fisik maupun mental, bagi masyarakat Kabupaten Brebes.

Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Jamaludin akan terus berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memberikan inspirasi bagi seluruh aparatur sipil negara di Indonesia untuk terus bekerja dengan integritas dan inovasi demi kemajuan bangsa.

Kamis, 07 November 2024

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Tandatangani Kontrak dengan Penyedia Jasa Catering untuk Program Uji Coba Makan Bergizi Anak Sekolah

 


Brebes, 7 November 2024 – Hari ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, menandatangani kontrak kerja sama dengan penyedia jasa catering yang telah lolos verifikasi untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Anak Sekolah. Program ini merupakan tahap uji coba yang akan dilaksanakan di 12 SD Negeri di Kecamatan Brebes.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, serta perwakilan penyedia jasa catering yang terpilih. Program Makan Bergizi Anak Sekolah bertujuan untuk memastikan anak-anak di sekolah mendapatkan asupan gizi yang seimbang untuk menunjang kesehatan dan prestasi belajar mereka.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, mengungkapkan bahwa program ini adalah langkah awal untuk meningkatkan kualitas gizi bagi anak-anak di Brebes. "Kami berharap dengan adanya program ini, anak-anak di 12 SD Negeri di Kecamatan Brebes bisa mendapatkan manfaat nyata, baik dari segi kesehatan maupun peningkatan prestasi belajar. Program ini akan menjadi uji coba yang sangat penting, dan kami akan terus melakukan evaluasi agar ke depannya dapat diperluas ke sekolah-sekolah lainnya," jelas Ineke.

Program Makan Bergizi Anak Sekolah adalah bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Brebes untuk menanggulangi masalah gizi buruk dan kurang gizi di kalangan pelajar. Makanan yang disediakan akan mencakup komponen gizi yang lengkap, seperti karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Penyedia jasa catering yang terpilih telah menjalani proses verifikasi yang ketat, termasuk uji coba terhadap kualitas bahan baku, kebersihan, serta kepatuhan terhadap standar gizi yang telah ditetapkan. Proses verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan.

Program ini, meskipun masih dalam tahap uji coba, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak di Kecamatan Brebes, serta menjadi model yang dapat diterapkan di wilayah lain di Kabupaten Brebes. Pemerintah setempat berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program ini agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi generasi muda Brebes.

Ke depannya, jika program ini berhasil, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berencana untuk memperluas cakupan ke lebih banyak sekolah di berbagai kecamatan di Kabupaten Brebes, sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak secara lebih luas.

Dengan adanya langkah konkret ini, diharapkan anak-anak Brebes dapat tumbuh dengan gizi yang optimal, sehat, dan siap menghadapi masa depan yang cerah.


Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Rapat Persiapan Launching Makan Bergizi Anak Sekolah



Brebes,7 November 2024 – Dalam rangka mendukung program peningkatan gizi anak sekolah, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengadakan Rapat Persiapan Launching Program Makan Bergizi Anak Sekolah. Rapat yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kepala Dinas Kesehatan Brebes ini diikuti oleh sejumlah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, guna mematangkan persiapan untuk pelaksanaan program yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan anak-anak di wilayah Kabupaten Brebes.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, yang mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam memastikan keberhasilan program ini. Dalam sambutannya, Ineke menekankan bahwa pemberian makanan bergizi di sekolah adalah salah satu upaya untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, serta meningkatkan kualitas SDM yang sehat dan produktif di masa depan.

“Melalui program makan bergizi ini, kami berharap bisa mengurangi angka stunting dan masalah gizi lainnya yang sering dihadapi oleh anak-anak di usia sekolah. Ini merupakan bentuk komitmen Dinas Kesehatan untuk mewujudkan Brebes sebagai kabupaten yang sehat dan cerdas,” ujar Ineke Tri Sulistyowaty.

Rapat ini juga membahas berbagai persiapan teknis, mulai dari penentuan jenis makanan yang akan diberikan, distribusi logistik, hingga koordinasi dengan pihak sekolah dan dinas terkait lainnya. Diharapkan, program ini dapat segera diluncurkan dalam waktu dekat dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk guru dan orang tua, untuk mendukung keberhasilan implementasinya.

Selain itu, para peserta rapat juga mendiskusikan pentingnya edukasi kepada siswa dan masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan bergizi, guna menciptakan kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya asupan gizi yang baik untuk anak-anak.

Program Makan Bergizi Anak Sekolah ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam mengatasi masalah gizi buruk, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Brebes

Rabu, 06 November 2024

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Lakukan Verifikasi Lapangan Pengadaan Makanan Bergizi untuk Anak Sekolah

 


Brebes, 6 November 2024 - Dalam rangka memastikan kualitas dan keamanan pangan untuk mendukung kesehatan anak sekolah, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melakukan verifikasi lapangan ke tempat jasa katering yang menjadi mitra dalam pengadaan makanan bergizi. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin standar gizi serta higienitas makanan yang akan didistribusikan kepada para siswa di sekolah-sekolah di Kabupaten Brebes.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes, menyampaikan bahwa pengawasan secara langsung ini merupakan upaya penting untuk memastikan bahwa setiap aspek pengolahan, penyimpanan, dan distribusi makanan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku. "Kami ingin memastikan bahwa anak-anak sekolah mendapatkan asupan bergizi yang layak dan sehat. Oleh karena itu, proses verifikasi ini sangat penting agar setiap tahap pemrosesan makanan memenuhi standar yang telah ditetapkan," ujarnya.

Tim dari Dinas Kesehatan yang turun ke lapangan terdiri dari beberapa tenaga ahli di bidang kesehatan lingkungan dan gizi masyarakat. Dalam kunjungan ini, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap tempat pengolahan makanan, mulai dari bahan baku, kebersihan peralatan masak, proses pengolahan, hingga cara penyimpanan makanan. Selain itu, tim juga memberikan arahan terkait pemenuhan gizi dan kebersihan lingkungan produksi.

Hasil dari verifikasi ini akan dijadikan dasar dalam evaluasi program pengadaan makanan bergizi bagi anak sekolah, dan akan disesuaikan dengan rekomendasi perbaikan jika ditemukan aspek yang perlu ditingkatkan. "Kesehatan anak-anak adalah prioritas kami, sehingga kami berkomitmen untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan serta perkembangan anak-anak," tambah Ineke.

Program pengadaan makanan bergizi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Brebes untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui intervensi gizi yang memadai, sekaligus menjadi langkah dalam mengurangi risiko stunting dan masalah kesehatan lainnya di kalangan anak usia sekolah.

Selasa, 05 November 2024

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Penilaian Penyedia Makan Bergizi untuk Program Uji Coba Makan Bergizi di Sekolah

 


Brebes, 5 November 2024 — Dalam rangka mendukung program peningkatan gizi anak sekolah, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes menyelenggarakan kegiatan Penilaian Penyedia Makan Bergizi Anak Sekolah. Acara ini dilaksanakan di Ruang Rapat KPT Kabupaten Brebes dan diikuti oleh sejumlah penyedia jasa catering di wilayah Brebes.

Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam program uji coba penyediaan makan bergizi untuk anak sekolah di Kabupaten Brebes. Tujuannya adalah memastikan penyedia jasa catering yang terpilih mampu menyediakan makanan yang memenuhi standar gizi yang diperlukan bagi perkembangan anak-anak usia sekolah.

Dalam sambutannya, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menekankan pentingnya penyediaan makanan bergizi yang tidak hanya lezat namun juga memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. "Kita berharap, dengan adanya program ini, tingkat kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak sekolah di Kabupaten Brebes dapat meningkat, sehingga mereka lebih siap dalam mengikuti kegiatan belajar dan beraktivitas sehari-hari," ujarnya.

Selama acara berlangsung, setiap penyedia catering diberikan kesempatan untuk memaparkan rencana menu dan layanan yang akan disediakan dalam mendukung program ini. Aspek yang dinilai meliputi kualitas bahan pangan, keberagaman menu, serta cara penyajian yang higienis dan menarik bagi anak-anak.

Program ini diharapkan dapat menjadi model keberhasilan dalam peningkatan gizi anak sekolah di Kabupaten Brebes dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Rapat Koordinasi Evaluasi Implementasi Public-Private Mix (PPM) dalam Penanganan TBC

 


Brebes, 5 November 2024 — Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Perencanaan dan Evaluasi Implementasi Public-Private Mix (PPM) tingkat kabupaten. Rapat ini dilaksanakan di Gedung KPT Kabupaten Brebes dengan dihadiri oleh 30 Unit Organisasi Berbasis Fungsi (UOBF) dari Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk memperkuat kolaborasi sektor publik dan swasta dalam pengendalian Tuberkulosis (TBC).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit membuka rapat ini dengan menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen kesehatan dalam rangka mengurangi angka penyebaran TBC di Kabupaten Brebes. Ia juga menggarisbawahi bahwa Public-Private Mix adalah pendekatan strategis untuk memastikan keberlanjutan pelayanan penanganan TBC yang merata di berbagai fasilitas kesehatan, baik publik maupun swasta.

Tujuan dan Fokus Pertemuan

Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian dan efektivitas program PPM dalam penanganan TBC di Kabupaten Brebes. Beberapa tujuan khusus yang menjadi agenda utama rapat ini adalah:

  1. Mengevaluasi Kegiatan DPPM — Dalam rapat ini, dilakukan evaluasi terhadap program District Public-Private Mix (DPPM) yang bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan TBC di seluruh kecamatan.
  2. Evaluasi Pemberian SKP IDI sebagai Reward untuk Dokter — Salah satu insentif yang diberikan kepada dokter yang aktif dalam penanganan TBC adalah Satuan Kredit Partisipasi (SKP) dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Evaluasi terhadap efektivitas insentif ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dokter dalam program penatalaksanaan TBC di Brebes.
  3. Evaluasi Penggunaan e-Learning untuk Pembelajaran Tenaga Kesehatan — Dalam rangka meningkatkan keterampilan tenaga kesehatan, penggunaan e-learning sebagai media pembelajaran mendapat perhatian dalam evaluasi ini. Dengan e-learning, para tenaga medis diharapkan dapat mengakses materi pelatihan yang relevan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
  4. Refreshment Konsep PPM — Para peserta juga mendapatkan penyegaran (refreshment) terkait konsep Public-Private Mix, memastikan seluruh tenaga kesehatan memahami peran dan tanggung jawab dalam kolaborasi ini untuk menanggulangi TBC.
  5. Mengidentifikasi Tantangan Pelaksanaan PPM — Diskusi juga difokuskan pada identifikasi tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan program PPM di lapangan, termasuk kendala teknis dan logistik yang dihadapi oleh Puskesmas.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang aplikatif untuk memperkuat program PPM di Kabupaten Brebes. Dengan adanya koordinasi yang lebih baik antara fasilitas kesehatan publik dan swasta, serta dukungan penuh dari seluruh tenaga kesehatan, diharapkan angka penyebaran TBC dapat ditekan, dan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Brebes semakin meningkat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Bersama Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Kemenkes RI Gelar Pertemuan Hasil Monitoring Pasca Pelatihan Pelaksanaan KtPA

 


Brebes, 5 November 2024 — Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyelenggarakan pertemuan untuk membahas hasil monitoring pasca pelatihan pelaksanaan Kekerasan Pada Perempuan dan Anak (KtPA) di Kabupaten Brebes. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes pada Selasa, 5 November 2024.

Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Kapolres Brebes, Kepala Pengadilan Brebes, Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Brebes, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Brebes, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Brebes, Direktur RSUD Brebes, Direktur RSUD Bumiayu, Ketua PPT Tiara Brebes, Ketua Satgas KtPA Kabupaten Brebes, dan Ketua TP-PKK Kabupaten Brebes. Kehadiran para pejabat lintas sektor ini menunjukkan dukungan yang besar terhadap upaya peningkatan kesejahteraan anak dan remaja di Kabupaten Brebes.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, SKM, M.Kes., membuka acara ini dengan menyampaikan paparan tentang pentingnya sinergi lintas sektor dalam memastikan keberhasilan program KtPA di Brebes. Dalam sambutannya, Ineke mengungkapkan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan yang telah dilaksanakan serta mencari strategi optimal untuk mendukung tumbuh kembang anak dan remaja di Kabupaten Brebes.

Setelah pembukaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Brebes, Drs. AKHMA MA'MUN, M.Si., menyampaikan materi tentang gambaran kasus KtPA di wilayah Brebes. Materi ini memperlihatkan data terbaru mengenai kondisi anak-anak di Brebes dan tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kesejahteraan mereka. Selanjutnya, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Direktorat Jenderal Usia Produktif dan Lanjut Usia (UPL) Kemenkes RI turut memberikan materi yang memperkaya diskusi.

Acara berlanjut dengan sesi diskusi yang melibatkan seluruh peserta. Diskusi ini menjadi wadah untuk bertukar pendapat serta merumuskan langkah-langkah konkret yang akan diambil dalam mendukung pelaksanaan KtPA di Kabupaten Brebes. Para peserta aktif berbagi pandangan dan ide untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Brebes.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antarinstansi dapat semakin erat dalam mewujudkan Kabupaten Brebes yang ramah anak serta mendukung kesejahteraan generasi penerus bangsa.

Senin, 04 November 2024

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Gelar Pertemuan Validasi Data Promkes dan Evaluasi Program Promkes

 


Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, melalui Seksi Promosi Kesehatan dan Lingkungan (Promkesling), hari ini mengadakan Pertemuan Validasi Data Promkes serta Evaluasi Program Promkes. Pertemuan ini dihadiri oleh 76 peserta yang merupakan perwakilan dari 38 UOBF Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Pertemuan ini bertujuan untuk memvalidasi data terkait kegiatan promosi kesehatan (promkes) yang telah dilaksanakan, serta mengevaluasi pencapaian program di setiap puskesmas. Dengan adanya validasi data yang akurat dan evaluasi berkala, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berupaya memastikan bahwa program promosi kesehatan yang berjalan selama ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para peserta dari setiap puskesmas diberi kesempatan untuk menyampaikan laporan capaian, tantangan yang dihadapi, serta masukan untuk perbaikan program ke depannya. Validasi data ini juga menjadi dasar bagi perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam pelaksanaan promkes di tahun-tahun mendatang.

Diharapkan, melalui sinergi antara Dinas Kesehatan dan puskesmas se-Kabupaten Brebes, kualitas program promosi kesehatan akan semakin meningkat dan mampu mendorong perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pertemuan Penjelasan Entry Tahapan RPD DAK Non Fisik BOK Puskesmas Tahun 2025 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes

 


Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, melalui Subbagian Program dan Keuangan, mengadakan Pertemuan Penjelasan Entry Tahapan Rencana Penggunaan Dana (RPD) DAK Non Fisik BOK Puskesmas untuk Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada para peserta tentang tahapan dan mekanisme pengisian RPD untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik yang ditujukan bagi kegiatan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di seluruh Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Acara ini dibuka oleh Kepala Subbagian Program dan Keuangan, Budi Listyani, SKM, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya ketelitian dalam proses perencanaan anggaran. Budi Listyani menyampaikan bahwa penjelasan mengenai entry RPD ini merupakan langkah awal yang sangat krusial dalam perencanaan penggunaan dana yang efektif dan transparan. Tujuan akhirnya adalah agar kegiatan pelayanan kesehatan di Puskesmas dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Brebes.

Para peserta diberikan arahan mengenai prosedur entry tahapan, ketentuan penggunaan anggaran, serta pemahaman tentang prioritas program kesehatan yang harus didahulukan pada tahun anggaran mendatang. Diharapkan, dengan perencanaan yang matang dan terstruktur, seluruh Puskesmas dapat memanfaatkan DAK Non Fisik BOK ini secara maksimal untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Brebes.

Sounding Market Pelaku Usaha Jasa Catering untuk Mendukung Program Uji Coba Makan Bergizi Anak Sekolah di Kabupaten Brebes

 


Hari ini, Senin, 4 November 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bersama dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes mengadakan kegiatan Sounding Market bagi pelaku usaha jasa catering. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Setda Lantai II KPT Brebes dan dilaksanakan secara hybrid untuk memudahkan partisipasi dari pelaku usaha yang berlokasi di dalam maupun luar Kabupaten Brebes.

Program ini bertujuan untuk mendukung rencana uji coba makan bergizi bagi anak sekolah di Kabupaten Brebes. Melalui kerjasama dengan pelaku usaha catering, diharapkan kebutuhan nutrisi anak-anak sekolah dapat terpenuhi dengan menu yang terjamin gizi dan kualitasnya.

Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menyampaikan bahwa dukungan dari pelaku usaha jasa catering sangat penting dalam mewujudkan program ini. Nantinya, para penyedia jasa akan mendapatkan panduan dan arahan khusus mengenai kebutuhan gizi yang sesuai untuk anak-anak di usia sekolah, dengan harapan dapat membantu meningkatkan kesehatan dan performa belajar para siswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang tertarik untuk bergabung dan mendukung terciptanya generasi Brebes yang lebih sehat dan berdaya saing tinggi di masa depan.